Menu

Dark Mode
Pengerjaan Trase Baru Batutulis Segera Dimulai, Malam Ini Alat Berat Masuk Xi Jinping Janjikan ‘Karpet Merah’ Bagi Raksasa Teknologi AS Mantan Rekan Kerja Bilang Omongan Sam Altman Tak Bisa Dipegang Apa Saja Tanda Orang yang Tak Punya Teman Dekat? Cek 5 Hal Ini Kata Siapa Minyak Bumi dari Fosil Dino, Ilmuwan Tak Bilang Begitu Bulan Terus Menjauh dari Bumi, Bahaya Nggak Nih?

Feature

Kiprah Srikandi PLN UPT Cirebon Menembus Batas di Hari Kartini

badge-check


					Kiprah Srikandi PLN UPT Cirebon Menembus Batas di Hari Kartini Perbesar

 Di balik gemerlap lampu yang menerangi setiap sudut kota dan desa di wilayah Cirebon dan sekitarnya, terselip dedikasi luar biasa dari tangan-tangan tangguh para perempuan. Memperingati Hari Kartini tahun ini, PT PLN (Persero) UPT Cirebon mengangkat kisah para “Srikandi” mereka yang membuktikan bahwa batasan gender bukan penghalang untuk menjaga keandalan listrik nasional.

Srikandi PLN UPT Cirebon bukan sekadar sebutan. Mereka adalah para wanita yang menjalankan peran ganda, sebagai benteng pertahanan kelistrikan di lapangan, sekaligus madrasah pertama bagi anak-anak mereka di rumah.

Menembus hutan, bukit, hingga sawah demi legalitas aset, salah satu kisah inspiratif datang dari kegiatan sertifikasi aset tanah tapak tower. Pekerjaan yang identik dengan medan berat dan terik panas matahari ini dilakukan dengan gigih oleh para Srikandi PLN. Dengan seragam kerja lengkap dan sepatu bot, mereka keluar masuk hutan, menyusuri pematang sawah, hingga mendaki perbukitan untuk memastikan setiap tapak tower memiliki legalitas hukum yang sah.

Ketelitian di Jantung Kelistrikan tak hanya di hutan, ketangguhan Srikandi PLN juga terlihat di instalasi vital, yakni Gardu Induk (GI). Di tengah deru mesin dan tegangan tinggi, para teknisi perempuan PLN melakukan pemeliharaan rutin.

Ketelitian mereka dalam mengecek komponen-komponen kritis menjadi kunci agar tidak terjadi gangguan distribusi listrik ke masyarakat. Pekerjaan yang menuntut konsentrasi tinggi ini dilakukan dengan penuh profesionalisme, membuktikan bahwa kompetensi teknis tidak memandang gender.

Dedikasi Tanpa Batas Ibu dan Pejuang Kelistrikan, perjuangan sesungguhnya seringkali dimulai saat jam kerja berakhir. Sebagai ibu yang bekerja (working mom), para Srikandi ini bertransformasi menjadi sosok lembut yang mengurus buah hati sesampainya di rumah.

“Tantangan terberat adalah membagi hati. Di satu sisi ada tanggung jawab menjaga terang negeri, di sisi lain ada anak yang menunggu dekapan. Namun, justru dari senyum anak-anak itulah energi kami berasal untuk kembali bekerja esok hari,” ungkap Edoh Wulandari, salah satu Srikandi yang aktif dalam kegiatan lapangan.

Andi Setiawan selaku Manager PLN UPT Cirebon menyampaikan bahwa perusahaan memberikan ruang seluas-luasnya bagi perempuan untuk berkarya dan menduduki posisi strategis.

“Hari Kartini menjadi momentum bagi kami untuk mengapresiasi para Srikandi PLN. Mereka adalah bukti nyata bahwa kemajuan teknologi dan infrastruktur kelistrikan Indonesia tidak lepas dari peran penting perempuan. Mereka menembus batas, mendobrak stigma, dan tetap menjaga keharmonisan keluarga,” tuturnya.

Melalui semangat Kartini, PLN UPT Cirebon berkomitmen untuk terus menghadirkan listrik yang andal sembari terus mendukung pemberdayaan perempuan di lingkungan kerja. Karena di balik terangnya negeri, ada kasih sayang dan dedikasi Srikandi yang tak pernah padam. *rls

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Berkontur Curam, Panaragan Jadi Pilot Project EWS

6 May 2026 - 21:15 WIB

Juni, Target Groundbreaking PSEL Bogor Raya

25 April 2026 - 12:33 WIB

Kelurahan Baranangsiang Siap jadi Barometer Tata Kelola Wilayah

17 April 2026 - 16:36 WIB

Kisah Inspiratif : Rahel, Mitra Ojol Maxim Wanita yang Juga Atlet Tinju Berprestasi

5 March 2026 - 11:55 WIB

Eliminasi TBC 2030 : Kota Bogor Perkuat Deteksi, Pengobatan dan Kolaborasi

27 February 2026 - 14:44 WIB

Trending on Feature