Menu

Dark Mode
Polemik Studio Game RI Mau Hengkang Karena Pajak dan Responsnya Ilmuwan Top Amerika Tewas Ditembak, Dunia Sains Berduka Indosat Rilis HiFi Air, Internet Rumah yang Bisa Dibawa Mudik Sirkulasi Siklonik Picu Hujan Lebat, Ini Daerah Berpotensi Terdampak Hentikan Pemborosan Anggaran, Pemerintah Tertibkan Belanja TIK Eliminasi TBC 2030 : Kota Bogor Perkuat Deteksi, Pengobatan dan Kolaborasi

Headline

Indonesia Komitmen Partisipasi Inisiatif Tropical Forest Diversity

badge-check


					{ Perbesar

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":[],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"resize":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

Brazil – Indonesia menegaskan komitmennya untuk berpartisipasi dalam inisiatif Tropical Forest Diversity dalam rangkaian kegiatan COP30 Amazonia 2025 yang digelar di Belem, Brazil, Kamis (6/11/2025).

Ketua Delegasi COP30 Indonesia, Hashim Djojohadikusumo, menyampaikan hal tersebut atas arahan langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

“Kami baru saja menyampaikan pernyataan resmi dari Pemerintah Republik Indonesia, Bapak Presiden Prabowo Subianto, mengenai komitmen Indonesia terhadap Paris Agreement 2015 serta beberapa perjanjian lainnya, termasuk hasil dari COP28,” ujar Hashim.

Lebih lanjut, Hashim menjelaskan bahwa Indonesia akan ikut serta dalam program Tropical Forest Diversity, sebuah dana investasi internasional yang digagas oleh Brazil bersama sejumlah negara lainnya.

“Dana ini bertujuan untuk mencegah serta memulihkan kerusakan hutan di kawasan tropis. Indonesia telah menyatakan komitmennya dan disambut baik oleh Brazil serta sejumlah kepala negara lainnya. Fasilitas ini rencananya akan memiliki nilai investasi sebesar 125 miliar dolar AS,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (LH/BPLH), Hanif Faisol Nurofiq, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menargetkan pengurangan emisi gas rumah kaca hingga 1,23 ton untuk skema low emission dan 1,3 ton untuk high emission.

“Poin penting dari upaya ini berasal dari sektor kehutanan (forestry). Karena itu, komitmen Presiden Prabowo untuk bergabung dalam Tropical Forest Forever Facility sangat relevan dalam mendukung target nasional penurunan emisi gas rumah kaca,” kata Hanif.

Hanif menegaskan, langkah ini menunjukkan keseriusan Indonesia dalam mencapai target penurunan emisi sebagaimana tertuang dalam komitmen iklim nasional.

“Saya rasa apa yang dikomitmenkan oleh Presiden Prabowo akan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh,” pungkasnya.

Rheynaldhi

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Grogol Optimalkan Pendekatan Promotif dan Preventif

25 February 2026 - 12:52 WIB

IPSI Kota Tangsel dan BPJS Ketenagakerjaan Teken MoU Perlindungan Atlet dan Pelatih

25 February 2026 - 12:43 WIB

Sapa Langsung Pedagang, BPJS Ketenagakerjaan Hadir di Pasar Mayestik Lewat “Yuk Kepasar se-Jakarta

22 February 2026 - 23:10 WIB

BPJS Ketenagakerjaan – DMI Jakarta Selatan Soft Launching Duta BPJS Ketenagakerjaan Berbasis Keummatan

15 February 2026 - 20:13 WIB

Kadispen Kodaeral IV Batam Hadiri Rakornispen TNI 2026 di Cilangkap

13 February 2026 - 17:29 WIB

Trending on Headline