Menu

Dark Mode
BMKG Sebut Asap Karhutla Kalbar Berpotensi Menyeberang ke Malaysia Agen AI Anthropic dan OpenAI Lepas Kendali saat Diuji Penangkap Lele Jumbo Meresahkan akan Dikasih Duit Pemerintah Unik! Hotel Ini Dirancang ‘Menghilang’ di Gurun Namibia 3 Sosok Genius di Balik Ledakan AI China, Silicon Valley Ketar-ketir Misteri Sedikit Ular Bisa Menguasai Seluruh Pulau Guam

Kabar PDAM

Komitmen Jaga Kualitas, Tirta Pakuan Gelar Pelatihan Manajemen Halal

badge-check


					Dirut Tirta Pakuan rino indira gustiawan. (foto: rhey) Perbesar

Dirut Tirta Pakuan rino indira gustiawan. (foto: rhey)

Kota Bogor – Komitmen Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor dalam menjaga kualitas dan kepercayaan konsumen, terus diwujudkan. Salahsatunya dengan menggelar Pelatihan Manajemen Halal Batch 2.

Menurut Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan, Rino Indira, kegiatan ini diikuti jajaran pegawai dari berbagai divisi untuk memperdalam pemahaman mengenai standar, prosedur, dan implementasi Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH).

“Sertifikasi dan pemahaman halal bukan lagi sekadar pelengkap administratif, melainkan kebutuhan fundamental dalam pelayanan publik. Kami ingin memastikan setiap tetes air yang sampai ke pelanggan, telah melalui proses yang terjaga kesucian dan kehalalannya. Melalui pelatihan Batch 2 ini, kami membekali pegawai dengan kompetensi teknis agar mampu mengawal standar SJPH secara konsisten dari hulu hingga ke hilir,” ujar Rino.

Para peserta lanjutnya, mendapatkan materi komprehensif mulai dari identifikasi titik kritis halal, pengawasan alur proses produksi, hingga pengendalian bahan-bahan kimia yang digunakan dalam pengolahan air. Diskusi interaktif dan bedah studi kasus menjadi agenda utama guna memastikan regulasi halal dapat diterapkan secara aplikatif di lapangan.

“Penerapan SJPH di lingkungan perumda air minum memiliki dampak signifikan, baik bagi internal perusahaan maupun masyarakat luas. Kemudian, pelatihan ini membantu pegawai mendeteksi titik kritis misalnya penggunaan karbon aktif atau bahan koagulan) yang berpotensi terkontaminasi bahan non-halal,” jelasnya.

Dengan manajemen halal yang terstruktur, masih kata Rino, pengawasan proses menjadi lebih disiplin dan terdokumentasi dengan baik. Kemudian, SJPH bertindak sebagai standar tambahan yang memperketat kontrol kualitas air selain standar Permenkes.

“Kami menjamin seluruh rantai distribusi, mulai dari intake hingga pipa pelanggan, terbebas dari unsur najis atau tidak sesuai syariat. Tak hanya itu, kita juga memberikan rasa aman dan kepercayaan kepada masyarakat bahwa air yang mereka gunakan untuk konsumsi, ibadah (wudhu), dan kebutuhan sehari-hari sudah terjamin kehalalannya,” katanya.

Rheynaldhi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tantangan Tirta Pakuan Jelang Habisnya WTP Unitex

9 July 2026 - 22:30 WIB

Antisipasi Dampak El Nino, Ini yang Dilakukan Tirta Pakuan

6 July 2026 - 22:31 WIB

Optimalkan Aliran Air 24 Jam, Tirta Pakuan Lakukan Komisioning

11 June 2026 - 21:36 WIB

HJB ke 544, Tirta Pakuan Gratiskan Pasang Baru untuk Rumah Ibadah

1 June 2026 - 21:44 WIB

Optimalkan Potensi Bisnis Non Air, Direktur Bisnis & Pelayanan Tirta Pakuan Cek Aset

9 May 2026 - 21:50 WIB

Trending on Kabar PDAM