Cibinong – Dosen Sains Komunikasi FISIP Unida Dorong Pelaku Usaha Desa Susun Strategi Komunikasi Berbasis Keunggulan Produk dan AI– Dosen Sains Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Djuanda (Unida) Bogor menyampaikan pentingnya membedah ulang keunggulan produk sebagai langkah awal dalam menyusun strategi komunikasi untuk pengembangan usaha ekonomi masyarakat desa.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan pembinaan pelaku usaha ekonomi masyarakat desa yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor.

Dosen Sains Komunikasi FISIP Unida, Robby Firliandoko menjelaskan bahwa sebelum menentukan strategi pemasaran, pelaku usaha harus mampu menjawab pertanyaan fundamental tentang produknya.
“Untuk bisa menyusun strategi komunikasi dalam mengembangkan usaha ekonomi masyarakat desa adalah dengan kembali membedah ulang tentang keunggulan produk dan memikirkan kembali kenapa konsumen harus membeli produk atau jasa kita,” ujarnya.
Selain itu, Robby juga menekankan pentingnya menentukan segmentasi target market dan positioning yang jelas. Setelah dua hal tersebut terpetakan, barulah pelaku usaha dapat menentukan alat marketing yang paling tepat dan efektif untuk digunakan.
Dalam kesempatan tersebut, Robby juga mengajak para pelaku usaha ekonomi masyarakat desa untuk memanfaatkan perkembangan teknologi dengan membuat konten promosi menggunakan alat kecerdasan buatan (AI) agar lebih kreatif, efisien, dan berdaya saing.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor, Drs. Hadijana, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa usaha yang tumbuh di desa memiliki potensi luar biasa dan harus terus dikembangkan.
“Usaha ekonomi masyarakat di desa adalah sesuatu yang luar biasa dan harus dikembangkan. Saya berharap pelaku usaha ekonomi masyarakat bisa memanfaatkan kemajuan teknologi dan memperkuat usaha ekonomi masyarakat melalui transformasi digital. Saya berharap ada produk dari desa yang mendunia,” kata Hadijana.
Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa DPMD Kabupaten Bogor, Rani Siti Nuraini, S.IP., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya berkelanjutan DPMD untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.
“Kegiatan ini merupakan upaya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bogor untuk mengembangkan pelaku usaha ekonomi desa di 40 kecamatan Kabupaten Bogor. Kami ingin pelaku usaha tidak hanya bisa memproduksi, tapi juga mampu memasarkan produknya dengan strategi komunikasi yang tepat, sehingga usahanya naik kelas dan berdaya saing,” ujar Rani Siti Nuraini.
Adapun dosen Sains Komunikasi FISIP Unida lainnya yang menjadi narasumber, Acep Muhamad Rusman, yang juga menjabat sebagai Kepala Biro Humas, Protokoler dan Marketing Universitas Djuanda, menyampaikan materi dan praktik langsung tentang teknik pengambilan gambar, video, dan proses editing.
“Konten yang baik tidak harus dengan alat yang mahal. Dengan pemahaman teknik pengambilan gambar, pencahayaan, dan editing yang tepat, ditambah pemanfaatan AI, pelaku usaha desa bisa menghasilkan konten promosi yang profesional dan menarik untuk media sosial,” jelas Acep.msy














