Menu

Dark Mode
Banyak Perusahaan Indonesia Sudah Pakai AI, Tapi Belum Punya Strategi Elon Musk Bakal Bangun Pabrik di Bulan, Optimis dalam Waktu Dekat Tokek Berkepala Dua Ditemukan, Kepribadiannya Berbeda Kenapa Iran Mulai Serang Pusat Data AI Milik Amerika? Transisi Energi, Negara Ini Kasih Diskon Pemasangan Panel Surya BMKG Sebut Asap Karhutla Kalbar Berpotensi Menyeberang ke Malaysia

Kabar Lifestyle

Bill Gates Berubah Sikap Soal Perubahan Iklim, Pakar Menyayangkan

badge-check


					Bill Gates berubah sikap soal perubahan iklim. (Foto: Getty Images) Perbesar

Bill Gates berubah sikap soal perubahan iklim. (Foto: Getty Images)

Bill Gates terkenal vokal menyuarakan bahaya perubahan iklim. Bahkan tak jarang dulu ia menyebut jika tak ditanggulangi, fenomena itu dapat mengancam umat manusia. Namun mendadak kini sang pendiri Microsoft melunak.
“Meski perubahan iklim akan membawa konsekuensi serius, terutama bagi masyarakat di negara-negara termiskin, ini takkan menyebabkan kehancuran umat manusia,” tulisnya di blog terbaru.

Intinya kini, Gates berpendapat perubahan iklim masalah serius, tapi bukan akhir dari peradaban. Ia yakin inovasi ilmiah akan mengatasinya. Maka inilah saatnya untuk beralih dari berfokus pada pembatasan kenaikan suhu menjadi memerangi kemiskinan dan mencegah penyakit. Dua hal itu menurutnya lebih berdampak.

Gates mengatakan tujuan utama dunia seharusnya mencegah penderitaan, terutama bagi mereka yang berada dalam kondisi terberat di negara-negara termiskin dan bukan terlalu fokus mencegah perubahan iklim.

Jika diberi pilihan antara memberantas malaria dan peningkatan pemanasan global sepersepuluh derajat, dia akan memilih yang pertama “Saya akan membiarkan suhu naik 0,1 derajat untuk memberantas malaria. Orang-orang tidak memahami penderitaan yang ada saat ini,” kata Gates.

Gates menghabiskan waktu memperjuangkan tujuan Gates Foundation, yang menggelontorkan puluhan miliar dolar untuk inisiatif perawatan kesehatan, pendidikan, dan pembangunan, termasuk memerangi HIV/AIDS, tuberkulosis, dan malaria. Ia mendirikan Breakthrough Energy tahun 2015 untuk mempercepat inovasi energi bersih.

Ia menyerukan komunitas iklim global mengubah strategi “Prioritaskan hal-hal yang memberi dampak terbesar pada kesejahteraan manusia. Itu cara terbaik untuk memastikan tiap orang, di mana pun mereka lahir, memiliki kesempatan hidup yang sehat dan produktif, apa pun kondisi iklimnya,” tulisnya.

Disayangkan pakar

Perubahan sikap Bill Gates disayangkan beberapa pakar. Sebab setiap pemanasan peningatan suhu berisiko menyebabkan kepunahan spesies, dan membawa dunia lebih dekat ke titik kritis di mana perubahan menjadi tak terelakkan.

Ilmuwan kesehatan masyarakat dan iklim Universitas Washington, Kristie Ebi, setuju dengan Gates bahwa PBB harus fokus pada peningkatan kesehatan dan kesejahteraan manusia. Namun masalahnya, Gates mengemukakan hanya satu variabel yang berubah, penerapan teknologi hijau untuk mengekang perubahan iklim. Ia menilainya mustahil.

Jeffrey Sachs dari Universitas Columbia, menyebut memo Gates tidak ada gunanya, samar, tidak membantu, dan membingungkan.”Tidak ada alasan membandingkan pengurangan kemiskinan dengan transformasi iklim. Keduanya sangat mungkin dan mudah dilakukan, jika lobi perusahaan minyak besar dikendalikan,” tulisnya.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Banyak Perusahaan Indonesia Sudah Pakai AI, Tapi Belum Punya Strategi

6 August 2026 - 21:28 WIB

Elon Musk Bakal Bangun Pabrik di Bulan, Optimis dalam Waktu Dekat

6 August 2026 - 21:25 WIB

Tokek Berkepala Dua Ditemukan, Kepribadiannya Berbeda

6 August 2026 - 21:22 WIB

Kenapa Iran Mulai Serang Pusat Data AI Milik Amerika?

6 August 2026 - 21:19 WIB

Transisi Energi, Negara Ini Kasih Diskon Pemasangan Panel Surya

6 August 2026 - 21:16 WIB

Trending on Kabar Lifestyle