Menu

Dark Mode
Startup Ini Bikin Tempat Tinggal di Bawah Laut Ala Bikini Bottom Krisis Iklim Bisa Bikin Manusia Makin Kesepian Apple Uji Chip Memori China Buat Respons Krisis Pasokan Datangi Mapolresta, Kabag Hukum dan HAM Pemkot Bogor Adukan Dugaan Pencemaran Nama Baik Launching Layanan Fertilitas Embria, Pemkot Bogor Dorong Pengembangan Teknologi Kesehatan Nvidia Suntik Firmus, Pabrik AI 170.000 GPU di Batam Dikebut

Headline

Keren, Atlit Bogor Raih Emas

badge-check


					Keren, Atlit Bogor Raih Emas Perbesar

Warga Bogor patut berbangga, pasalnya salahsatu warganya yang menjadi atlit taekwondo, Defia Rosmaniar berhasil meraih medali emas pertama bagi kontingen Indonesia dalam perhelatan Asian Games 2018.

Ia sukses mengalahkan wakil Iran, Salahshouri Marjan di partai final dengan skor 8.690-8.470, di Jakarta Convention Center, Minggu 19 Agustus 2018, sore, dan berhak meraih emas dari nomor poomsae perorangan putri.

Defia memang menjadi salah satu atlet yang diprediksi dapat meraih emas pada Asian Games 2018. Taekwondoin 23 tahun itu mengawali langkah pada nomor poomsae putri menghadapi wakil Hong Kong Wong Ka Yiu. Kemenangan dengan skor 8.220-7.690 memastikan langkah Rosmaniar ke perempat final.

Pada babak delapan besar Rosmaniar menang atas wakil Vietnam Chau Tuyet Van dengan skor 8.460-8.330. Selanjutnya di babak semifinal, atlet kelahiran Bogor itu menghadapi lawan tangguh asal Korea Selatan. Skor 8.520-8.400 memastikan Rosmaniar ke partai perebutan medali emas.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bogor, Benninu Argoebie mengaku tidak bisa menahan air mata karena kegigihan, dan kerja keras atlet.

“Defia Rosmaniar berhasil menyumbangkan medali emas pertama untuk timnas Indonesia di ajang Asian Games 2018 ini. Ini merupakan bukti dari pembinaan Pengcab Taekwondo, dan juga KONI Kota Bogor terhadap para atlet-atletnya. Saya selaku Ketua KONI bangga, jika atlet Kota Bogor, telah berkontribusi bagi Indonesia di ajang Asian Games, dan saya harapkan atlet-atlet Kota Hujan, yang belum bertanding, diharapkan bisa mengikuti jejak Defia,” kata Benninu.

Benninu menambahkan, dari awal dirinya yakin 95 persen dia meraih emas. Hal itu karena dia berlatih secara total dan gigih.

“Defia juga sosok yang rendah hati. Kesuksesan ini juga berkat keseriusan pengcab serta pelatih dalam membina. Tak menutup kemungkinan dia akan menjadi juara dunia,” ucapnya.

KONI lanjutnya, telah menyiapkan bonus bagi Defia sebesar Rp25 juta yang akan diberikan saat perhelatan Porda 2018 selesai. “Sudah kita siapkan bonus dari jauh-jauh hari,” katanya.

pratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tantan Sodorkan Program Creative Hub Hingga 1.000 UKW Gratis

3 August 2026 - 20:49 WIB

Parkir Badan Jalan, Dishub Kota Bogor Soroti Valet Parkir Aroem Resto dan Cafe Bogor

27 July 2026 - 09:36 WIB

Empat Isu Strategis Jadi Bahasan di Rakorkomwil III Apeksi

23 July 2026 - 22:01 WIB

Tingkatkan Keandalan Listrik Lewat Inovasi Digital, PLN UPT Cirebon Kembangkan Ekosistem TRION

15 July 2026 - 16:05 WIB

Lagi, BPJS Ketenagakerjaan Raih Gold Awar

15 July 2026 - 12:27 WIB

Trending on Headline