Kota Bogor— Meski peringatan Hari Jadi Bogor ke-544 masih 1 bulan lagi, namun Mal Botani Square bersama Hotel Santika Bogor dan IPB International Convention Center (IICC) sudah mulai menggelar kegiatan sosial bagi warga dalam rangka Hari Jadi Bogor, Sabtu (9/5/2026).
Menurut General Manager Botani Square, Lanny Kuputri, kegiatan sosial ini merupakan bagian dari komitmen sosial perusahaan sekaligus bentuk dukungan dalam memeriahkan Hari Jadi Bogor ke-544.

“Momentum HJB ini menjadi kesempatan bagi kami untuk terus berbagi dan memperkuat kepedulian kepada masyarakat sekitar, terutama warga Kelurahan Tegal Lega,” ujar Lanny.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kelurahan Tegallega tersebut meliputi pengobatan gratis serta pembagian bantuan makanan tambahan untuk mendukung penanganan stunting di wilayah setempat. Bantuan diserahkan langsung oleh General Manager Botani Square, Lanny Kuputri didampingi General Manager Hotel Santika Bogor, Denny Wiryadhana kepada Lurah Tegallega, Hardi Suhardiman.
Lanny menambahkan, pengobatan gratis untuk warga Tegallega merupakan kegiatan CSR rutin bulanan yang dijalankan Mal Botani Square dengan menggandeng Hotel Santika Bogor dengan kuota sekitar 100 warga, lengkap dengan obat-obatan.
“Selain pengobatan gratis, kami rutin menggelar donor darah di area mal sebagai bagian dari program sosial kemanusiaan bagi masyarakat,” ujarnya.
Khusus dalam rangka menyambut HJB ke-544, lanjut Lanny, Mal Botani Square bersama IPB Convention Center memberikan bantuan tambahan untuk mendukung penanganan stunting berupa telur, kacang hijau, dan susu.
“Kami berikan telur, kacang hijau dan susu sebagai bentuk dukunganan penanganan stunting. Apalagi menurut data dari Kelurahan Tegallega, terdapat 59 kepala keluarga yang membutuhkan perhatian terkait masalah gizi keluarga,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, manajemen juga melakukan sosialisasi kepada warga terkait sistem pengolahan air limbah di kawasan Botani dan Hotel Santika.
“Seluruh limbah cair terlebih dahulu diolah melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sesuai ketentuan yang berlaku dan Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC) sebelum dialirkan keluar kawasan. Air hasil olahan (effluent) juga rutin diuji setiap bulan melalui laboratorium independen, untuk memastikan tetap berada di bawah baku mutu yang ditetapkan pemerintah, serta diawasi dan dilaporkan secara berkala kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH),” jelasnya.
Sebagai bentuk komitmen menjaga lingkungan, tambah Lanny, Botani Square juga menerapkan penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) serta upaya pengurangan penggunaan air tanah secara bertahap. Pengurangan penggunaan air tanah dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga cadangan air tanah dan mendukung keberlanjutan lingkungan dalam jangka panjang.
M Syahrul













