Menu

Dark Mode
Pasar Jambu Dua, Jadi Laboratorium UMKM Kuliner Kota Bogor Sumber Duit Manusia Rp 3.370 Triliun Dobel Tahun Depan Pengadilan Jerman Putuskan Meta Tanggung Jawab Atas Iklan Palsu di FB & IG Ada ‘Telor Ceplok’ di Kawah Gunung Anak Krakatau, Apa Artinya? Google Akui Gemini Melakukan Peretasan Sistem 3 Perusahaan Manusia Rp 3.369 Triliun Ternyata Pakai Smartphone Ini

Kabar Politik

Dedie: Jangan Galau Memilih

badge-check


					Dedie: Jangan Galau Memilih Perbesar

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor menyosialisasikan Pilkada 2018 kepada masyarakat melalui jalan sehat, Minggu (29/4/2018).

Dalam kegiatan yang mengambil rute Balaikota hingga GOR Pajajaran Kota Bogor ini turut hadir seluruh perwakilan pasangan calon Pilwalkot Bogor, seperti Achmad Ru’yat, Edgar Suratman, Dedie Rachim, Dadang Danubrata serta Sugeng Teguh Santoso.

Di kesempatan ini, Dedie membawa sang Istri, Yantie Rachim. Dedie juga tampak akrab bersama seluruh paslon. Ia tampak berbincang membahas segala hal dengan mereka. Sesekali ia juga menyapa warga yang dilaluinya.

Menurut Dedie, jalan sehat yang dihelat untuk melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat dalam upaya meningkatkan partisipasi pemilih dalam penyelenggaraan Pilkada itu merupakan suatu hal yang positif. “Sosialisasi penyelenggaran Pilkada Kota Bogor harus terus ditingkatkan. Mengingat waktu semakin dekat sekitar dua bulan lagi menuju pencoblosan,” ungkap Dedie, usai mengikuti jalan sehat di GOR Pajajaran, Tanah Sareal.

Ia menambahkan, masyarakat perlu diberikan informasi secara langsung, tidak hanya melalui alat pegara kampanye atau media. “Belum tentu kesadaran atau kepedulian masyarakat itu cukup diperoleh dari satu sisi bagian saja. Terutama mengenai tanggal pencoblosan 27 Juni dan informasi mengenai Paslon,” kata mantan Pejabat Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) itu.

Dengan adanya sosialisasi rutin dari KPU, lanjutnya, maka diharapkan ada peran aktif dari masyarakat untuk ikut ambil bagian dalam pesta demokrasi. “Kami menginginkan semua terlibat aktif. Sehingga yang namanya Golput, bisa ditekan. Dan swingvoters bisa segera mempelajari dan menentukan sikap. Ada beberapa segmentasi di masyarakat yang harus digencarkan,” jelasnya.

Dedie berharap, masyarakat juga untuk tetap menjaga kondusifitas serta berkomitmen untuk Pilkada damai.

“Tidak saling menghujat satu sama lain, tidak menebar kebohongan dan kebencian. Lalu tidak ada politisasi SARA, jadi kita semua harus rukun,” ungkap Dedie.

Ia menambahkan, dalam kesepatan Pilkada damai bersama paslon lain, juga disebutkan untuk tidak bermain dalam politik uang. “Ada kesepakatan, kami dengan calon yang lain juga sepakat untuk tidak ada politik uang dan serangan fajar. Jadi, semuanya harus dipilih berdasarkan visi misinya,” tandasnya.

reporterpratama/*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

DPRD dan Kajari Kota Bogor Sepakat Perkuat Kolaborasi

15 September 2026 - 09:07 WIB

H. Karnain Asyhar Dorong Tabligh Akbar Jadi Wadah Penguatan Mental Keluarga dan Rujukan Umat

13 September 2026 - 19:15 WIB

​Sinyal Bahaya di Bogor: Anak Usia 6 Tahun Mulai Terlibat Kasus Kekerasan, DPRD Desak RAD 2027

10 September 2026 - 19:47 WIB

DPRD Kota Bogor Bentuk 3 Pansus pada Masa Sidang Ketiga 2026

1 September 2026 - 09:20 WIB

​DPRD Kota Bogor Dukung Inovasi Digitalisasi Adminduk di Gebyar Dukcapil Family Fest 2026

29 August 2026 - 14:53 WIB

Trending on Kabar Politik