Menu ✖

Dark Mode
Partai Donald Trump Kalah Telak, Donasi Elon Musk Gagal Total Ilmuwan Temukan Mineral Mirip Kryptonite Superman, Ini Faktanya HP China Sudah Tidak Laku, Ramai-Ramai Beralih ke iPhone Karyawan Terancam Dipenjara Usai Sadap Ucapan Bos Saat Rapat Teleskop Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Hari Ini, Apa Berbahaya? Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

Headline

Pohon Natal Setinggi Tujuh Meter dari Botol Bekas di TSI Cisarua

badge-check


					Pohon Natal Setinggi Tujuh Meter dari Botol Bekas di TSI Cisarua Perbesar

Pohon natal setinggi hampir 7 meter terbuat dari botol mineral bekas sebanyak 2020 menghiasi Taman Safari Indonesia (TSI) Cisarua, Kabupaten Bogor.

“Jumlah botol tersebut menggambarkan tahun perayaan natal kali ini. Pohon natal menggunakan botol mineral bekas ini sengaja dibuat sebanyak 2 buah yang ditempatkan di Istana Panda Indonesia dan area rekreasi,” kata General Manager TSI Bogor, Aldo Parengkuan, Selasa (1/12/2020).

Menurutnya, pohon natal yang dilengkapi dengan hiasan boneka salju dan santa claus ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung untuk berswa foto bersama keluarga.

“Dengan polesan warna emas, , dan dihiasi berbagai ornament bernuansa natal, pohon natal ini nampak berbeda,” ujarnya didampingi Yulius H. Suprihardo media relations TSI Bogor.

Lebih lanjut Aldo mengatakan bahwa pohon natal dari botol bekas ini menjulang tinggi hampir 7 m, dan dibuat selama ± 3 minggu., dan dikerjakan oleh lebih dari 3 orang. “Memperingati hari Natal pada tahun ini, Taman Safari Bogor sengaja membuat pohon natal dari botol bekas yang sudah tidak terpakai, sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Dan sebagai salah satu bentuk kampanye maupun mengedukasi kepada pengunjung untuk berperan serta dalam menjaga lingkungan dan alam,” ujarnya.

Dia menambahkan, pohon natal ini mulai terpasang sejak Sabtu ( 28 Nopember 2020 ), hingga pada bulan Januari 2021 mendatang.

Menurut Yulius H. Suprihardo media relations Taman Safari Bogor: “ harapannya, Pohon Natal yang terbuat dari botol air mineral bekas ini dapat mengingatkan pengunjung untuk tetap menjaga lingkungan , setidaknya dapat memmanfaarkan barang bekas menjadi sesuatu yang berguna “
ACARA NATAL:
Untuk acara natal sendiri akan dimulai pada tanggal 18 Desember sd 20 Desember 2020, dan dilanjutkan dari tanggal 25 Desember hingga 27 Desember 2020. Suguhan natal kali ini berbeda dari tahun tahun sebelumnya. Kemasan acaranya lebih mengedepankan edukasi kepada pengunjung, yaitu keeper talk oleh tim edukasi yang memakan waktu selama 10 menit.

Tidak itu saja, keeper yang sehari hari menggunakan seragam hijau, kali ini menggunakan kostum Santa untuk memberi makan penguin . Untuk pemberian pakan penguin ini, rencananya diselenggarakan pada hari Jumat pukul 13.30. Sedangkan pada hari Sabtu dan Minggu pada pukul 11.00 WIB.
Sebagai pemanis, exhibit penguin ini sengaja didekorasi bernuansa salju.

Pengunjung bisa berinteraksi langsung untuk menanyakan kepada keeper penguin seputar satwa tersebut dengan durasi selama ± 5 menit.
Bukan hanya penguin yang diberi makan oleh santa, tetapi juga Panda Merah yang berada di Istana panda Indonesia. Serta satwa lainnya.
Dengan adanya program edukasi yang diadakan secara khusus dalam menyambut natal tahun ini , diharapkan dapat menambah wawasan pengetahuan untuk lebih mengenai satwa bagi para pengunjung .

Penulis: Adi Kurniawan
Editor: Adi Kurniawan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

4 November 2026 - 15:40 WIB

Nazmi, Pesilat Kota Bogor Lolos ke Perempat Final

4 November 2026 - 15:12 WIB

22 Ribu BPJS PBI Warga Sleman Mendadak Nonaktif, Pasien Gagal Ginjal Terancam Tak Bisa Berobat

3 November 2026 - 17:43 WIB

DPRD DIY Sayangkan 0 Persen Anggaran untuk Warga Pinggiran Code-Winongo

3 November 2026 - 14:35 WIB

Lahan Pertanian Susut 200 Hektare Pertahun, DPRD DIY Desak Audit Pemilik Bangunan Pelanggar

2 November 2026 - 16:57 WIB

Trending on Headline