Menu

Dark Mode
BMKG Sebut Asap Karhutla Kalbar Berpotensi Menyeberang ke Malaysia Agen AI Anthropic dan OpenAI Lepas Kendali saat Diuji Penangkap Lele Jumbo Meresahkan akan Dikasih Duit Pemerintah Unik! Hotel Ini Dirancang ‘Menghilang’ di Gurun Namibia 3 Sosok Genius di Balik Ledakan AI China, Silicon Valley Ketar-ketir Misteri Sedikit Ular Bisa Menguasai Seluruh Pulau Guam

Kabar Politik

Tak Mau Jumawa, Bima Siap Tuntaskan Pengabdian

badge-check


					Tak Mau Jumawa, Bima Siap Tuntaskan Pengabdian Perbesar

Meski  hasil survei menempatkan namanya di daftar teratas popularitas dan elektabilitas, namun calon walikota Bogor Bima Arya Sugiarto tak mau jumawa dan terbuai. Bima mengaku akan bekerja keras menjemput harapan warga Kota Bogor dalam prinsip pemerintahan yang mengabdi.

“Saya dengan Kang Dedie menempatkan diri sama dengan lain. Asumsinya, semua paslon kuat, ketokohannya kuat. Kami tidak terlalu melihat survey. Kami menganggap survei kami rendah. Kami tidak mau terbuai oleh angka-angka saja. Kami ingin kerja keras menjemput harapan warga,” kata Bima Arya.

bimaMenurut Bima, prinsip tersebut sesuai dengan tagar yang diusung pasangan Bima Arya – Dedie Rachim (Badra) yakni #AbdiBogor. Ada dua makna.

“Pertama AbdiBogor adalah kami orang bogor. Saya dengan kang Dedie orang Bogor. Saya asli Bogor, keluarga Kang Dedie orang Bogor. Ayah kami, kakek kami, semua orang Bogor juga. Yang kedua, AbdiBogor adalah menunjukan kami siap untuk mengabdi, mewujudkan pemerintahan yang mengabdi dan melayani,” jelas Bima.

Mengenai kata ‘Tuntaskan!’ yang menjadi tagline Badra, lanjut Bima, sejak menjadi Walikota Bogor yang dilantik pada April 2014 lalu, sudah banyak capaian dan prestasi yang diraih Kota Bogor. Selain itu, kata Bima, masih ada beberapa program yang belum tuntas.

“Banyak capaian, tapi masih ada juga yang belum tuntas. Reformasi angkot belum tuntas, penataan pasar dan PKL belum tuntas. Jadi hal-hal yang belum tuntas, kita akan tuntaskan semua. Beri kami waktu beberapa tahun ke depan Insya Allah kami akan tuntaskan itu. Bagaimana kita menata transportasi di Kota Bogor, sehingga bisa mengurai persoalan kemacetan. Bagaimana menata pasar dan PKL sehingga bisa tertib dan ramah lagi. Dan bagaimana kita menciptakan lapangan pekerjaan di Kota Bogor, memperhatikan kesejahteraan di kelurahan-kelurahan, pelosok-pelosok, pendidikan, kesehatan itu sehingga betul-betul tuntas dan warga Kota Bogor menjadi tuan rumah di kota sendiri,” jelasnya.

Bima juga menyatakan bahwa dalam waktu dekat ini dirinya bersama Dedie Rachim akan meluncurkan program 5 tahun ke depan dan capaian kinerja selama ini disebuah acara bertajuk ‘Ngariung Sareng Badra’ di SKI Tajur.

“Yang penting kami tetapkan dulu targetnya. Dari target itulah ukuran tuntas. Ketika kami bertanggung jawab, 5 tahun ke depan kami lihat apakah tuntas atau tidak berdasarkan target itu. Setelah deklarasi nanti, kami akan launching program-program ke depan. Jadi ketika saya mulai cuti kita akan meluncurkan secara resmi program-programnya. Tuntaskan itu apa saja, nanti akan di terangkan lebih rinci lagi di sana,” jelasnya.

“Kalau sekarang kan saya masih jadi Walikota. Saya cuti 15 Februari-23 Juni 2018. Semua fasilitas negara ditarik. Sekarang pun saya sudah mulai tinggal di rumah pribadi, bukan rumah dinas. Mulai mengurangi fasilitas-fasilitas. Karena bagaimana pun saya masih punya tanggung jawab jadi saya ingin memastikan tugas-tugas sebagai walikota dilakukan secara maksimal sampai menjelang cuti nanti,” pungkasnya.

reporterpratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Aklamasi Rusli Pimpin Golkar Kota Bogor

31 July 2026 - 20:14 WIB

Rusli Calon Tunggal Ketua DPD Golkar Kota Bogor

30 July 2026 - 21:33 WIB

Resmi, Pendaftaran Calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor Dibuka

28 July 2026 - 22:18 WIB

DPRD Kota Bogor Desak Pemkot Percepat Penanganan Lonjakan Kasus HIV

27 July 2026 - 10:15 WIB

Ketua DPRD Kota Bogor Apresiasi Konsistensi GMKB Tebar Kebaikan di HUT ke-6

26 July 2026 - 09:46 WIB

Trending on Kabar Politik