Puasa, Ketua DPRD Kota Bogor Tetap Donor Plasma Konvalesen

Ada yang unik bulan ramadhan tahun ini. Jika bulan puasa sebelum pandemi banyak yang mengadakan acara buka puasa bersama, kali ini penyintas covid mendonorkan plasma konvalesennya untuk membantu sesama.

Seperti yang dilakukan Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto. Meski dalam kondisi berpuasa, tak menyurutkan dirinya untuk mendonorkan plasma konvalesennya setelah dinyatakan lolos screening dan memenuhi syarat sebagai pendonor.

“Alhamdulillah bisa buka puasa sambil diambil plasma konvalesen”, ujarnya

Sebelumnya, Atang bersama belasan penyintas covid lainnya mengikuti uji screening yang diadakan oleh Temanco, SalamAid, PMI Kab Bogor, dan DPRD Kota Bogor pada 10 April lalu. Screening berupa observasi langsung dan pengambilan 6 tabung sampel darah untuk diuji di laboratorium.


Baca juga: Halodoc Kembali Gelar Vaksinasi Drive Thru di Kota Bogor


“Semoga ikhtiar kecil ini, meskipun tidak seberapa, dapat memberikan manfaat dan membantu saudara kita yang sedang berjuang melawan covid-19, dengan ijin dan kuasa Allah SWT tentunya”, harapnya

Atang juga mengajak para penyintas untuk bisa mendonorkan plasma konvalesen.

“Pengambilannya mudah. Dapat 615 ml yang bisa dipakai untuk 3 kantong plasma konvalesen dengan ukuran 200 ml. Alhamdulillah tidak ada rasa sakit ataupun efek samping yang menyertai. Apalagi dibarengi dengan buka puasa. Insya Allah menjadi pengalaman baru yang seru dan membahagiakan”, jelasnya.

Untuk itu lanjutnya, ia mengajak sahabat-sahabat penyintas covid yang sudah sembuh dalam 3 bulan terakhir untuk mendonorkan plasmanya.

“Semoga semakin banyak plasma konvalesen yang bisa diikhtiarkan untuk membantu yang sedang sakit. Ikhtiar kecil, jika dikumpulkan insya Allah akan bermakna dan bermanfaat”, pungkasnya.

Sementara itu menurut Ali, petugas PMI Kabupaten Bogor mengatakan, meskipun angka penyebaran covid sudah mulai landai dan menurun, namun kebutuhan plasma konvalesen masih banyak.

“Permintaan berasal dari berbagai daerah di Jawa Barat, bahkan juga dari luar Jawa. Setiap ada yang donor konvalesen, hanya hitungan jam sudah diambil atau dikirim untuk RS yang mengajukan permintaan”, terang Ali.

penulis pratama

editor Aldho Herman

image_pdfimage_print
Share

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *