Tersesat, 3 Jamaah Haji Jadi Korban Mina

foto . doc bbc

Hingga pagi ini, tercatat 3 jemaah haji asal Indonesia tewas dalam tragedi di Mina. Menurut Menteri Agama sekaligus Amirul Hajj, Lukman Hakim Saifuddin beberapa jemaah asal Indonesia tersesat di Jalan 204 saat akan melakukan ritual lempar jumroh.

“Jadi mungkin saja mereka tersesat atau terbawa arus kuat ke satu titik, sehingga tidak tahu arah dan masuk ke jalur yang bukan semestinya,” ujar Menag, Lukman Hakim di Mina sebagaimana diunggah dalam website resmi Kemenag, Jumat (25/9/2015).

Untuk diketahui, Jalan 204 memang bukan jalan yang lazim dilewati para jemaah asal Indonesia untuk menuju Jamarat. Jemaah Indonesia sudah disiapkan jalur lain dan waktu perjalanan pun sudah diatur agar tidak terjadi penumpukan dan bertubrukan dengan jemaah dari negara lain.

Usai mendengar kabar terjadinya insiden di Mina, Menag langsung berkeliling ke beberapa rumah sakit yang berada di Mina dan Makkah. Menag Lukman ingin memastikan ada tidaknya korban yang merupakan jemaah asal Indonesia.

Sebelumnya, Menlu Retno Marsudi yang juga telah mendapatkan data dari Menag Lukman sudah mengonfirmasi bahwa ada 3 jemaah haji asal Indonesia termasuk dalam korban tewas dalam tragedi Mina. Namun, baru dua jenazah diketahui identasnya, sedangkan satu orang lagi belum diketahui identitasnya,namun diketahui jemaah berasal dari Probolinggo.

Berikut identitas para korban meninggal:

1. Hamid Atwitarji (Laki-laki / Surabaya)
Nomor Paspor: B1467965
Kloter: SUB 48 Maktab 02
Alamat: Dusun Timur 2 RT 019 RW 004, Kelurahan Muneng Kidul, Kecamatan Sumber Asih, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur

2. Syaisiyah Syahril Abdul Gafar (Perempuan / Batam)
Nomor Paspor: A2708446
Kloter: BTH 14 Maktab 01
Alamat: –

3. Jemaah laki-laki yang belum diketahui identitasnya. Asal Probolinggo. Diketahui pula dari Safari Travel. Namun, pihak keluarga jemaah atas nama Niro mengaku sudah dihubungi dari pihak Arab Saudi, memberitahukan bahwa Niro merupakan salah seorang korban tewas dalam insiden Mina. Tapi belum ada keterangan resmi dari pihak Kemenag maupun Kemenlu.

Usai insiden di Mina, PPIH Arab Saudi kini menempatkan petugas-petugas di simpul-simpul persimpangan jalan menuju Jamarat. Petugas akan memandu arah jalan jemaah agar tidak terbawa atau tersesat ke jalur yang bukan diperuntukkan bagi jemaah Indonesia.

| sumber detik.com |

print

You may also like...