Pelaksanaan Kegiatan Pendukung Program Bangga Kencana Tahun 2021 di DPPKB Kota Bogor

Wali-Kota-Bogor-Bima-Arya

Dinas Pengendalian Penduduk dan keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bogor merupakan dinas yang mempunyai tugas pemerintahan di bidang pengendalian penduduk, dan penyelenggaraan keluarga berencana. DPPKB Kota Bogor mempunyai 3 (tiga) bidang penyelenggaraan kegiatan yakni Bidang Pengendalian penduduk, Bidang Pembinaan Keluarga Berencana, dan Bidang Pemberdayaan dan Peningkatan keluarga Sejahtera.

Pada tahun 2021 DPPKB mempunyai 3 kegiatan besar yakni Pendataan Keluarga 2021 yang dilaksanakan 5 (lima) tahun sekali, yang seharusnya dilaksanakan pada Tahun 2020 tetapi karena dampak pandemi dilaksanakan pada April s.d Mei 2021, kegiatan yang dilaksanakan dalam focus Cegah stunting di Kota Bogor, dan kegiatan Inovasi DPPKB tahun 2021 yakni Jambore Remaja 2021 yang melibatkan remaja Kota Bogor yang dilaksanakan pada Bulan November kemarin yang berlangsung sukses dan berkesan.

Adapun selama tahun 2021 ini DPPKB telah melaksanakan kegiatan-kegiatan yang mendukung program Bangga Kencana termasuk diantaranya :

Pendataan Keluarga 2021

pendataan-keluarga

Pendataan keluarga Adalah kegiatan pengumpulan data primer tentang data Kependudukan, data Keluarga Berencana, data Pembangunan Keluarga, dan data Anggota Keluarga yang dilakukan oleh masyarakat bersama pemerintah (BKKBN) secara serentak pada waktu yang telah ditentukan dan selanjutnya akan dilakukan setiap 5 (lima) tahun sekali melalui kunjungan ke keluarga dari rumah ke rumah. Setiap tahun dilakukan pemutakhiran data 6 Pedoman Pelaksanaan Pendataan Keluarga Tahun 2021 Kependudukan, data Keluarga Berencana, data Pembangunan Keluarga, dan data Anggota Keluarga secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.

Kegiatan pendataan keluarga ini dilaksanakan serentak pada tanggal 01 April sampai dengan 31 Mei 2021. Kegiatan pendataan ini dilakukan dengan 2 metode pencatatan yaitu dengan menggunakan aplikasi langsung dan dengan formulir atau bisa dikatakan metode CAPI dan PAPI.

Dikota bogor kegiatan pendataan keluarga dilaksanakan serentak disemua wilayah dengan target KK sebanyak 260.828 Kepala Keluarga.

Petugas yg terlibat dalam kegiatan pendataan ini diantaranya Manajer Pengelola dan Manajer data Tingkat kecamatan, Supervisor ditingkat Keluarahan dan Kader Pendata di tingkat RT dan RW, adapun petugas pendataan keluarga atau kader pendata yang ada di Kota Bogor sebanyak 1680 orang/kader yang terdiri dari kader KB dan kader lainnya.

Setelah dilakukan pendataan kewilayah keluarga yang sudah di data dan di entry datanya sebanyak 233.609 KK

Pembinaan Kampung KB

Kampung KB merupakan salah satu wujud DPPKB dalam memajukan pembangunan Daerah berdasarkan instruksi Presiden RI agar Kampung KB dapat langsung diterima manfaatnya oleh masyarakat dengan melakukan koordinasi lintas sector terutama dalam integrasi kegiatan yang akan dilaksanakan di Kampung KB. Tujuan dari pembinaan Kampung KB adalah memberikan pengetahuan kepada pengurus kampung KB tentang perkembangan pengelolaan kampong KB. Pada tahun 2021 DPPKB Kota Bogor melaksanakan pembinaan ke 30 Kampung KB dari berbagai kelurahan di Kota Bogor.

