Menu ✖

Dark Mode
Partai Donald Trump Kalah Telak, Donasi Elon Musk Gagal Total Ilmuwan Temukan Mineral Mirip Kryptonite Superman, Ini Faktanya HP China Sudah Tidak Laku, Ramai-Ramai Beralih ke iPhone Karyawan Terancam Dipenjara Usai Sadap Ucapan Bos Saat Rapat Teleskop Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Hari Ini, Apa Berbahaya? Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

Kabar Politik

Guru Ngaji Puji Bima Soal Kesejahteraan, Dedie Jadi Saksi

badge-check


					Guru Ngaji Puji Bima Soal Kesejahteraan, Dedie Jadi Saksi Perbesar

Calon Wakil Walikota Bogor nomor urut 3, Dedie Rachim, mengunjungi Kampung Babakan di RT 02 / RW 02, Ciluar, Bogor Utara, Kota Bogor. Mantan Pejabat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu berdialog dengan warga. Banyak aspirasi yang diserap Dedie, termasuk apresiasi terhadap kepemimpinan Bima Arya Sugiarto soal peningkatan kesejahteraan guru ngaji.

Mengenakan batik cokelat, Dedie menyapa satu per satu warga sepanjang perjalanan sebelum akhirnya singgah di rumah salah satu tokoh masyrakat setempat. Di sana, puluhan warga sudah menunggu kehadiran Dedie. Ia mengawali perbincangan dengan memperkenalkan diri dihadapan para kader PKK, kader Posyandu, Dasawisma, guru ngaji dan perwakilan pemuda.

Pasangan yang mendampingi Bima Arya dalam Pilwakot Bogor ini meminta warga untuk menjaga kerukunan di tengah suhu politik saat ini. “Kami ingin perjalanan proses kampanye berjalan dengan damai. Walau berbeda-beda pilihannya, diantara tetangga jangan saling ribut. Tetap menjaga silaturahmi. Menjaga kerukuanan diantara semua. Jangan sampai proses Pilkada ini memecah belah kita, gara-gara yang satu warnanya ini, yang satu warnanya itu, buat kita ga ada masalah. Karena Allah sudah mengatur semuanya. Jadi kita jalankan saja seluruh proses ini dengan baik,” ungkap Dedie.

Kemudian Dedie membuka sesi dialog dengan warga. Salah satu warga, Ema, mengungkapkan terimakasihnya atas perhatian yang diberikan Bima Arya memberikan insentif untuk kesejahteraan terhadap para guru ngaji dimasa kepemimpinannya. “Alhamdulillah di periode Kang Bima kemarin, guru ngaji mendapatkan insentif lebih baik dari yang sebelumnya. Semoga menjadi berkah tersendiri untuk kami,” kata Ema.

Menanggapi itu, Dedie menilai para guru ngaji ini memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan akhlak generasi muda di Kota Bogor. Dengan mengaji, anak-anak akan memiliki akhlak dan perilaku yang baik.

Sekedar informasi, Pemerintah Kota Bogor diperiode kepemimpinan Bima Arya menganggarkan Rp 1,2 miliar untuk insentif 2.398 guru ngaji yang tersebar di enam kecamatan Kota Bogor. Guru ngaji yang mendapatkan insentif didata sesuai kriteria yakni warga Kota Bogor, bukan PNS dan tidak memiliki penghasilan tetap. Anggaran tersebut meningkat dari 2016 yang hanya sekitar 484 guru ngaji dengan anggaran yang disalurkan sebesar Rp 750 juta.

Sementara itu, Tina yang mewakili Kader Posyandu RW 02 juga meminta peningkatan sarana dan prasarana posyandu. “Kalau bisa juga dikasih insentif seperti guru ngaji,” kata Tina, lalu tersenyum.

Soal insentif kader Posyandu, Dedie sepakat karena kesehatan dan tumbuh kembang anak ini merupakan prioritas bersama, termasuk kontribusi tulus para kader posyandu. “Ibu-ibu para kader yang sudah mencurahkan waktu, tenaga dan pikiran harus diapresiasi. Ke depan kami akan mencarikan formula yang tepat mengenai insentif Kader Posyandu supaya tidak menyalahi peraturan,” jelas Dedie.

reporterpratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Hut ke 62, Golkar Kota Bogor Lebih Dekat dengan Warga

20 October 2026 - 20:38 WIB

Pesan Haedar Nashir di Era Prabowo – Gibran : Perbaiki Kebijakan Jangan Bikin Pemerintah Turun Wibawa

14 October 2026 - 10:37 WIB

Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda

10 October 2026 - 13:17 WIB

Hadiri Talkshow Perlindungan Anak, Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045

9 October 2026 - 19:59 WIB

Tok, DPRD dan Pemkot Bogor Sahkan Dua Perda, Pasar Rakyat dan Adminduk

7 October 2026 - 07:52 WIB

Trending on Kabar Politik