Gara-gara BBM dan Listrik Naik, PDAM Sesuaikan Tarif

Membengkaknya kebutuhan dana operasional sekaligus untuk menyeimbangkan kondisi keuangan akibat dampak naiknya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Tarif Dasar Listrik (TDL) serta kebutuhan investasi yang cukup besar, PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor akhirnya menyesuaikan tarif pemakaian air bagi pelanggan.

Demikian kesimpulan yang disampaikan Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Deni Surya Senjaya saat konferensi pers penyesuaian tarif tahun 2018 di Kantor PDAM Tirta Pakuan, Jalan Siliwangi, Kecamatan Bogor Timur, Kamis (20/09/2018).

Selain faktor-faktor tersebut, ia juga menerangkan penyesuaian tarif itu perlu dilakukan lantaran untuk menutupi biaya operasional, biaya pemeliharaan, untuk mendukung kegiatan produksi dan pengaliran serta penambahan kapasitas produksi, perbaikan sistem pengaliran 24 jam, pengembangan jaringan perpipaan juga penurunan kehilangan air.

“Namun yang jelas penyesuaian tarif ini untuk meningkatkan kualitas pelayanan, meningkatkan kuantitas, kualitas produksi dan kontinuitas pengaliran serta meningkatkan kinerja dan keuangan,” papar Deni.

Lebih lanjut ia memaparkan, rencana itu juga sejalan dengan target PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor untuk mencakup 100 persen layanan dan 24 jam kontinuitas di tahun 2022 mendatang serta menurunkan kehilangan air menjadi 20 persen.

“Karena untuk cakupan layanan 100 persen ini diperlukan penambahan kapasitas produksi, pengembangan jaringan perpipaan dan tentunya penambahan pelanggan. Sementara untuk kontinuitas 24 jam pasokan air dibutuhkan perbaikan sistem pengaliran dan pembangunan reservoir distribusi. Sedangkan untuk mengurangi kehilangan air upaya yang perlu dilakukan adalah dengan penggantian pipa, penggantian tera meter secara periodik dan penanggulangan kebocoran secara quick respon,” jelas Deni.

reporterpratama

image_pdfimage_print
Share

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *