Menu

Dark Mode
Sumber Duit Manusia Rp 3.370 Triliun Dobel Tahun Depan Pengadilan Jerman Putuskan Meta Tanggung Jawab Atas Iklan Palsu di FB & IG Ada ‘Telor Ceplok’ di Kawah Gunung Anak Krakatau, Apa Artinya? Google Akui Gemini Melakukan Peretasan Sistem 3 Perusahaan Manusia Rp 3.369 Triliun Ternyata Pakai Smartphone Ini Halusinasi AI Nyaris Picu Perang AS-China

Kabar Politik

Solusi Soal Pendidikan, Prabowo Titip Pesan untuk Cabup Bogor Rudy Susmanto

badge-check


					Bupati Bogor Rudy Susmanto. (foto: DPRD Kab Bogor) Perbesar

Bupati Bogor Rudy Susmanto. (foto: DPRD Kab Bogor)

Jangan ada satu anakpun di Kabupaten Bogor yang tidak bisa mengenyam pendidikan hingga putus sekolah. Itulah pesan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kepada Calon Bupati (Cabup) Bogor nomor urut 1, Rudy Susmanto. Hal tersebut disampaikan Rudy kepada wartawan, Jumat (25/10/2024).

Menurut Rudy, perintah tersebut disampaikan karena Prabowo akan tinggal di Kabupaten Bogor tepatnya di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, selama menjabat sebagai Presiden RI. Dirinya pun memiliki program SPP gratis untuk anak yang kurang mampu dan yatim piatu di sekolah tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTS) swasta yang ada di Kabupaten Bogor.

“Saya mendapat perintah dari Pak Presiden Prabowo agar jangan ada satu anakpun di Kabupaten Bogor yang tidak sekolah atau mendapatkan hak pendidikan. Untuk itu saya sudah punya program SPP gratis di tingkat SMP swasta bagi anak yang tidak mampu dan yatim piatu,” kata Rudy.

Mantan Ajudan Prabowo itu menjelaskan program SPP gratis ini diluncurkan agar anak-anak yang tidak diterima di sekolah negeri akibat kuota yang sudah penuh, tetap dapat bersekolah di sekolah swasta tanpa perlu memikirkan biaya.

Apalagi, kata Rudy Susmanto, pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024, banyak dikeluhkan oleh masyarakat Kabupaten Bogor karena anaknya tidak bisa masuk ke SMP Negeri.

Para orang tua, jelas Rudy, lebih memilih memasukan anaknya ke SMP Negeri, lantaran minim mengeluarkan biaya karena dibiayai oleh negara.

“Jadi, anak tetap dapat bersekolah apabila tidak diterima di sekolah negeri. Tetapi, biaya yang ditanggung oleh hanya biaya non personal atau biaya kebutuhan sekolah. Untuk kebutuhan personal seperti seragam, buku, dan lainnya tidak termasuk,” jelasnya.

Rudy melanjutkan, sekolah swasta yang ada di Kabupaten Bogor ini tidak kalah baik dengan sekolah negeri. Sehingga, masyarakat tidak akan memaksakan anaknya untuk masuk ke sekolah negeri jika tidak diterima saat PPDB.

“Intinya bagi para orang tua murid, jangan panik apabila anak tidak diterima di sekolah negeri karena kami sudah menyiapkan program bayar SPP gratis. Sehingga, anak-anak tetap mendapatkan pendidikan yang baik,” tukasnya. TMR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

DPRD dan Kajari Kota Bogor Sepakat Perkuat Kolaborasi

15 September 2026 - 09:07 WIB

H. Karnain Asyhar Dorong Tabligh Akbar Jadi Wadah Penguatan Mental Keluarga dan Rujukan Umat

13 September 2026 - 19:15 WIB

​Sinyal Bahaya di Bogor: Anak Usia 6 Tahun Mulai Terlibat Kasus Kekerasan, DPRD Desak RAD 2027

10 September 2026 - 19:47 WIB

DPRD Kota Bogor Bentuk 3 Pansus pada Masa Sidang Ketiga 2026

1 September 2026 - 09:20 WIB

​DPRD Kota Bogor Dukung Inovasi Digitalisasi Adminduk di Gebyar Dukcapil Family Fest 2026

29 August 2026 - 14:53 WIB

Trending on Kabar Politik