Menu

Dark Mode
Optimalkan Aliran Air 24 Jam, Tirta Pakuan Lakukan Komisioning PKK Kelurahan Cipete Utara Dukung Gerakan RT/RW Sadar BPJS Ketenagakerjaan REKA Bogor Gelar Rekaloka 2026, Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Naik Kelas Sinergi Tanpa Batas: BPJS Ketenagakerjaan, Jasa Raharja, dan Polri Perkuat Kolaborasi Demi Layanan Prima Korban Kecelakaan Kerja Gunung Slamet Dibuka Lagi Hari Ini, Kuota Pendakian Dibatasi Blueberry untuk Kesehatan Tulang, Benarkah Bisa Cegah Osteoporosis?

Kabar Lifestyle

Mantan Rekan Kerja Bilang Omongan Sam Altman Tak Bisa Dipegang

badge-check


					CTO OpenAI terdahulu, Mira Murati, menyebut Sam Altman suka menceritakan kebohongan. (Foto: REUTERS/Brian Snyder) Perbesar

CTO OpenAI terdahulu, Mira Murati, menyebut Sam Altman suka menceritakan kebohongan. (Foto: REUTERS/Brian Snyder)

Mantan rekan kerja Sam Altman bersaksi di persidangan melalui video. CTO OpenAI terdahulu, Mira Murati, menyebut Sam Altman suka menceritakan kebohongan.
Dulunya Murati dan Altman merupakan teman dekat. Namun kini, Murati menuduh Altman telah menciptakan kekacauan di perusahaan tersebut.

Murati, yang meninggalkan OpenAI pada tahun 2024, bahkan bersaksi bahwa Altman memiliki pola “mengatakan satu hal kepada satu orang dan hal yang sepenuhnya berlawanan kepada orang lain”.

Pengadilan juga meninjau pesan teks dari Altman kepada Murati dari tahun 2023, selama periode singkat ketika dewan direksi OpenAI memecatnya sebagai CEO. Sebelum ia diangkat kembali lima hari kemudian di tengah perebutan kekuasaan internal, Altman mengirim pesan teks kepada Murati serangkaian pertanyaan tentang bagaimana dewan direksi mempertimbangkan nasibnya.

Melansir The Guardian, Jumat (15/5/2026), Murati mengisyaratkan Altman dipecat untuk selamanya.

“Bisakah Anda menunjukkan secara langsung apakah prospeknya baik atau buruk?” Altman mengirim pesan kepada Murati tentang masa depannya di OpenAI.

“Secara langsung sangat buruk,” jawab Murati.

“Oke,” balas Altman.

Murati adalah salah satu dari beberapa saksi yang memberikan kesaksian tentang perilaku pribadi dan profesional Altman. Mantan anggota dewan direksi Helen Toner, yang mendukung pemecatan Altman, mengatakan kepada pengadilan dalam deposisi video bahwa ada pola perilaku yang terkait dengan kejujuran dan keterusterangan yang menyebabkan pemecatan Altman.

Natasha McCauley, mantan anggota dewan direksi OpenAI lainnya, menuduh dalam deposisinya bahwa Altman menyebabkan peristiwa krisis berulang melalui kepemimpinannya.

engacara Musk pada hari Senin juga memanggil salah satu pendiri OpenAI dan mantan kepala ilmuwan Ilya Sutskever untuk memberikan kesaksian. Sutskever, yang merupakan anggota dewan direksi lain yang memecat Altman dan meninggalkan OpenAI pada tahun 2024, menyatakan bahwa ia memiliki kekhawatiran tentang cara Altman menjalankan perusahaan dan kejujurannya.

“Anda mengatakan kepada dewan direksi bahwa Altman ‘menunjukkan pola yang konsisten dalam berbohong, merusak reputasi para eksekutifnya, dan mengadu domba para eksekutifnya’?” tanya pengacara Musk, Steven Molo, kepada Sutskever.

“Ya,” jawab Sutskever.

“Itu jelas pandangan Anda saat itu?” lanjut Molo.

“Ya,” jawab Sutskever.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

REKA Bogor Gelar Rekaloka 2026, Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Naik Kelas

11 June 2026 - 08:57 WIB

Gunung Slamet Dibuka Lagi Hari Ini, Kuota Pendakian Dibatasi

10 June 2026 - 13:03 WIB

Blueberry untuk Kesehatan Tulang, Benarkah Bisa Cegah Osteoporosis?

10 June 2026 - 12:58 WIB

Mengapa Ada Orang yang Tak Suka Mengikuti Berita? Ini Alasannya

10 June 2026 - 12:35 WIB

Nah Loh! Selingkuhan Bill Gates Ternyata yang Kenalkan ke Epstein

10 June 2026 - 12:31 WIB

Trending on Kabar Lifestyle