Menu

Dark Mode
Startup Ini Bikin Tempat Tinggal di Bawah Laut Ala Bikini Bottom Krisis Iklim Bisa Bikin Manusia Makin Kesepian Apple Uji Chip Memori China Buat Respons Krisis Pasokan Datangi Mapolresta, Kabag Hukum dan HAM Pemkot Bogor Adukan Dugaan Pencemaran Nama Baik Launching Layanan Fertilitas Embria, Pemkot Bogor Dorong Pengembangan Teknologi Kesehatan Nvidia Suntik Firmus, Pabrik AI 170.000 GPU di Batam Dikebut

Headline

Salah Cairan Infus, Pasien Ini Tewas

badge-check


					Salah Cairan Infus, Pasien Ini Tewas Perbesar

SUNGGUH malang nasib Ekaterina Fedyaeva, seorang wanita asal Rusia berusia 27 tahun yang meninggal akibat kesalahan pihak rumah sakit saat ia tengah dirawat.
Fedyaeva meninggal dunia pasca-pihak rumah sakit di kota kelahirannya di Ulyanovsk, Rusia, memberi cairan formalin dalam tubuhnya yang semula dikira sebagai infus.
infusDikutip dari laman Daily Mail, Senin (9/4/2018), kemudian Fedyaeva menderita sakit yang tak tertahankan dan sempat mengalami kejang parah selama dua hari, sebelum akhirnya jatuh koma.
Selama berada di rumah sakit, Fedyaeva mendapat perawatan intensif. Mesin pacu jantung adalah benda wajib yang harus ada. Sebab jantung Fedyaeva sempat berhenti beberapa kali.
Karena kondisinya yang semakin kritis, Fedyaeva akhirnya dipindahkan ke rumah sakit di Moskow, Rusia. Saat itu ia sempat terbangun dari komanya, tetapi ia meninggal dunia karena mengalami sejumlah komplikasi.
“Kakinya bergerak, ia sempat kejang-kejang dan seluruh tubuhnya bergetar,” ujar Galina Baryshnikova, ibu dari Fedyaeva.
“Aku sudah memasangkannya kaus kaki, jaket dan selimut. Tetapi ia tetap saja menggigil sedemikian rupa. Aku bahkan sulit untuk menggambarkannya,” tambah sang ibu.
Galina mengatakan bahwa putrinya merasa sakit yang amat parah pada bagian perut disertai muntah-muntah. Setelah operasi, kondisi Fedyaeva malah semakin menurun.
“Dokter di Rusia akhirnya memberi tahu kami soal kesalahannya dalam memberi infus. Cairan yang dimasukan dalam tubuh anakku itu rupanya formalin,” ujar Galina.
Untuk mengobati Fedyaeva, petugas medis sudah berusaha sekuat tenaga bahkan menggunakan hingga 52 macam obat untuk menyelamatkan nyawanya
Namun, nyawa wanita itu tak dapat diselamatkan. Ia meninggal dunia. Fedyaeva kamudian dimakamkan pada Sabtu, 7 April lalu. Sementara pihak keluarga akan membawa kasus ini ke pihak berwajib.
“Ini merupakan tindak kejahatan. Kami telah berbicara pada petugas dan penyidik. Polisi menyebut ini adalah tindakan lalai dari petugas rumah sakit. Tetapi kami yakin jika ini murni kasus pembunuhan,” ujar Galina.
**
Sumber : Daily Mail
Foto : liputan6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tantan Sodorkan Program Creative Hub Hingga 1.000 UKW Gratis

3 August 2026 - 20:49 WIB

Parkir Badan Jalan, Dishub Kota Bogor Soroti Valet Parkir Aroem Resto dan Cafe Bogor

27 July 2026 - 09:36 WIB

Empat Isu Strategis Jadi Bahasan di Rakorkomwil III Apeksi

23 July 2026 - 22:01 WIB

Tingkatkan Keandalan Listrik Lewat Inovasi Digital, PLN UPT Cirebon Kembangkan Ekosistem TRION

15 July 2026 - 16:05 WIB

Lagi, BPJS Ketenagakerjaan Raih Gold Awar

15 July 2026 - 12:27 WIB

Trending on Headline