Kota Bogor – Pertandingan pertama tim pencak silat Kota Bogor berakhir dengan kemenangan, Rabu (4/11/2026). Pesilat asal Kota Bogor Nazmi Orlin Mulyana melaju ke babak perempat final setelah mengalahkan lawannya dari Kabupaten Bandung Barat, Sandra Anggi Ramadan dengan skor akhir 25-14.
Sejak awal pertandingan Nazmi mendominasi dengan pukulan dan tendangan. Nazmi bermain disiplin dan efektif setelah melakukan serangan ia langsung bertahan.

Atlet muda yang merupakan siswi SMA Negeri 2 Kota Bogor itu mengaku merasakan rasa gugup di karenakan baru pertama kali menjalani pertandingan di kategori dewasa. Meski menghadapi tekanan Nazmi mampu menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan.
“Alhamdulillah menang ya, bisa lanjut ke babak selanjutnya, ke babak perempat final,” ucap Nazmi saat menceritakan hasil pertandingannya.
Ia mengakui rasa gugup menjadi tantangan tersendiri selama bertanding. Terlebih, pengalaman menghadapi persaingan di kategori dewasa dalam ajang sebesar Porprov merupakan hal baru baginya.
“Wah, gugup, senang, campur aduk semuanya,” katanya
Nazmi menjelaskan, persiapan menghadapi Porprov sudah dimulai sejak proses seleksi sekitar dua tahun lalu. Sementara latihan yang lebih intensif dijalani selama kurang lebih satu tahun terakhir hingga menjelang pertandingan.
Menurutnya, selama pertandingan ia berusaha tetap menggunakan teknik yang biasa dilatih dan diterapkan dalam latihan. Ia mengandalkan serangan sederhana, seperti pukulan dan serangan dari samping, untuk mengumpulkan poin.
“Sebetulnya saya ikuti yang biasa saya pakai aja, kayak di sampingnya atau pukul. Terus juga poin-poinnya cuma satu atau misalkan serangan kedua, poin-poin yang cuma satu-satu sih, enggak ramai gimana gitu,” tuturnya.
Meski pertandingan berlangsung dengan tekanan tersendiri, Nazmi mengaku kondisi fisiknya masih cukup baik. Ia tidak mengalami keluhan seperti pusing setelah bertanding.
Namun, ia sempat menerima pukulan di bagian dagu dan paha. Cedera tersebut menimbulkan sedikit pembengkakan, tetapi menurutnya tidak terlalu parah. Penanganan sementara dilakukan dengan kompres es.
“Enggak sih, alhamdulillah,” jawabnya ketika ditanya mengenai kondisi fisik setelah pertandingan.
Untuk menghadapi babak perempat final, Nazmi mengaku masih menunggu kepastian lawan yang akan dihadapinya. Meski demikian, ia merasa cukup percaya diri untuk melanjutkan perjuangan di kejuaraan tersebut.
Pengalaman mengalahkan atlet Kabupaten Bandung Barat menjadi modal awal bagi Nazmi untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Ia berharap dapat mempertahankan performa dan kembali meraih kemenangan.
Menariknya, ketika ditanya mengenai motivasi mengikuti pertandingan, Nazmi menjawab singkat dengan nada bercanda.
“Bonus,” ucapnya sambil tertawa
Di usianya yang masih 17 tahun, keberhasilan Nazmi menembus perempat final kategori dewasa menjadi pengalaman penting dalam perjalanan kariernya sebagai atlet pencak silat. Ia kini berkesempatan melanjutkan perjuangan untuk membawa nama Kota Bogor dalam persaingan olahraga tingkat Jawa Barat. Rasya