Pembinaan dan Penyuluhan kepada Kelompok Kegiatan (Poktan) Tribina (BKB, BKR dan BKL)

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan bagi para kader terhadap kegiatan yang ada di DPPKB dan bertujuan juga untuk mendukung program BANGGA KENCANA, meskipun terkendala pandemic Covid-19 selama tahun 2021 pelaksanaan pembinaan dan penyuluhan kepada kelompok kegiatan dapat dilaksanakan ketika adanya pelonggaran PPKM dari pemerintah pusat.

Adapun kelompok kegiatan (poktan) yang sudah dilakukan pembinaan dan penyuluhan pada Tahun 2021 sebanyak 60 (poktan), yang terdiri dari pembinaan BKB 20 Kelompok, BKR 20  kelompok, kelompok BKL  sebanyak 20  dan juga kelompok poktan yang mendapatkan biaya operasional pelaksanaan kegiatan sebanyak 225 kelompok poktan yang terdiri dari BKB 85 Kelompok, BKL 85 Klompok dan BKR 85 Kelompok.,UPPKA ,PIK REMAJA Dan POKJAYAN

Pelayanan KB

Pelayanan KB dimaksudkan untuk pengaturan kehamilan bagi Pasangan Usia Subur untuk membentuk generasi penerus yang sehat dan cerdas melalui upaya promotif, preventif, pelayanan dan pemulihan termasuk didalamnya perlindungan efek samping, komplikasi dan kegagalan alat kontrasepsi dengan memperhatikan hak-hak reproduksi, serta pelayanan infertilitas.

Pelayanan KB yang fasilitasi oleh DPPKB Kota Bogor terdiri dari Pelayanan KB NON  MKJP terdiri dari   Suntik, Pil, dan kondom serta Pelayanan KB MKJP ( Metode Kontrasepsi Jangka Panjang ) terdiri dari  Pelayanan KB IUD, implant, vasektomi ( Metode Operasi Pria – MOP) dan tubektomi ( Metode Operasi wanita – MOW). Adapun yang  menjadi sasaran Pelayanan KB ini adalah Pasangan Usia Subur (PUS) yang ingin menunda kehamilan atau yang tidak ingin anak lagi sehingga bisa mengatur angka kelahiran anak secara teratur. 

Pelayanan KB ini dilaksanakan difasilitas Kesehatan Pemerintah, Fasilitas Kesehatan Swasta, Praktek Dokter swasta, Praktek Bidan Mandiri, Rumah Sakit dan jejaring fasilitas kesehatan lainnya. Adapun mitra kerja DPPKB dalam Pelayanan KB antara lain Kodim, Dinas Kesehatan, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Bogor, Rumah Sakit Salak, Rumah sakit Bhayangkara, Rumah Sakit Vania, Rumah sakit Medika Dramaga, Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bogor.

Capaian akseptor KB baru atau ganti cara per November 2021 yang sudah dilayani sebanyak 13.847 Akseptor dengan rincian sebagai berikut :

IUD                        : 1529 Akseptor

MOW    : 442 Akseptor

MOP                      : 7  Akseptor

Kondom               : 335 Akseptor

Implant                : 890 Akseptor

Suntikan              : 8346 Akseptor

PIL                          : 2298 Akseptor

Upaya akselerasi pencapaian akseptor di samping kegiatan rutin, juga dilaksanakan Pelayanan KB melalui kegiatan momentum Bakti Manunggal TNI Bangga Kencana Kesehatan, Safari KB, Hari Keluarga Nasional, HUT IBI, Hari Kontrasepsi Sedunia, Peringatan Hari Buruh Sedunia, PKK,Bangga Kencana Kesehatan dan momentum lainnya.  Dikarenakan  saat ini masa pandemi, maka semua kegiatan Pelayanan mengacu pada ketentuan Pelayanan KB masa pandemi yang dikeluarkan oleh Kementrian Kesehatan. 

Tenaga kesehatan yang menangani Pelayanan KB adalah tenaga medis yang sudak terlatih dan tersertifikasi , hal ini dilakukan dalam rangka menjaga kualitas atau mutu Pelayanan sehingga dapat menghindari  kegagalan dan komplikasi akibat penggunaan alat kontrasepsi.

