Menu ✖

Dark Mode
Sosialisasi SPAB, Perkuat Kesiapsiagaan Bencana di Sekolah Pemkot Bogor Cari Solusi Tambahan PAD, Gapensi Siap Kolaborasi Dedie Rachim Apresiasi Program Revitalisasi Sekolah dari Pemerintah Pusat Pemkot Bogor Targetkan Penurunan Kabel Udara Sepanjang 20 Kilometer Pemkot Bogor Tegaskan Komitmen Penataan Kabel Udara di Seluruh Kota Terpangkas Sampai 74 Persen, DPRD DIY Desak Pusat Normalisasi Anggaran Transfer

Kabar Lifestyle

Para Ilmuwan Terkait Epstein Ungkap Sisi Gelap Mengerikan

badge-check


					Foto: BBC World Perbesar

Foto: BBC World

Jakarta – Epstein Files mengungkap betapa banyaknya ilmuwan yang berhubungan dengan Jeffrey Epstein. Hal ini mengarah pada sesuatu yang mengerikan.

Dilansir dari Xinhua, Sabtu (14/2/2026) jurnal Nature mengutip sejumlah dokumen dari Department of Justice (DOJ) AS terkait dengan Epstein. Epstein menginvestasikan uang jutaan dolar AS untuk sejumlah proyek sains dan berhubungan dengan 30 ilmuwan besar.

Pelaku kejahatan seksual dan pedofilia ini secara mengejutkan, menurut dokumen tersebut, justru menjadi tempat para ilmuwan ini berkonsultasi soal publikasi, urusan visa, krisis kehumasan, bahkan mengajak Epstein terlibat dalam penelitian.

Meskipun Esptein mendapat dakwaan pertama untuk kasus kejahatan seksual tahun 2008, beberapa ilmuwan tetap berhubungan dan menerima pendanaan. Misalnya, Epstein menyumbang USD 800.000 ke Massachusetts Institute of Technology (MIT) yang kini berujung 2 ilmuwan mundur dan satu lagi dibebastugaskan.

Munculnya nama ilmuwan di Epstein Files tidak otomatis membuat mereka jadi penjahat. Sekali lagi, banyak orang disebut karena jejaring Epstein memang menggurita.

Namun, Nature mengkhawatirkan betapa dalamnya Epstein terlibat dalam bidang penelitian yang ia danai. Beberapa komunikasi antara Epstein dan para ilmuwan sangat memprihatinkan, inilah beberapa di antaranya:

Fisikawan teori, Lawrence Krauss menerima dana USD 250.000 dari Epstein untuk organisasinya. Dia diminta Epstein untuk ‘no comment’ untuk kasus kejahatan seksual. Kraus akhirnya dikeluarkan dari Arizona State University.

Fisikawan teori, Lisa Randall berkunjung ke Pulau Epstein tahun 2014 dan bertukar email yang isinya bercanda soal status tahanan rumah Epstein.

Virologis dari Stanford University, Nathan Wolfe pada 2013 mengajukan anggaran untuk mendanai studi perilaku seksual mahasiswa S1 untuk menguji ‘our horny virus hypothesis’.

Pakar biologi matematika, Martin Nowak yang gabung ke Harvard tahun 2003 mendirikan Program for Evolutionary Dynamics (PED) dengan uang 6,5 juta dollar dari Epstein. Epstein terlibat langsung dalam riset evolusi memakai matematika. PED ditutup tahun 2021 dan Nowak diberi sanksi, tapi dicabut tahun 2023.

Profesor di Princeton University, Cornita Tarnita, mahasiswa PhD dari Nowak, berhubungan dengan Epstein 6 bulan setelah vonis. Dia berterima kasih dibantu urusan visa oleh Epstein. Epstein mengusulkan tema penelitian kepada Nowak dan Tarnita soal evolusi yang dikomersilkan dan pra kehidupan.

Keterlibatan Epstein terhadap ilmuwan yang didanainya menimbulkan keprihatinan komunitas akademik. Matematikawan University of California, Jesse Kass kepada Nature mengatakan belum ada pendonor yang terlibat langsung dalam riset sejauh Epstein.

“Harus dibahas serius apa yang salah dan tidak boleh terjadi lagi, terkait partnership dengan pendana pribadi,” kata Kass.

Sebelumnya, DOJ merilis lebih dari 3 juta dokumen pada 30 Januari 2026 terkait dengan Epstein. Hal ini adalah tindak lanjut dari disahkannya UU Transparansi Epstein oleh Kongres AS pada akhir tahun 2025.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Biaya Internet Rumah Mahal, Komdigi Mau Pangkas Jadi Rp 100 Ribu

14 October 2026 - 15:56 WIB

Kebakaran Hutan Tak Cuma Bakar Pohon Tetapi Juga Menggerus Tanah Gambut

14 October 2026 - 15:52 WIB

Ratusan Supermarket Diretas, Kulkas Dibuat Jadi Panas

14 October 2026 - 15:48 WIB

Karyawan Terancam Dipenjara Usai Rekam Ucapan Bos Saat Rapat

14 October 2026 - 15:44 WIB

iPhone 18 Pro Enggak Laku, Apple Akhirnya Menyerah Tak Mampu Jualan

14 October 2026 - 15:41 WIB

Trending on Kabar Lifestyle