Menu ✖

Dark Mode
Pakar UGM Minta RI Contoh Trik Singapura Sulap Sungai Kering Jadi Wisata Cuan Dilantik Jadi Kapolda DIY, Ini yang Akan Dilakukan Langgeng Soal Karhutla DIY Dilanda Kemarau Panjang, ini Pesan Pakar UGM Bukan Cuma GPS, Teknologi Ini Cegah Kecelakaan hingga Pangkas Biaya Red Fitness Ajak Anggota PWI Kota Bogor Jaga Kebugaran Evaluasi HUT Ke-270 Kota Jogja, DPRD DIY Minta Anggaran 2027 Harus Berpihak Rakyat

Kabar Lifestyle

Steam Machine Valve Diburu Penimbun, Harganya tembus Rp 50 Jutaan

badge-check


					Steam Machine Valve Diburu Penimbun, Harganya tembus Rp 50 
Jutaan
(Foto: Valve)
Perbesar

Steam Machine Valve Diburu Penimbun, Harganya tembus Rp 50 Jutaan (Foto: Valve)

Banyak pihak, termasuk Valve sendiri, sepakat bahwa harga rilis PC mini Steam Machine masih jauh dari kata ideal. Namun, hal itu tidak menghentikan perangkat keras terbaru ini dari masalah keterbatasan pasokan sejak hari pertama peluncurannya.

Di tengah ketidakmampuan perusahaan untuk menekan harga jual, muncul beberapa sorotan menarik dari komunitas dan sisi perangkat lunak, salah satunya adalah modifikasi unik pada perangkat Steam Controller.

Hanya beberapa minggu setelah mendarat di tangan pengguna, fitur unik dari Steam Controller dengan cepat menginspirasi komunitas untuk membuat inovasi modifikasi yang sangat menghibur.

Seorang pengembang sekaligus blogger bernama Ray Foss baru-baru ini mendemonstrasikan sebuah program yang membuat Steam Controller bisa bergerak dan bergeser melintasi permukaan meja yang datar menuju tempat pengisian daya miliknya secara otomatis.

Bagi kebanyakan pengguna, controller gaming PC yang terbilang mahal ini mungkin akan menjadi satu-satunya perangkat keras baru dari Valve yang bisa mereka cicipi untuk saat ini, mengingat stok unit Steam Machine yang sangat tipis di pasaran.

Meluncur Mahal, Langsung Jadi Target Penimbun
Inovasi dari komunitas ini hadir di tengah derasnya kritik terkait banderol harga produk flagship Valve tahun 2026 tersebut, demikian dikutip dari detikiNET, Selasa (30/6/2026).

Valve awalnya menargetkan PC berwajah konsol ini di harga sekitar USD 750 (sekitar Rp 12,2 juta). Namun, lonjakan ekstrem harga komponen memori global dan kurangnya kekuatan daya tawar Valve dalam rantai pasokan (berbeda dengan raksasa seperti Apple atau Sony) memaksa mereka mematok harga mulai dari USD 1.049 (sekitar Rp 17,2 juta).

Para teknisi Valve mengakui bahwa mereka sangat ingin menurunkan harganya, namun prospek tersebut sangatlah tipis. Harapan itu semakin meredup setelah perusahaan manufaktur Micron baru-baru ini memutuskan untuk mengunci harga memori pada tingkat tertingginya selama lima tahun ke depan.

Kondisi suplai yang gaib ini tak pelak memicu kemunculan para penimbun barang. Di platform eBay, harga jual listing Steam Machine dilaporkan sudah meroket melampaui angka USD 2.000, dan bahkan ada yang menyentuh batas USD 3.000 atau sekitar Rp 53 jutaan.

Parahnya lagi, para scalper ini belum mendapat perangkat tersebut; sebagian besar listing hanya memajang tangkapan layar (screenshot) bukti notifikasi daftar tunggu reservasi mereka.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bukan Cuma GPS, Teknologi Ini Cegah Kecelakaan hingga Pangkas Biaya

9 October 2026 - 19:14 WIB

Menampakkan Diri Setelah 150 Tahun, Ular Langka Kejutkan Petugas Hutan

8 October 2026 - 19:46 WIB

Ramai Tren Mukbang Mentega di TikTok, Ini Kata Pakar

8 October 2026 - 19:44 WIB

Viral Celana Dalam Merah Putih, Netizen RI Murka ke Warga Malaysia

8 October 2026 - 19:41 WIB

Tak Setuju AI Direm, Komdigi Dorong Safety by Design

8 October 2026 - 19:36 WIB

Trending on Kabar Lifestyle