Menu ✖

Dark Mode
Internet Berubah Total, Google Korbankan Sumber Duit Demi AI Akhir Tragis CEO Teknologi dan Keluarganya di Langit Florida Komdigi Bantah Takedown Konten Banjir Aceh Jet Pribadi yang Hancur di Florida Disebut ‘Monster’ Udara NASA Cari Ide Selamatkan Teleskop Hubble yang Nyaris Jatuh ke Bumi Ini Cara Hacker Bikin Suhu Kulkas Jadi Panas dan Gegerkan Eropa

Kabar Pendidikan

Pelajar Sekolah Rakyat 3 Tunjukkan Perkembangan Akademis

badge-check


					Kemampuan akademis pelajar Sekolah Rakyat (SR) 3 di Pusat Pengembangan Kompetensi (Pusbakom) Asrama Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Aparatur Perhubungan (PPSDMAP) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus menunjukkan perkembangan dan peningkatan. (photo : kominfo) Perbesar

Kemampuan akademis pelajar Sekolah Rakyat (SR) 3 di Pusat Pengembangan Kompetensi (Pusbakom) Asrama Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Aparatur Perhubungan (PPSDMAP) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus menunjukkan perkembangan dan peningkatan. (photo : kominfo)

Kota Bogor – Kemampuan akademis pelajar Sekolah Rakyat (SR) 3 di Pusat Pengembangan Kompetensi (Pusbakom) Asrama Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Aparatur Perhubungan (PPSDMAP) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus menunjukkan perkembangan dan peningkatan.

Salah satunya terlihat dari Aji Prasetyo, siswa SMA SR 3, yang mampu menjawab dua pertanyaan sekaligus dari Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengenai wawasan kebangsaan dan geografi saat kunjungan berlangsung.

SR 3 yang berada di Kabupaten Bogor ini merupakan sekolah gratis dengan konsep asrama atau boarding school. Sekolah ini merupakan rintisan Kementerian Sosial bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera yang berada pada desil 1 dan desil 2. Kepala Sekolah SR 3, Siti Nurma Nugraha, merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang berasal dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor.

Menjadi bagian dari Sekolah Rakyat membuat Aji lebih disiplin dan tertib. Selain mendapatkan pendidikan akademis, ia juga memperoleh pendidikan karakter.

Pada awal masa adaptasi, Aji sempat merasa jenuh, bosan, dan lelah. Bahkan, ia sempat berpikir untuk melarikan diri. Namun, setelah menjalani masa adaptasi selama sepekan, ia mulai merasakan bahwa berada di Sekolah Rakyat merupakan pilihan terbaik yang bisa dilakukannya untuk mengubah kehidupan keluarga serta mewujudkan mimpi dan cita-citanya.

“Alhamdulillah betah. Awal ada perasaan pengen kabur, tapi lama kelamaan betah banget, nyaman. Sudah biasa bangun subuh juga, disiplin. Belajarnya juga cepat menangkap. Saya tadi jawaban pertanyaan Pak Wali juga karena belajar di sini, dapat ilmu di sini. Pokoknya ingin wujudkan mimpi,” ungkap Aji, Senin (2/11/2026).

Aktivitas sehari-hari Aji dimulai sejak pukul 03.30 WIB. Ia mengawali hari dengan membersihkan lingkungan, kemudian mandi dan melaksanakan ibadah salat Subuh.

Menjelang pagi, kegiatan dilanjutkan dengan olahraga ringan bersama, sarapan, dan pembelajaran di kelas. Saat jam istirahat, para siswa makan siang dengan tertib. Setelah itu, mereka mengikuti kegiatan ekstrakurikuler serta berbagai aktivitas untuk mengembangkan minat dan bakat. Pada waktu senggang, para siswa juga sesekali mengadakan kegiatan menonton bersama di aula.

Aji pun bertekad untuk menjalani pendidikan hingga lulus dan belajar dengan sungguh-sungguh.

“Iya harus terus belajar, semangat buat wujudkan mimpi,” tegasnya. kmf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

16 Tahun Menjadi Guru, Kini Siti Nurma Menyemai Harapan di Sekolah Rakyat

2 November 2026 - 14:46 WIB

Dosen Sains Komunikasi FISIP Unida Dorong Pelaku Usaha Desa Susun Strategi Komunikasi Berbasis Keunggulan Produk dan AI

29 October 2026 - 19:14 WIB

i-Aluspat dan JGI Gelar Edukasi Jaga Ginjal Sejak Remaja

21 October 2026 - 12:01 WIB

Inspiratif! 47 Lansia Murangan Sleman Ikuti Diwisuda

19 October 2026 - 22:41 WIB

Buka JOTA-JOTI 2026, Ka Kwarcab Kota Bogor: Bijak Manfaatkan Teknologi

16 October 2026 - 13:14 WIB

Trending on Kabar Pendidikan