Tim Angket Jamin Tak Masuk Angin

image

Kinerja tim panitia angket dugaan  penyalahgunaan wewenang Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman memasuki tahap akhir pengumpulan data, bukti dan keterangan serta kesaksian dari sejumlah pihak.

Selain mendalami disposisi ULP, mereka juga bakal mengupas semua aksi yang dianggap sebagai penyalahgunaan wewenang yang dilakukan Usmar selama menjabat.  Seperti pernah digunakannya rumah dinas menjadi tempat komersil, )
dan kedatangan Usmar ke rumah Angkahong sebelum pembelian lahan Blok B Pasar Warung Jambu.

“Kalau untuk fokus penyelidikan tetap saja terkait masalah dugaan penyalahgunaan wewenang kepada ULP, dan tim tidak bisa keluar dari permasalahan tersebut. Tetapi kalau ada informasi-informasi lainnya menyangkut perbuatan penyalahgunaan lain, maka bisa saja hal itu masuk ke dalam rekomendasi yang akan diserahkan kepada Ketua DPRD nantinya,” kata Wakil Ketua Panitia Angket Mahpudi Ismail, kemarin.

Mahpudi mengatakan, masih ada sejumlah agenda akhir, diantaranya melakukan studi banding ke Kota Surabaya dan Garut, melakukan konfrontir salah satunya dengan memanggil terlapor Wakil Walikota.

Mahpudi juga menjamin bahwa tim panitia hak angket akan bekerja secara obyekltif dan transparan, bahkan tim juga dijamin tidak akan masuk angin, karena hak angket ini merupakan hak politis yang akan jalan terus sampai tuntas, apapun situasi dan kondisinya.

“Kami menjamin bahwa tim panitia hak angket ini tidak akan masuk angin dan akan terus berlanjut sampai tuntas. Kami akan tetap menyelesaikan penyelidikan ini dan segera membuat rekomendasi,” bebernya.

Sementara, anggota tim panitia hak angket, Rusmiatiningsih mengatakan, selama ini pembahasan materi dalam hak angket fokus kepada materi dugaan penyalahgunaan wewenang kepada ULP, jadi belum membahas soal penyalahgunaan masalah lainnya. “Fokus pembahasan masih masalah ULP dan belum membahas masalah lainnya, tetapi kalaupun ada masalah lainnya, maka tidak bisa digabungkan dengan masalah ULP ini, karena fokus laporan masyarakat menyangkut masalah ULP intinya,” ucapnya.

Terpisah, Ketua Umum Angkatan Muda Siliwangi (AMS), Noery Ispanji Firman mendorong tim panitia hak angket agar segera menyelesaikan hak angket tersebut. “Kalau memang data datanya faktual, saya mendukung kerja tim angket jika memang ada hal yang sifatnya menyimpang dan penyalahgunaan wewenang wakil walikota. Tim panitia hak angket harus bekerja obyektif dan bawa pesan suara rakyat yang sebenarnya. Kita mendukung dan berharap agar tim panitia angket membuktikan adanya dugaan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh Wakil Walikota Bogor itu,” tegas Noery usai membuka Musdislub AMS Kota Bogor di Harmoni Yasmin.|yuda|

print

You may also like...