Dinkes-Kemenkes Gelar Workshop Kesehatan Haji

Pada pelaksanaan pelayanan kesehatan haji, sebagian besar rujukan spesialisasi masih mengandalkan kehendak dan kemauan jamaah sendiri, sehingga terkesan jamaah bisa ke tempat rujukan dimana saja. Hal ini menyebabkan terjadinya berbagai interpretasi terhadap kesehatan jamaah haji oleh spesialis yang menerima rujukan.

Apalagi jika spesialis pada suatu fasilitas pelayanan kesehatan belum pernah terpapar sama sekali dengan penyelenggaraan pelayanan kesehatan haji berdasarkan aturan-aturan yang telah ditetapkan. Oleh karena itu perlu adanya sosialisasi aturan penyelenggaraan pelayanan kesehatan bagi jamaah haji dan terutama untuk mendukung istithaah, bagi spesialis atau fasilitas kesehatan tingkat rujukan yang menjadi pengampu (penerima rujukan).

“Dalam rangka melaksanakan sosialisasi tersebut, Dinas Kesehatan Kota Bogor dengan Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan R.I., mengadakan pertemuan berupa workshop Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 15 Tentang Istithaah Kesehatan Jamaah Haji,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Rubaeah, di Hotel Royal Rabu, (23/10/2019).

rls

print

You may also like...