Menu

Dark Mode
Printer 3D Bambu Lab Resmi Masuk Indonesia Vidi Aldiano Meninggal, Netizen Berduka Cita Senjata AI Ini Jadi Kunci Serangan AS ke Iran, Bisa Hantam 1000 Target AS-Iran Ribut Soal Nuklir, Bill Gates Malah Bangun Reaktor Aturan Turunan PP Tunas Disahkan, Akun Medsos Anak Bakal Ditutup Tantang Kreativitas dan Inovasi Anggota Muda, Pramuka SMKN 1 Bogor Siap Gelar Tunas 14

Kabar Lifestyle

Jeff Bezos Prediksi Jutaan Orang Akan Hidup di Luar Angkasa

badge-check


					Jeff Bezos Foto: Visual/Site News Perbesar

Jeff Bezos Foto: Visual/Site News

Pendiri Amazon Jeff Bezos belum lama ini berbicara tentang kecerdasan buatan dan kehidupan di luar angkasa di konferensi Italian Tech Week. Ia memprediksi manusia akan tinggal di luar angkasa dalam beberapa dekade ke depan.

Saat berbincang dengan CEO Exor John Elkann, Bezos mengatakan manusia akan hidup di luar angkasa karena mereka ingin. Ia menambahkan robot akan mengerjakan pekerjaan kasar di luar angkasa karena lebih efisien.

“Mereka sebagian besar akan tinggal di sana karena mereka ingin,” kata Bezos, seperti dikutip dari Financial Times, Selasa (7/10/2025).

“Ini adalah waktu terbaik untuk menyambut masa depan dengan bersemangat. Kita beruntung bisa hidupi di masa di mana ada banyak zaman keemasan,” sambungnya.

Bezos, yang mendirikan perusahaan antariksa Blue Origin, juga memprediksi sejumlah perusahaan akan membangun pusat data AI raksasa di luar angkasa yang mengandalkan tenaga matahari.

Pernyataan ini terdengar seperti Bezos mencoba mengungguli SpaceX, perusahaan kompetitor Blue Origin yang didirikan Elon Musk. Sudah bertahun-tahun Musk memprediksi manusia akan menginjakkan kaki di Mars dan memperkirakan satu juta orang akan tinggal di Mars pada tahun 2050.

Bezos juga bicara panjang lebar soal AI. Pria berkepala plontos ini mengakui investasi besar-besaran di sektor AI dapat menyebabkan gelembung, namun gelembung ini akan memberikan dampak positif jangka panjang.

Ia mengatakan hal ini akan menyebabkan gelembung industri, bukan gelembung finansial, dan membandingkannya dengan investasi kabel serat optik pada era ‘dotcom’ yang bertahan lebih lama dari kebanyakan perusahaan yang menerapkannya.

“Gelembung perbankan, krisis dalam sistem perbankan, itu sungguh buruk, seperti tahun 2008. Gelembung seperti itu yang ingin dihindari masyarakat,” ucap Bezos.

“Gelembung industri tidak seburuk itu, bahkan bisa jadi baik. Karena ketika sudah mereda dan Anda melihat siapa pemenangnya – masyarakat akan diuntungkan oleh penemuan-penemuan tersebut. Itu yang akan terjadi di sini. Ini nyata. Manfaat AI bagi masyarakat akan sangat besar.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Printer 3D Bambu Lab Resmi Masuk Indonesia

7 March 2026 - 21:26 WIB

Vidi Aldiano Meninggal, Netizen Berduka Cita

7 March 2026 - 21:20 WIB

Senjata AI Ini Jadi Kunci Serangan AS ke Iran, Bisa Hantam 1000 Target

7 March 2026 - 21:16 WIB

AS-Iran Ribut Soal Nuklir, Bill Gates Malah Bangun Reaktor

7 March 2026 - 21:13 WIB

Aturan Turunan PP Tunas Disahkan, Akun Medsos Anak Bakal Ditutup

7 March 2026 - 21:09 WIB

Trending on Kabar Lifestyle