 

Sosialisasi Metode Alat Kontrasepsi dengan babinsa se Kota Bogor

BABINSA merupakan salah satu mitra kerja DPPKB dalam penggerakan sasaran Pelayanan KB. Guna meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para babinsa maka DPPKB mengadakan sosialisasi tentang berbagi macam alat kontrasepsi, cara kerja dan efek samping dari penggunaan alat kontrasepsi serta alur Pelayanan Keluarga berencana. Hal ini di anggap perlu mengingat para babinsa dalam tugasnya sering berhubungan dengan masyarakat khususnya pasangan usia subur.

Sosialisasi  bertempat di KODIM 0606 SuryaKancana, yang diikuti oleh 68 babinsa dan dihadiri oleh Komandan Kodim dan Kepala DPPKB Kota Bogor.

Pembinaan, Sosialisasi dan Edukasi 1000 HPK dalam rangka Percepatan Penurunan angka stunting di Kota Bogor.

Presiden Republik Indonesia menargetkan Penurunan Stunting sebanyak 14 % melalui pendekatan keluarga. BKKBN ditunjuk sebagai pelaksaan program percepatan penurunan stunting. DPPKB Kota Bogor mendukung program tersebut dengan melaksanaan sosialisai,pembinaan dan penyuluhan tentang Pencegahan Stunting di kota bogor melalui kader Kelompok kegiatan (Poktan) BKB, BKR dan Remaja Kota Bogor.

Kegiatan pembinaan, sosialisasi dan penyuluhan ini selama tahun 2021 dilakukan sebanyak 68  kali dengan peserta sebanyak 2100 Orang dengan mengahadirkan narasumber dari berbagai kalangan, yakni : kemenag, ahli gizi, ahli keluarga, nutrisionis, dan dinas kesehatan.

Pelaksanaan Hari Keluarga Nasional

Hari Keluarga Nasional Indonesia diperingati setiap tanggal 29 Juni setiap Tahunnya yang mana kali ini mengangkat tema “ Keluarga Keren, Cegah Stunting”. Pada tahun 2021 BKKBN juga mendapat tugas sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalam penanganan Covid-19 pada Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan anak usia 12 hingga 18 tahun.

Kota Bogor melaksanakan kegiatan peringatan Hari Keluarga Nasional ke-28 pada tanggal 29 Juni 2021 bertempat di Muara Istiqomah Islamic Boarding School SMPIT Ummul Quro, Jl. Amasandi, Pasir Jaya Kecmatan Bogor Barat dan bertepatan juga dengan Launching Vaksinasi Covid-19 bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan Anak Usia 12-18 Tahun di Kampung KB Muara Kidul.

Kegiatan Peringatan Harganas dan launching vaksinasi dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P), Kepala BKKBN (dr. Hasto Wardoyo), Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat. Dan Wali Kota Bogor (Dr. Bima Arya Sugiarto)

Pelaksanaan Jambore Remaja

jambore-remaja

Kegiatan Jambore dalam rangka merespon permasalahan remaja. Saat ini  remaja di Kota Bogor mempunyai permasalahan yang sangat kompleks seiring dengan masa transisi yang dialami remaja yaitu tindakan kenakalan remaja yang dimulai dari tawuran pelajar, narkoba, kecanduan game online, minuman keras hingga pornografi. Untuk menanggulangi hal-hal tersebut, haruslah ada upaya-upaya yang dilakukan untuk mengarahkan kegiatan remaja ke kegiatan yang bermanfaat, salah satu inovasi yang di lakukan dan direncanakan di DPPKB Kota Bogor adalah pemberian pengetahuan (informasi) seputar remaja secara lengkap dan benar, serta pemberian sebuah ketrampilan hidup (Life Skill) pada remaja sebagai bekal pada kehidupan mendatang.

Peserta Kegiatan Jambore sebanyak 125 orang yang terdiri dari Pelajar Kota Bogor, Komunitas Remaja, PIK-R, Duta GENRE, KNPI, Pramuka, PPI, Forum Anak Kota Bogor.

