Menu

Dark Mode
Ketua DPRD Adityawarman Adil Apresiasi Sinergi TNI dalam Pembangunan Jembatan Garuda Solusi Bangun Indonesia Dorong Inovasi Stabilisasi Tanah Sidak Pasar Gembrong dan Jambu Dua, Komisi II DPRD Kota Bogor Soroti Kenaikan Harga dan Akses Angkot ​DPRD Kota Bogor dan Disnaker Bahas Persiapan THR, Siapkan Posko Pengaduan Terima Pemuda Al-Irsyad, Adityawarman: Salut untuk Pemuda yang Beraktualisasi di Bidang Sosial Santuni 200 Yatim dan Dhuafa, PWI Makin Nyata Bermanfaat untuk Warga

Bogoh Ka Bogor

Obesitas, Jenal Mutaqin Semangati Intan

badge-check


					Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin memastikan Dinkes akan memantau perkembangan Intan, yang mengalami obesitas. (Foto: Kominfo Kota Bogor) Perbesar

Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin memastikan Dinkes akan memantau perkembangan Intan, yang mengalami obesitas. (Foto: Kominfo Kota Bogor)

Intan Permata Sari (15), siswi SMP yang mengalami obesitas, di Kampung Tanah Sewa RT 03/03, Kelurahan Ciparigi, Bogor Utara, dikunjungi Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, Selasa (12/8/2025).

Intan menjadi perhatian, setelah orangtuanya mengadukan kondisi Intan yang memiliki berat badannya 140 kilogram melalui nomor aduan yang telah disiapkan.

Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin mengapresiasi semangat Intan yang tak pernah mengubur cita-citanya menjadi polisi wanita (Polwan). Hal itu ia utarakan langsung di hadapan Jenal Mutaqin.

“Intan menderita obesitas sejak beberapa tahun lalu. Ia menjadi satu dari sekian banyak kasus obesitas di Kota Bogor. Orang tua Intan menyampaikan aspirasi ke nomor aduan yang sudah saya siapkan, tentang kondisi anaknya yang memang obesitas. Alhamdulillah, saya baru hari ini sempat melihat kondisinya,” kata Jenal Mutaqin.

Dari hasil kunjungan Jenal Mutaqin bersama beberapa OPD terkait, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) sudah sejak awal melakukan pemantauan hingga pengobatan.

“Terkait dengan kondisi kesehatannya, memang Intan harus disuntikkan obat Ozempic setiap minggu sekali. Sudah sebulan ini disuntikkan di RSCM dan berat badannya sudah turun tujuh kilogram,” terang Jenal.

Menurut Jenal, adapun alternatif lain dari pihak medis adalah melakukan operasi. Beruntung, biaya operasi tersebut tercover oleh APBD Kota Bogor. Hanya saja, operasi dapat dilakukan jika suntikan rutin yang diberikan tidak memberikan hasil maksimal.

Selain itu, keinginan Intan untuk melanjutkan pendidikan juga tersirat saat pertemuan tersebut. Dinas Pendidikan (Disdik) yang turut diajak menengok Intan akan berupaya menerapkan home schooling untuknya.

“Saya sudah minta untuk dicarikan komunitas belajar atau tenaga pendidik yang siap menjadi donatur pendidikan gratis bagi Intan. Sejauh ini, banyak yang sudah dan akan membantu Intan,” tuturnya.

Di luar itu, bicara soal kasus obesitas di Kota Bogor, jumlahnya masih tergolong banyak. Jenal Mutaqin pun mengimbau kepada orang tua untuk lebih intensif mengontrol pola hidup dan pola makan anak-anaknya. Saefulloh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Yantie Rachim Jenguk Korban Kebakaran Tegallega, Pastikan Pendampingan dan Perawatan

6 March 2026 - 23:42 WIB

Sekda Ajak ASN Pemkot Bogor untuk Partisipasi Donor Darah

6 March 2026 - 23:40 WIB

Semangat Keberagaman pada Puncak BSF CGM 2026

4 March 2026 - 13:10 WIB

BSF CGM 2026 Tegaskan Wajah Toleran Kota Bogor

4 March 2026 - 12:19 WIB

Yantie Rachim Ajak Kader PKK Perkuat Ketahanan Keluarga

3 March 2026 - 12:36 WIB

Trending on Bogoh Ka Bogor