Menu

Dark Mode
Fakta-fakta dan Spesifikasi Lampung-1, Satelit AI Pertama Indonesia Daftar Inovasi BRIN Dipamerkan ke Prabowo: Genteng Hingga Nuklir Pertama di Dunia: Ilmuwan Ciptakan Virus Pakai AI Ahli Ungkap Penampakan Permukaan Matahari Terbaru, Begini Bentuknya Basmi 96 Ular Piton, Pemburu Ini Bawa Pulang Rp 179 Juta AI Permudah Hacker Cari Celah Keamanan, Begini Cara Melawannya

Headline

Heboh Ratu Ular Purwokerto Taklukkan King Kobra Raksasa

badge-check


					Heboh Ratu Ular Purwokerto Taklukkan King Kobra Raksasa Perbesar

Ular kobra termasuk hewan yang sangat berbahaya. Butuh keahlian dan keberanian untuk bisa menyingkirkan ular yang memiliki bisa beracun ini. Iin Rahayu, yang sudah berusia 55 tahun, turun tangan langsung saat perkebunan warga di Banyumas, didatangi kobra raksasa.

Perempuan yang dijuluki Ratu Ular dari Purwekerto ini sebelumnya memang aktif mengevakuasi ular berbisa yang mengganggu pemukiman warga. Seiring bertambahnya usia, Iin sempat mengurangi aktivitasnya.

Namun ketika beberapa waktu lalu ada king kobra raksasa di area perkebunan warga di Patikraja, Banyumas, warga meminta bantuan, Iin pun sigap membantu. Pada Senin 29 Juni lalu, Ii dan empat rekan pecinta king kobra datang ke lokasi.

Baca juga:

Kuil Berusia 500 Tahun Raib, Mendadak Muncul di Tengah Sungai

Sebelumnya, Iin memastikan kondisi kesehatan diri sendiri dan tim. Ia juga menyiapkan berbagai peralatan mulai dari galah hingga kantong serta obat-obatan. Sampai di lokasi, tim berpencar untuk mencari sarang king kobra itu.

Tak berselang lama, seekor king kobra terciduk di sekitar rumpun bambu. Setelah memanjatkan doa, Iin dibantu empat orang lainnya menangkap king kobra itu. Ular sepanjang empat meter berhasil ditangkap.

Tak jauh dari lokasi itu, Iin dan timnya menemukan satu ekor lagi king kobra raksasa. Dengan sigap Iin menangkap ular itu.

” Satu panjangnya empat meter, yang satu hampir sama, empat meter kurang sedikit,” ujar dia.

Iin menduga, kedua ular itu merupakan dua sejoli yang hendak memadu kasih. Sebab, keduanya berjenis kelamin jantan dan betina. Rupanya di bulan-bulan ini merupakan musim kawin ular.

Ular biasanya keluar dari sarang untuk mencari pasangan. Setelah ditangkap, ular itu dikarantina di kandang. Setelah melalui proses relaksasi, rencananya kedua ular itu akan dilepas ke alam liar.

Iin tidak langsung melepas ular itu karena setelah ditangkap, biasanya ular akan stres. Di kandang, Iin memulihkan kondisi ular hingga kembali normal.

” Kalau baru ditangkap biasanya tidak mau makan, nanti setelah mau makan dan minum baru dirilis,” tutur dia.

Kedua king kobra itu akan dilepas di lokasi lain yang jauh dari aktivitas manusia. Namun Iin merahasiakan lokasi pelepasan ular itu. Jika ada yang tahu, ia khawatir ular-ular itu akan diburu.

Ia tak sampai hati kebebasan satwa kesayangannya direnggut. Bagaimanapun, menurut Iin king kobra bagian dari keseimbangan alam yang harus dilestarikan.

Sumber: Liputan6.com

Foto: Rudal Afgani Dirgantar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tantan Sodorkan Program Creative Hub Hingga 1.000 UKW Gratis

3 August 2026 - 20:49 WIB

Parkir Badan Jalan, Dishub Kota Bogor Soroti Valet Parkir Aroem Resto dan Cafe Bogor

27 July 2026 - 09:36 WIB

Empat Isu Strategis Jadi Bahasan di Rakorkomwil III Apeksi

23 July 2026 - 22:01 WIB

Tingkatkan Keandalan Listrik Lewat Inovasi Digital, PLN UPT Cirebon Kembangkan Ekosistem TRION

15 July 2026 - 16:05 WIB

Lagi, BPJS Ketenagakerjaan Raih Gold Awar

15 July 2026 - 12:27 WIB

Trending on Headline