Menu ✖

Dark Mode
Perkuat Kolaborasi, TP PKK Kota Makassar Lakukan Studi Tiru ke Kota Bogor Zuckerberg Menyerah Setelah Kacamatanya Dihujat Habis-Habisan Sam Altman Desak Dewan Keamanan PBB Adopsi Standar AI Internasional Inggris Sebut Krisis Iklim Ancam Pertahanan Banyak Negara Mantan Bos Keamanan Google: AI Lebih Membahayakan untuk Anak daripada Medsos Agen AI OpenAI Retas Situs Kesehatan Pemerintah Australia: PM Albanese Geram

Kabar Lifestyle

Transisi Energi, Negara Ini Kasih Diskon Pemasangan Panel Surya

badge-check


					Ilustrasi. Pemerintah Australia mempercepat transisi energi terbarukan 
dengan diskon 20 persen untuk pemasangan panel surya di sektor komersial 
dan pertanian. (Foto: REUTERS/Khalid Al-Mousily)
Perbesar

Ilustrasi. Pemerintah Australia mempercepat transisi energi terbarukan dengan diskon 20 persen untuk pemasangan panel surya di sektor komersial dan pertanian. (Foto: REUTERS/Khalid Al-Mousily)

Pemerintah Australia menegaskan komitmennya untuk mempercepat transisi ke energi terbarukan dengan memberi diskon pemasangan atap panel surya hingga sekitar 20 persen bagi pabrik, pergudangan, lahan pertanian, dan sektor usaha lainnya.

Kebijakan ini memperluas subsidi panel surya dan baterai yang selama ini berlaku hanya untuk rumah tangga. Program ini sebelumnya berhasil memicu lonjakan pemasangan surya panel, meningkatkan pasokan listrik ramah lingkungan, serta mengurangi ketergantungan Australia pada pembangkit listrik tenaga batu bara.

Menurut data pemerintah, sekitar sepertiga rumah di Australia saat ini sudah terpasang panel surya yang secara keseluruhan menyumbang sekitar 10 persen dari total kebutuhan listrik nasional. Ini menjadikan Australia sebagai negara dengan proporsi rumah tangga yang menggunakan panel surya tertinggi di dunia.

Menteri Perubahan Iklim dan Energi Australia Chris Bowen menyampaikan bahwa pemerintah kini akan memberikan subsidi untuk sistem instalasi dengan kapasitas hingga 10 kali lebih besar dari batas maksimal sebelumnya.

“Kami memperluas diskon panel surya ini untuk mencakup instalasi berkapasitas hingga 1 MW,” ujar Bowen saat berpidato di National Press Club di Canberra, melansir Reuters, Rabu (5/8).

“Langkah ini akan memangkas biaya pemasangan untuk bangunan komersial, industri, dan pertanian sekitar 20 persen. Ini adalah penghematan investasi yang signifikan dan akan langsung menurunkan biaya energi,” tutur dia.

Bowen juga menambahkan bahwa ia telah meminta Komisi Pasar Energi Australia (Australian Energy Market Commission) untuk mempercepat proses perizinan dan persetujuannya.

Sumber: cnnindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Zuckerberg Menyerah Setelah Kacamatanya Dihujat Habis-Habisan

24 September 2026 - 19:38 WIB

Sam Altman Desak Dewan Keamanan PBB Adopsi Standar AI Internasional

24 September 2026 - 19:31 WIB

Inggris Sebut Krisis Iklim Ancam Pertahanan Banyak Negara

24 September 2026 - 19:26 WIB

Mantan Bos Keamanan Google: AI Lebih Membahayakan untuk Anak daripada Medsos

24 September 2026 - 19:20 WIB

Agen AI OpenAI Retas Situs Kesehatan Pemerintah Australia: PM Albanese Geram

24 September 2026 - 19:13 WIB

Trending on Kabar Lifestyle