Kegiatan ini dilaksanakan bekerjasama dengan Resimen II  Pasukan Pelopor Korbrimob Kedung Halangmulai tanggal 26 November sampai dengan 28 November 2021 bertempat di Resimen II  Pasukan Pelopor Korbrimob Kedung Halang dan didukung oleh, ACMI (Asosiasi CEO Mastermaind Indonesia) dengan diisi oleh pemateri Wakil Wali Kota Bogor, Ketua DPRD Kota Bogor, Ibu Wali Kota Bogor, Dr. Tifauzia, dr. Aris Ahmad Jaya. Kegiatan ini dibuka dan ditutup langsung oleh bapak Wali Kota Bogor Dr. Bima Arya.

Sosialisasi Bina Keluarga Lansia

BKL (Bina Keluarga Lansia) adalah Kelompok kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kealuarga yang memiliki lansia dalam pengasuhaan,perawatan dan paemberdayaan lansia agar dapat meningkatkan kesejahteraandengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan lansia melalui,  kepedulian dan perankeluarga dalammewujudkan lansia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang maha Esa, Mandiri ,produktif dan bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat. sosialisasi dilaksanakan pada hari kamis tanggal 9 Desember 2021 lokasi di Arsana Grand Pangrango Hotel jalan padjajaran dengan Narasumber Bapak Drs.H. Ade Sarip Hidayat,M.Pd dengan judul materi Bahagia dan Berdaya Guna Diusia Lanjut dan Materi Kedua disampaikan oleh Ibu II Kusmilatifah,S.ST.MKM Peran Keluarga Dalam Kesehatan Lansia (Weel Being) Peserta hadir sebanyak 50 (lima Puluh) orang  terdiri dari 6 (enam) Kecamatan se Kota Bogor

Peringatan Hari Buruh Internasional

Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional DPPKB bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja, Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Puskesmas Warung Jambu dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) cabang Bogor serta bermitra dengan PT. CAS (Citra Abadi Sejati) Bogor mengadakan bhakti social kegiatan BANGGA KENCANA pada tanggal 4 Mei 2021 bertempat di PT. CAS jalan Kedung Halang Bogor. Adapun kegiatan yang dilaksanakan berupa:

Penyuluhan dan peningkatan pemahaman tentang penggunaan Alat Kontrasepsi, cara kerja dan efek sampingnya

Konseling KB

Pelayanan KB Implant, Suntik, Pil dan Kondom

  1. CAS Cabang Bogor merupakan salah satu perusahaan di Kota Bogor yang mayoritas buruhnya adalah kaum wanita dan pasangan usia subur yang tentunya ini merupakan salah satu sasaran kegiatan dari program BANGGA KENCANA.

Sosialisasi Pemahaman Kesehatan Reproduksi dan Penanganan Stunting bagi calon pengantin.

Pencegahan stunting dimulai dari remaja, dikarenakan remaja merupakan cikal bakal orang tua yang diharapkan menghasilkan generasi berkualitas. Dengan adanya kegiatan sosialisasi pemahanan kesehatan reproduksi dan penanganan stunting bagi calon pengantin diharapkan para remaja memahami pentingnya kesehatan reproduksi untuk menciptakan generasi berkualitas.

Kegiatan ini dilaksanakan di 68 kelurahan se-kota bogor dengan peserta sebanyak 1000 orang. Adapun fasilitator/narasumber yakni, DPPKB Kota Bogor. Dinas Kesehatan Kota Bogor, Ikatan Bidan Indonesia (IBI), TP PKK Kota Bogor.

 

Sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP)

Pendewasaan Usia Perkawinan  (PUP) adalah upaya untuk meningkatkan usia pada perkawinan pertama,sehingga mencapai usia minimal pada saat perkawinan yaitu 21 tahun bagi wanita dan 25 tahun bagi pria.tujuan PUP seperti ini berimplkasi pada perlunya peningkatan usia perkawinan yang lebih dewasa.

