Menu

Dark Mode
Pasar Jambu Dua, Jadi Laboratorium UMKM Kuliner Kota Bogor Sumber Duit Manusia Rp 3.370 Triliun Dobel Tahun Depan Pengadilan Jerman Putuskan Meta Tanggung Jawab Atas Iklan Palsu di FB & IG Ada ‘Telor Ceplok’ di Kawah Gunung Anak Krakatau, Apa Artinya? Google Akui Gemini Melakukan Peretasan Sistem 3 Perusahaan Manusia Rp 3.369 Triliun Ternyata Pakai Smartphone Ini

Kabar Politik

Ketua DPRD Kota Bogor Bocorkan 2 Kunci Kembangkan Home Stay

badge-check


					Ketua DPRD Kota Bogor Bocorkan 2 Kunci Kembangkan Home Stay Perbesar

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, menggelar acara Pelatihan Pengelolaan Homestay dalam rangka pemulihan ekonomi, Senin (25/10). Dalam acara tersebut, Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto berkesempatan menjadi narasumber dan memberikan materi terkait potensi pengelolaan homestay di Kota Bogor kepada puluhan calon pengusaha homestay Kota Bogor.

Menurut Atang ada dua kunci dalam mengembangkan homestay di Kota Bogor. Yaitu hospitality dan kolaborasi. “Hospitality sangatlah penting, karena kenyamanan, kebersihan, dan keramahan (hospitality, red) yang akan menjadi kunci apakah pengunjung akan datang lagi atau tidak. Ikhtiar ini perlu dilakukan untuk menangkap pasar wisatawan yang mulai beralih ke wisata keluarga dengan melirik homestay sebagai tempat tinggal,” ujar Atang.

Sedangkan untuk kolaborasi, peran Pemerintah menurut Atang sangatlah penting. Dimana ketersediaan air bersih, listrik, akses jalan, akses internet, dan transportasi akan membuat homestay bisa survive. Di sisi lain, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan perlu memperbanyak kalender kegiatan wisata.


Baca juga: Atang: Masjid Harus Jadi Pusat Kebangkitan Umat


“Kalender kegiatan tidak harus fokus pada kegiatan tourism. Kota Bogor dikenal sebagai kota pendidikan dan kota riset. Jadi, kalender tahunan bisa berupa kegiatan atraksi wisata, budaya, seminar atau simposium ilmiah, temu peneliti, lomba olahraga, dan berbagai kegiatan lainnya,” jelas Atang.

Selain program dari Pemerintah, Atang menjelaskan bahwa para pelaku usaha homestay harus selslu inovatif. Terdapat lima poin yang perlu diperhatikan oleh para pengelola homestay Kota Bogor. Yaitu, pertama adalah lokasi yang strategis, maka perlu dipetakan dan didukung oleh pemkot bogor. Kedua, penentuan konsep dan pangsa pasar. Ketiga, terjun ke dunia digital untuk memasarkan homestay. Keempat, fasilitas bagus dan kelima adalah penjaga homestay yang andal. “Lima hal tadi disempurnakan dengan kebersihan homestay”, pungkas Atang.

Penulis pratama/rls

Editor Aldho Herman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

DPRD dan Kajari Kota Bogor Sepakat Perkuat Kolaborasi

15 September 2026 - 09:07 WIB

H. Karnain Asyhar Dorong Tabligh Akbar Jadi Wadah Penguatan Mental Keluarga dan Rujukan Umat

13 September 2026 - 19:15 WIB

​Sinyal Bahaya di Bogor: Anak Usia 6 Tahun Mulai Terlibat Kasus Kekerasan, DPRD Desak RAD 2027

10 September 2026 - 19:47 WIB

DPRD Kota Bogor Bentuk 3 Pansus pada Masa Sidang Ketiga 2026

1 September 2026 - 09:20 WIB

​DPRD Kota Bogor Dukung Inovasi Digitalisasi Adminduk di Gebyar Dukcapil Family Fest 2026

29 August 2026 - 14:53 WIB

Trending on Kabar Politik