Menu ✖

Dark Mode
Dosen Sains Komunikasi FISIP Unida Dorong Pelaku Usaha Desa Susun Strategi Komunikasi Berbasis Keunggulan Produk dan AI Gen Z Mulai Dominasi Pasar Investasi, BCA Syariah Permudah Pembiayaan Emas Mulai 5 Gram Lewat Aplikasi IKASI Kota Bogor Patok 7 Emas, Harga Mati di Porprov XV Jabar 2026 Kericuhan di Titik Nol Kilometer Yogya, Ini Kata Kapolda Sumpah Pemuda, Polresta Bogor Kota dan Aliansi Mahasiswa Cipayung Plus Gelar Apel Solidaritas Kemanusian Pemkot Datangi Pedagang Es Jeruk Malioboro yang Nuthuk, Sekda DIY : Yang Wajar – Wajar Aja!

Kabar Bogor

Paska SSA di Bogor, Banyak Simpangan tak Efektif

badge-check


					Paska SSA di Bogor, Banyak Simpangan tak Efektif Perbesar

Paska kebijakan penerapan Sistem Satu Arah (SSA) di ruas jalan seputar Kebun Raya Bogor (KRB), kini terdapat sejumlah persimpangan jalan atau titik-titik tertentu yang menjadi lokasi tidak efektif. Di antaranya seperti di kawasan sekitar Tugu Kujang, simpang Lawang Suryakancana, dan di simpang lampu pengatur lalu lintas Jalan Juanda dan Jalan Kapten Muslihat.

Temuan itu terungkap dari hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman, Kamis (23/06/16).

“Ini hari kedua saya lakukan sidak untuk perbaikan infrastruktur paska SSA. Jadi akibat dari kebijakan SSA ini banyak persimpangan jalan atau titik tertentu menjadi lokasi yang tidak efektif seperti di kawasan Tugu Kujang,” ungkap Usmar.

Di lokasi itu, katanya, sekarang ini terdapat ruang-ruang yang tidak efektif yang tadinya badan jalan dan dilalui kendaraan. Namun saat ini kondisinya menjadi pasif atau mati.

“Titik lain juga banyak seperti di simpang Lawang Suryakancana. Itu juga ada pulau-pulau yang akan diefektifkan. Ada dua kepentingan memang. Satu untuk kepentingan plaza heritage, yang berarti keseluruhannya harus di jadikan pulau-pulau atau taman. Tapi ada kepentingan lain, yaitu menjadikan Jalan Suryakancana untuk angkutan massal dengan dua trayek dari arah Jalan Siliwangi dan dari arah Pasar Bogor,” terang Usmar.

Begitu pun halnya dengan hasil sidak dirinya di simpang Jalan Juanda dan Jalan Kapten Muslihat. “Kalau pulau-pulau di sekitar simpang Jalan Kapten Muslihat itu ternyata ada rekayasa juga. Kalau di sekitar eks lampu merah dibuatkan plaza atau taman, tapi barrier atau pemisah jalannya itu akan direkayasa sampai titik Jembatan Merah akan dimatikan dengan dibuatkannya bukaan-bukaan tertentu saja,” paparnya. #Aysha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

IKASI Kota Bogor Patok 7 Emas, Harga Mati di Porprov XV Jabar 2026

29 October 2026 - 15:09 WIB

Sumpah Pemuda, Polresta Bogor Kota dan Aliansi Mahasiswa Cipayung Plus Gelar Apel Solidaritas Kemanusian

29 October 2026 - 07:38 WIB

Ini Pesan Sri Sultan Hamengkubuwono X Saat Bertemu Pangdam XXVI Mataram

28 October 2026 - 23:27 WIB

Jadi Venue Porprov, Kelurahan Cilendek Timur Berbenah

28 October 2026 - 16:55 WIB

Hari Sumpah Pemuda, Pemkot Bogor Serahkan Sejumlah Apresiasi Kepada Pemuda

28 October 2026 - 16:03 WIB

Trending on Kabar Bogor