Peserta kegiatan ini terdiri dari 6 kecamatan se kota bogor sebanyak 50 orang peserta, bertempat di Asana grand pangrango hotel tanggal 10 Desember 2021. Pada kesempatan ini DPPKB Kota Bogor menghadirkan narasumber yakni dari Puspaga kota Bogor (Ibu Rina Arsanti Palup S.Psi.M.Pd) dengan judul materi Perkawinan Usia Dini (dalam Perspektif Psikologi), kemudian dilanjutkan dengan Ibu Anita dari Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Kota Bogor dengan judul materi Pendewasaan Usia Perkawinan dan Pernikahan Dini.

Lomba Duta Genre tingkat Kota Bogor

Lomba Duta Genre Tingkat Kota Bogor diadakan setiap tahunnya. Tahun 2021 dilaksanakan pada bulan Juni dimana tahap pendafataran dimulai pada bulan februari. Ada beberapa tahap yang dilalui oleh para peserta, tahap I seleksi administrasi, kemudian seleksi video profil melalui sosial media Instagram terpilihlah 15 besar peserta  dari 36 peserta. Pada tahap 15 Besar penilaian dilakukan secara offline di Kuntum farmfield, Bogor meliputi wawancara dan presentasi terkait dengan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (BANGGA KENCANA) dengan tahap tersebut menghasilkan 3 besar duta genre dari 6 kecamatan di Kota Bogor. Untuk menentukan juara, para finalis 3 besar dilakukan dengan Tanya jawab secara langsung dengan para dewan juri yang berasal dari Perwakilan TP PKK Kota Bogor, Polresta Bogor Kota, Balai Diklat KKB Bogor dan Kepala Dinas Dalduk KB.

Kegiatan ini ditutup langsung oleh Ketua TP PKK Kota Bogor Ibu Yane Ardian Bima Arya dan penyerahan hadiah juara 1 Pria Muhammad Hilmi Mutaqin S. dan Juara 1 Wanita Raden Nathasya Putri.

Lomba kelompok PIK-R

Kelompok Pusat Informasi dan Konseling remaja atau PIK-R adalah suatu wadah program Generasi Berencana (GenRe) yang dilakukan dari oleh dan untuk remaja guna memberikan informasi dan konseling tentang kesehatan reproduksi dan penunjang lainnya. DPPKB setiap tahunnya mengadakan Lomba PIK R. pada tahun 2021 ke enam peserta kelompok PIK R tersebut mengikuti lomba yang dilaksanakan melalui 3 tahapan, yakni :Tahap I : Administrasi, Tahap II : Video Challenge dan Tahap III : Presentasi dan Wawancara melalui tatap muka. 

Peserta Lomba PIK R merupakan perwakilan dari Kelompok dari masing-masing kecamatan se-kota bogor. Adapun pemenang Lomba PIK R Tahun 2021 dari PIK R Galuh Pakuan, Kelurahan Pasir Kuda Kecamatan Bogor Barat.

Grand Final Lomba PIK R bertempat di Hotel Arch, Kota Bogor dengan menghadirkan narasumber  Ahli Ilmu Keluarga (Dr. Tin) dan Kepala Balai Diklat KKB Bogor (Handayani, S.Sos) dan dihadiri langsung oleh Bunda GenRe Kota Bogor (Ibu Yane Ardian Bima Arya).

Lomba Kesrak tingkat Kota dan Provinsi

Melalui program Kesatuan Gerak PKK Bangga Kencana Kesehatan tahun 2021 diharapkan tingkat keluarga sehat dan sejahtera di Kota Bogor dapat terlaksana dengan baik. Dalam rangka pelaksanaan kegiatan Recheking Kesrak telah dilaksanakan langkah langkah persiapan antara lain : Rapat pertemuan, membentuk Panitia, menyusun Juknis, menyusun rencana kegiatan, menyampaikan pedoman pelaksanaam kegiatan, membentuk Posko Kesrak, menyebar luaskan informasi, menyusun jadwal kunjungan serta melakukan gladi bersih sekaligus persiapan penerimaan tim Recheking Kesatuan Gerak Bangga Kencana Kesehatan Tahun 2021. Yang dimana penerimaan Tim Recheking Kesatuan Gerak Bangga Kencana Kesehatan Tahun 2021 dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 02 Desember 2021 bertempat di Kebun Raya Bogor.

