Menu ✖

Dark Mode
Kader PKK Kota Bogor Dilatih Tanggap dan Tangguh Bencana LPS Beberkan Tantangan Baru Stabilitas Sistem Keuangan di Era M-Banking Matahari Buatan China Segera Terwujud, Bakal Menyala 2027 Modal Bot dan AI, Pria Ini Raup Ratusan Miliar dari Spotify Lalu Dipenjara AI Anthropic Bikin Geger, Kirim Laporan Pembunuhan Palsu ke Polisi Sony Siapkan Perangkat Baru yang Misterius: PlayStation Portal OLED?

Kabar Bogor

Kota Bogor Siapkan Kantor Pemerintahan Terpadu di Katulampa

badge-check


					Kota Bogor Siapkan Kantor Pemerintahan Terpadu di Katulampa Perbesar

Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari, mendapatkan penjelasan terkait Detail Engineering Design (DED) dari pihak konsultan mengenai rencana pembangunan Kantor Pemerintahan Terpadu Katulampa yang telah dimulai sejak tahun 2024.

Rencana pembangunan kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor ini muncul sebagai respons terhadap kondisi Balai Kota Bogor yang dinilai sudah kurang representatif.

Hery mengatakan, bahwa perkantoran pemerintahan terpadu ini harus disepakati oleh semua pihak. Kota Bogor perlu memiliki pusat perkantoran yang layak, dengan harapan seluruh perangkat daerah dapat berada di satu lokasi.

“Jika berada di satu lokasi, hal itu akan meningkatkan efektivitas dan efisiensi waktu, kinerja, koordinasi, serta mempercepat pengambilan keputusan. Semua harus dipersiapkan secara maksimal agar ini terwujud dan menjadi legacy. Paling tidak, perkantoran terpadu akan menjadi salah satu keunggulan kita,” ujar Hery di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Selasa (14/1/2024).

Pada lahan seluas kurang lebih 6 hektare, direncanakan pembangunan gedung kantor pemerintahan dengan 9 lantai yang akan menampung sebagian besar perangkat daerah.

Pembangunan ini juga mengintegrasikan tiga identitas Kota Bogor, yaitu sebagai Kota Cerdas (Smart City), Kota Hijau (Green City), dan Kota Pusaka (Heritage City).

Filosofi yang ingin ditampilkan dari identitas Kota Pusaka adalah ‘Dayeuh Loka Tunggul Kawung,’ yang diambil dari sastra Sunda.

Prinsip kerja bangunan ini akan mengintegrasikan berbagai komponen melalui teknologi pintar. Komponen-komponen yang terinstal dapat diatur secara otomatis dan saling berkomunikasi, menggunakan sensor sebagai metode utama.

Gedung Perkantoran Pemerintahan Katulampa akan menerapkan aspek Bangunan Gedung Hijau (BGH), yang mencakup Bangunan Pintar (Smart Building) dengan pengaturan otomatis berbasis algoritma. Sistem ini memungkinkan hampir semua bagian atau komponen gedung dikelola secara otomatis melalui Building Automation System (BAS).

Selain itu, Hery menyampaikan, bahwa pusat perkantoran pemerintahan terpadu adalah sebuah keniscayaan. Menurutnya, lokasi perangkat daerah yang tersebar saat ini kurang efektif dan efisien, baik dari segi biaya, mobilitas, maupun aktivitas lintas sektoral, yang berdampak pada pencapaian kinerja.

Perhitungan kebutuhan luas dan lokasi untuk setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), lanjut Hery, harus direncanakan dengan cermat agar mendukung mobilitas pelayanan. Untuk memperkuat identitas bangunan tersebut, ia mengusulkan agar ciri khas Kota Bogor, seperti kujang, ditampilkan sebagai elemen desain.

“Contohnya Gedung Sate menjadi ikon Bandung dan Jawa Barat. Mungkin gedung perkantoran pemerintahan terpadu Kota Bogor dapat menampilkan kujang sehingga menjadi landmark Kota Bogor,” tutup Hery. KMF

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kader PKK Kota Bogor Dilatih Tanggap dan Tangguh Bencana

10 October 2026 - 18:50 WIB

Pasar Gembrong Sukasari Diganjar Sertifikat SNI Pasar Rakyat

8 October 2026 - 20:42 WIB

Rakor Pemprov Jabar Bahas Layanan Kesehatan hingga Rencana BRT

7 October 2026 - 22:03 WIB

Pemkot Bogor Tekankan Pentingnya Standar Higiene bagi Pengelola Depot Air Minum

7 October 2026 - 22:00 WIB

Gebyar Sakura, YKI Kota Bogor Ajak Perempuan Berani Periksa Kanker Sejak Dini

7 October 2026 - 21:51 WIB

Trending on Kabar Bogor