Menu ✖

Dark Mode
K-24 Siap Gelar Fun Run Ramah Keluarga di GIK UGM Horor Antrean iPhone 18 Pro, Warga Tunggu Semalaman Hingga Rusuh Rahasia Besar OpenAI Bocor Gara-Gara Karyawan Resign ke Apple Netflix Mau PHK 1.000 Karyawan, Ternyata Ini Penyebabnya Ditangkap, Mata-Mata Pencipta ChatGPT Mau Kabur ke Arab Saudi China Siap Mengubah Dunia-Tendang Amerika, Begini Taktik Xi Jinping

Kabar Bogor

Toleransi Jadi Karakter Penting Warga Kota Bogor

badge-check


					Wali Kota Dedie Rachim. (foto: kominfo) Perbesar

Wali Kota Dedie Rachim. (foto: kominfo)

Kota Bogor – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan bahwa karakter Kota Bogor itu adalah orang-orang yang punya toleransi tinggi, yang bisa saling menghargai dan ia mengatakan bahwa di mana pun pendidikan ditempuh, ujung dari semuanya adalah pembangunan karakter.

“Nah, kalau kita lihat karakternya Kota Bogor, apa sih sebetulnya? Karakter Kota Bogor itu adalah orang-orang yang punya toleransi tinggi, yang bisa saling menghargai. Siapa pun yang ada di Kota Bogor terjaga, aman, damai, bahkan sejahtera,” ungkap Dedie Rachim saat menghadiri open house Together for The Future dengan tema Great Futures Begin with Great Partnership di Sekolah Kristen Tunas Harapan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Sabtu (3/10/2026).

Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus berkomitmen memperkuat toleransi dalam berbagai kegiatan masyarakat, termasuk dengan membangun semangat saling menghargai dan menyayangi.

“Dan ujung-ujungnya tadi, bagaimana kemudian kita bisa membangun kota kita sebagai tempat untuk kita melaksanakan kehidupan dari pagi sampai pagi lagi secara aman, damai,” ucapnya.

Sebagai makhluk sosial, manusia tidak bisa hidup sendiri. Melalui pendidikan, setiap individu juga belajar untuk hidup berdampingan, saling menghormati, menyayangi, menghargai, serta saling tolong-menolong dan bergotong royong dalam kebaikan.

Adanya open house ini selain menampilkan berbagai potensi UMKM warga Kota Bogor serta berbagai seni pertunjukan dan kreasi, juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk berkolaborasi membangun Kota Bogor.

“Nah, kebetulan hari ini Sekolah Kristen Tunas Harapan membuka kesempatan kepada semua warga Kota Bogor ya, semua warga Kota Bogor untuk tampil, tanpa terkecuali. Semua boleh juga sekolah di sini, apa pun agamanya, apa pun latar belakangnya dan sebagainya,” ungkapnya.

Dedie Rachim menyebut bahwa tidak semua anak harus bersekolah di sekolah negeri. Ia berbagi kisah saat dirinya mengenyam pendidikan di sekolah swasta atau yayasan.
Menurutnya, dengan keinginan dan harapan yang kuat, dibarengi berbagai usaha, apa pun impian dapat terwujud.

“Harapan itu ada selama, selama tadi kita menjunjung tinggi nilai-nilai kehidupan, selama kita bisa membangun networking, selama kita betul-betul membangun reputasi, supaya tadi bisa kemudian dipercaya untuk bisa memimpin sebuah aktivitas atau bahkan lingkungan,” ujarnya.

Ketua Yayasan Tunas Harapan, Daniel Yosafat, mengatakan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari opportunity.

“Dan kami percaya bahwa hari ini bukan saja untuk perlombaan, tetapi juga sama seperti Kota Bogor sebagai rumah dan tempat bagi pendidikan untuk tumbuh, berkembang dan maju serta berkarakter,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, yang hadir dan mendukung kegiatan tersebut, serta kepada para orang tua dan siswa-siswi yang hadir untuk mengikuti berbagai kegiatan yang telah disiapkan. kmf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sosialisasi SPAB, Perkuat Kesiapsiagaan Bencana di Sekolah

15 October 2026 - 14:36 WIB

Dedie Rachim Apresiasi Program Revitalisasi Sekolah dari Pemerintah Pusat

14 October 2026 - 20:14 WIB

Pemkot Bogor Targetkan Penurunan Kabel Udara Sepanjang 20 Kilometer

14 October 2026 - 20:09 WIB

Pemkot Bogor Tegaskan Komitmen Penataan Kabel Udara di Seluruh Kota

14 October 2026 - 20:06 WIB

Warga Mulyaharja Antusias Ikuti Pemeriksaan Kanker Gratis

14 October 2026 - 14:26 WIB

Trending on Kabar Bogor