Kelurahan yang terpilih Tingkat Kota telah diseleksi dalam lomba Kesatuan Gerak PKK-Bangga Kencana Kesehatan tingkat kecamatan dan kota. Adapun 3 (tiga) Kelurahan yang terpilih :

Kelurahan Sindangsari Kecamatan Bogor Timur

Kelurahan Mulyaharja Kecamatan Bogor Selatan

Kelurahan Kebon Kalapa Kecamatan Bogor Tengah

Untuk tahun 2021 Kelurahan Sindangsari yang terpilih dan mewakili Kota Bogor dalam Tingkat Provinsi. Dari sisi pembinaan hingga teknis lainnya sudah sangat optimal. Kerjasama lintas sektor baik DPPKB Kota Bogor, Dinas Kesehatan, DP3A dan Dinas terkait lainnya, Kelurahan, puskesmas, kependudukan, LPM dan tokoh masyarakat terus dipererat agar nantinya kesejahteraan masyarakat dapat diraih.

Dalam lomba ini semua aspek baik pelayanan kesehatan, KB, perilaku hidup sehat menjadi poin penting yang harus diperhatikan baik dari sisi administrasi dan kenyataan di lapangan.

Beberapa inovasi pun diciptakan berupa Mas Eco (Masker Ecobrick), Eco Baper (Ecobrick Bahan Perca) yang dapat menghidupkan mata pencaharian ekonomi terkecil rumah tangga yang sudah bisa menghasilkan keset, cempal, sarung bantal, taplak meja, ikat rambut kain dan membuat kain perca.

Adapun juri yang mewakili TP PKK Provinsi Jawa Barat sebanyak 6 orang, adalah  Ricki Herdianysah, Aas Siti Asyiah, Imas, Dety, Indri dan Roni.

Adapun tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah agar dapat meningkatkan cakupan layanan yang adil dan berkualitas dalam Program Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga, Keluarga Berencana dan Kesehatan.

Hasil dari lomba Kesrak Tingkat Provinsi Jawa Barat Kelurahan Sindangsari Kecamatan Bogor Timur mendapat Juara I Lingkungan Bersih Sehat Kategori Kota.

Lomba Apresiasi Kampung KB

Kegiatan Apresiasi Kampung KB Terbaik Tingkat Provinsi Jawa Barat dilakukan secara virtual atau online, dimana Kota Bogor diwakilkan oleh Kampung KB Bojong Kerta Kelurahan Bojong Kerta, Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor.

Persiapan kegiatan ini dilakukan sejak tanggal 27 Nopember 2021 dengan melakukan Pembinaan secara rutin kepada pengurus Kampung KB dan 8 Seksi serta melakukan pengecekkan buku administrasi, pembuatan profil dan video profil untuk dikirimkan ke tingkat provinsi Jawa Barat. Pada Apresiasi Kampung KB Terbaik Tingkat Provinsi Jawa Barat terdapat 18 OPD Kota Bogor yang terlibat. Pelaksanaan Lomba tahap I diikuti oleh 27 Kampung KB Perwakilan Kabupaten/Kota di Jawa Barat. Penjurian Tahap I ini dibagi menjadi 3 Grup, Kota Bogor berada di Grup 3 yang dilaksanakan pada tanggal 10 Desember 2021 melalui virtual di Aula Kelurahan Bojong Kerta.

Peningkatan Kesertaan KB Pria melalui temu jejaring dan Penguatan Kelompok KB Pria

Tujuan pelaksanaan kegiatan ini yakni strategi dan kesepakatan bersama dalam memperkuat hubungan jejaring dan membuka jejaring baru, penguatan kelompok KB Pria, peningkatan kapasitas penggerak KB Pria, evaluasi dan rencana pelayanan KB MOP tahun sebelumnya dan Tahun setelahnya.

