Menu

Dark Mode
Netizen Soroti Jalanan Jakarta Sepi Hari Ini Banjir Seram Nepal, Pakar Soroti Potensi ‘Bom Air’ dari Proyek ChinaBanjir Seram Nepal, Pakar Soroti Potensi ‘Bom Air’ dari Proyek China Demo 27 Agustus Ramai di Jagat Maya, Netizen Soroti Beragam Hal Mengenal Fitur Telepon AI Hasil Kerja Sama Indosat dan Huawei Demo 27 Agustus, Komdigi Ingatkan Warga Tidak Sebar Kebencian di Medsos Komdigi dan Meta Buka Suara Soal Akun WhatsApp Botok Pati Terblokir

Kabar Bogor

Tinjau Takesi, Wamen LH Apresiasi Pengolahan Sampah di Kota Bogor

badge-check


					Wamen LH Hendropriyono. (foto: kominfo kota bogor) Perbesar

Wamen LH Hendropriyono. (foto: kominfo kota bogor)

Kota Bogor-Wali Kota Bogor, Dedie Rachim mengajak Wakil Menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH), Diaz Hendropriyono bersama para riders dari Nusantara Motoriders Club melihat langsung proses pengolahan sampah menjadi ekonomi sirkular di Taman Kreasi Olah Sampah Terintegrasi (Takesi), Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) Mutiara Bogor Raya (MBR) di sisi Jalan R3.

Pada kesempatan tersebut, Dedie Rachim mengajak Wamen LH untuk melihat berbagai proses pengolahan sampah yang menghasilkan ekonomi sirkular.

Setelah melihat Takesi TPS 3R MBR, Wamen LH mengapresiasi upaya masyarakat Kota Bogor yang terus didukung dan didorong oleh Dedie Rachim dalam pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan untuk terus mendorong Kota Bogor semakin hijau serta mendukung terwujudnya waste to energy yang menjadi salah satu prioritas program Presiden Prabowo.

Pengurus TPS 3R MBR, Titin, menerangkan bahwa reformasi pengelolaan sampah ini dimulai sejak 2017 dan berhasil meraih predikat terbaik pada 2019.

“Di sini, pengelolaan berbasis swadaya masyarakat melalui pengolahan sampah organik, anorganik, dan residu bernilai rendah (low value),” ujarnya, Sabtu (22/11/2025).

Saat ini, 100 persen sampah organik dikelola, 80 persen diolah menjadi pakan fermentasi, dan sisanya menjadi pakan maggot, pupuk organik cair, serta kompos.

Untuk sampah anorganik, pengelolaan dilakukan oleh bank sampah yang saat ini memiliki sekitar 140 nasabah.

“Untuk residu, ada beberapa inovasi, seperti ecobrick untuk bahan kursi, meja, dan sebagainya. Kami juga membuat material lubang angin dari anorganik low value. Pada 2024 lalu kami memproduksi 2.000 pcs,” ungkapnya.

Pada 2025, TPS 3R MBR memiliki inovasi baru bekerja sama dengan startup untuk membuat floor decking dari plastik, sehingga tidak licin.

“Dari semua hasil tersebut, kami saat ini memiliki 12 karyawan. Kami juga memiliki berbagai produk serta menyediakan bahan pangan, seperti telur, ayam, lele, sayuran, dan ruang edukasi yang semuanya bersumber dari pengolahan sampah,” tuturnya. kmf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Penataan Angkot Capai 50,2 Persen, Targetkan Penertiban Tuntas Akhir Tahun

26 August 2026 - 14:51 WIB

Wujudkan Generasi Sehat Kota Bogor, Pemkot Bogor Gelar Aksi Bergizi dan Cek Kesehatan Gratis di Sekolah

26 August 2026 - 13:44 WIB

Ratusan Ummat Islam Ikuti Maulid Nabi di Mesjid Agung

26 August 2026 - 13:33 WIB

Halte Air Alam, Upaya Pemkot Bogor Percantik Kota Tanpa APBD

23 August 2026 - 14:23 WIB

Kopi Jadi Bagian Identitas Kota, Bogor Perkuat Cita Rasa Gastronomi

21 August 2026 - 10:14 WIB

Trending on Kabar Bogor