Menu

Dark Mode
Komisi XIII DPR RI Apresiasi Capaikan Kinerja dan Inovasi Imigrasi Bogor Bangunan Penyebab Banjir di Utara, Dedie Rachim Intruksikan Bongkar Jika Perlu Badai Radiasi Level S4 Hantam Bumi, Terparah dalam Dua Dekade IndiHome Dikabarkan Down, Netizen Berkeluh Kesah Mantan Wanita Terkaya Dunia yang Dipenjara Mohon Ampun ke Trump Arknights: Endfield Resmi Rilis di PS5 Hingga Mobile, Ini Kode Redeemnya

Bogoh Ka Bogor

JPO Paledang Harapan dan Kenyataan: Keamanan Konstruksi Prioritasnya

badge-check


					JPO Paledang Harapan dan Kenyataan: Keamanan Konstruksi Prioritasnya Perbesar

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai melakukan langkah pergantian Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Paledang dengan pelican crossing, demi meningkatkan keselamatan dan kenyamanan warga.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan, sejak awal keberadaannya, JPO Paledang memang menyisakan berbagai persoalan, baik dari sisi konstruksi maupun aspek sosial.

“JPO Paledang itu sejak awal selalu menyisakan masalah. Bukan hanya soal keselamatan konstruksi dan elevasi tangga yang terlalu curam, tetapi juga masalah keamanan dan sosial,” kata Dedie Rachim, Minggu (27/4/2025).

Menurut pendapat masyarakat, JPO tersebut bahkan pernah dikenal dengan sebutan “JPO aborsi”, karena beredar kabar banyak ibu hamil mengalami keguguran setelah menaiki tangga yang curam di penyeberangan itu.

Selain itu, JPO Paledang juga sempat menjadi titik rawan aksi pencopetan dan tempat PKL liar berjualan.

Sejak tahun 2023, Pemkot Bogor telah meminta kajian teknis untuk mengganti JPO tersebut dengan pelican crossing. Konsep ini mengadopsi kebijakan di kawasan Sudirman-Thamrin Jakarta, di mana sejumlah JPO dihapus dan digantikan zebra cross dengan lampu lalu lintas yang mengutamakan keselamatan pejalan kaki, sebagaimana diterapkan di berbagai kota modern dunia.

“Langkah rencana bertahap akan dilakukan pembersihan dan penghilangan kekumuhan JPO Paledang sebelum diganti dengan pelican crossing dimulai dengan pemangkasan atap. Tujuannya, agar tidak lagi menjadi tempat mangkal PKL, sambil menunggu kajian penghapusan aset dan pergantian dengan penyeberangan yang lebih aman,” jelas Dedie Rachim.

Saat ini, proses penghapusan aset dan pembangunan pelican crossing masih dalam tahap berjalan. Pemkot Bogor memastikan seluruh tahapan akan dikawal hingga tuntas demi menghadirkan fasilitas penyeberangan yang lebih layak dan humanis bagi warga. KMF

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kemen LH Dukung Langkah Tegas Presiden Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Bencana Aceh Sumatra

21 January 2026 - 20:15 WIB

Tegas, Pemkot Konsisten Implemantasikan Batas Angkot Usia 20 Tahun

20 January 2026 - 20:13 WIB

Lokasi Sekolah Rakyat di Rancamaya di Bogor Ditinjau Kemensos

20 January 2026 - 20:02 WIB

12 Pejabat Dilantik, Ini Pesan Wali Kota Bogor

15 January 2026 - 22:44 WIB

Bahas Isu Strategis Lingkungan Hidup, Kemen LH Gelar Rakor

14 January 2026 - 19:14 WIB

Trending on Headline