Pelaksanaan kegiatan tersebut dilaksanakan pada Tanggal 24-25 Maret 2021, bertempat di Hotel Pajajaran Suites BNR, materi kegiatan yaitu mengenal MKJP MOP/Vasektomi, Sharing Kegiatan Vasektomi pada Kab/Kota lain, Cara kerja Vasektomi, Testimoni, Kesimpulan dan Penggalangan Kesepakatan, Vasektomi dalam Perspektif Islam dan KIE, KIP Konseling, Promosi Handal Perolehan Akseptor KB Pria. Peserta yang  hadir adalah para motivator KB pria, mitra kerja (Rumah Sakit, IBI, Tenaga Medis dari perwakilan faskes) serta komunitas calon sasaran KB Pria (Tenaga Kebersihan, Tukang Ojeg)

Pembentukan dan Orientasi Tim Pendamping Keluarga

Tim Pendampingan Keluarga terbentuk pada tahun 2021 berdasarkan PERPRES Nomor 72 Tahun 2021 Tentang Percepatan Penurunan Stunting dan Surat Edaran Sekretaris Utama Nomor 4 Tahun 2021 Tentang mekanisme pelaksanaan orientasi kader Tim Pendamping keluarga. Tim Pendamping Keluarga selanjutnya disingkat (TPK) merupakan Tim yang dibentuk dengan tujuan agar dapat mendampingi keluarga yang beresiko stunting.  

Kota Bogor telah membentuk TPK sebanyak 804 Tim tersebar pada setiap RW, setiap anggota tim terdiri dari unsur bidan, PKK dan kader KB dengan jumlah anggota sebanyak 1.843 orang yang terdiri dari unsur bidan sebanyak 235 orang, unsur TP-PKK sebanyak 804 orang dan unsur kader KB sebanyak 804 orang. Tim Pendamping Keluarga yang sudah terbentuk diberikan sosialisasi dan pembekalan melalui orientasi dan pelatihan bagi kader TPK pada tanggal 29 November s.d 8 Desember 2021 dengan jumlah kelas 39 kelas dan jumlah fasilitator sebanyak 9 orang, serta materi yang disampaikan pada orientasi tersebut yakni Overview Pendampingan keluarga dalam PPS, Pendampingan keluarga bagi Calon Pengantin, Pendampingan keluarga bagi ibu hamil dan pasca persalinan, Pendampingan keluarga bagi keluarga baduta dan balita, serta pengenalan aplikasi Elsimil (Elektronik Siap Nikah dan Hamil).

Materi tersebut merupakan pengetahuan yang dapat dijadikan pedoman  dalam pendampingan keluarga , diantara materi tersebut terdapat aplikasi sebagai alat melaksanakan pendapingan yaitu aplikasi Elsimil ( elektronik siap nikah dan hamil) yaitu aplikasi yang digunakan untuk melakukan  Screening, Edukasi Kesehatan reproduksidan  Gizi, serta  Pendampingan Catin” .

Aplikasi ini   merupakan  upaya  preventif  untukmemastikan setiap     Catin berada dalam kondisiideal untuk  menikahdan hamil. screening dilakukan  bagi calon pengantin baik laki-laki ataupun perempuan terhadap usia. Indeks Masa Tubuh . anemia. Lingkar Lengan Atas (LILA)  dan perilaku merokok. Aplikasi ini berguna agar PUS tidak melahirkan bayi beresiko stunting seperti berat badan lahir kurang dari 2500 gram. panjang tubuh kurang dari 48 cm dan lingkar kepala kurang dari 31.9 cm.

Output Elsimil berupa Sertifikat Siap Nikah dan Hamil yang direkomendasikan sebagai salah satu persyaratan nikah di KUA atau Catatan Sipil, Rekomendasi untuk pendampingan keluarga resiko stunting, Screning sejak awal faktor risiko melahirkan anak stunting sehingga  Stunting di Kota Bogor dapat diminimalisir ataupun dihilangkan.

adv

 

image_pdfimage_print
Share

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *