Menu ✖

Dark Mode
Kader PKK Kota Bogor Dilatih Tanggap dan Tangguh Bencana LPS Beberkan Tantangan Baru Stabilitas Sistem Keuangan di Era M-Banking Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda Matahari Buatan China Segera Terwujud, Bakal Menyala 2027 Modal Bot dan AI, Pria Ini Raup Ratusan Miliar dari Spotify Lalu Dipenjara AI Anthropic Bikin Geger, Kirim Laporan Pembunuhan Palsu ke Polisi

Kabar PDAM

Cegah Tindak Pidana Korupsi, Tirta Pakuan Gelar Kampanye Anti Korupsi

badge-check


					pencegahan tipikor di tirta pakuan. (foto: ist) Perbesar

pencegahan tipikor di tirta pakuan. (foto: ist)

Kota Bogor- Mencegah terjadinya tindak pidana korupsi di lingkungan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Tirta Pakuan menggelar kampanye antikorupsi sekaligus penyuluhan hukum pencegahan tindak pidana korupsi di Kantor Perumda Tirta Pakuan, Sukasari, Rabu (5/8/2026).

Kasubsi I Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor, M. Ahega Wikantra, mengatakan,  kampanye antikorupsi merupakan bagian dari tugas dan kewenangan Kejaksaan. Perumda Tirta Pakuan dipilih sebagai sasaran kegiatan karena statusnya sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang mengelola keuangan daerah, sehingga fungsi pengawasan dan pencegahan menjadi sangat krusial.

​”Kampanye antikorupsi yang merupakan salah satu tugas serta kewenangan dari Kejaksaan, khususnya Kejaksaan Negeri Kota Bogor. Tujuannya adalah menanggulangi serta mencegah terjadinya praktik-praktik korupsi,” ujar Ahega.

​Dalam pemaparannya, tim Kejaksaan mengulas berbagai potensi pelanggaran serta ketentuan dalam Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi yang berkaitan langsung dengan kegiatan operasional BUMD. Fokus utama pembahasan tertuju pada penyusunan mitigasi risiko di setiap alur pekerjaan, mulai dari tahap perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pengawasan, hingga pelaporan.

​”Ke depan Kejari Kota Bogor siap menjalin kerja sama berkelanjutan dengan Perumda Tirta Pakuan, baik melalui Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) maupun Bidang Intelijen. Kerja sama ini difokuskan untuk mengawal kegiatan beranggaran besar serta mengantisipasi Ancaman, Gangguan, Hambatan, dan Tantangan (AGHT),” katanya.

Sementara itu, Direktur Operasional Perumda Tirta Pakuan, Dani Rakhmawan, menyambut baik dan mengapresiasi langkah pencegahan tersebut. Menurutnya, penyuluhan hukum yang dibuka ini memberikan pencerahan bagi jajaran manajerial agar dapat tetap fokus bekerja tanpa mengabaikan potensi risiko di lapangan.

“Hal penting yang kami catat adalah kemampuan untuk menggali potensi AGHT. Dari potensi tersebut, kami menyusun matriks mitigasi risiko untuk memetakan hal-hal apa saja yang mungkin terjadi beserta langkah penanganannya,” tutur Dani.

​Sebagai tindak lanjut, Perumda Tirta Pakuan akan terus berkonsultasi dengan Kejari Kota Bogor terkait pelaksanaan rencana kerja perusahaan. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai dengan prosedur, tepat sasaran, dan bersih dari praktik korupsi. MsY

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jaga Air Tetap Jernih dan Berkualitas, Tirta Pakuan Lakukan Flushing Jaringan Pipa

17 September 2026 - 10:30 WIB

TPAS Terbakar, Tirta Pakuan Salurkan Air Bersih dan Logistik ke Galuga

13 September 2026 - 10:43 WIB

Peduli Kesehatan Warga, Tirta Pakuan Gelar Pengobatan Gratis

5 August 2026 - 11:37 WIB

Tantangan Tirta Pakuan Jelang Habisnya WTP Unitex

9 July 2026 - 22:30 WIB

Antisipasi Dampak El Nino, Ini yang Dilakukan Tirta Pakuan

6 July 2026 - 22:31 WIB

Trending on Kabar PDAM