Menu

Dark Mode
Menaker Pastikan Hak Jaminan Sosial Korban Kecelakaan KA Bekasi Terpenuhi Hut ke-50, Summarecon Gelar Operasi Katarak Gratis di Bogor Ngeri! Buaya Raksasa Masuk Dapur Hotel Mewah, Heboh di Medsos Samsung QLED Q5F 43 Inci Rilis di RI, TV Rp 4 Jutaan 7 Tahun Update Wujudkan Dokter Cerdas dan Masyarakat Sehat, IDI Kota Bogor Tampilkan Inovasi Digital May Day 2026, BPJS Ketenagakerjaan se-Jakarta Selatan Sebar Ratusan Sembako

Kabar Bogor

Obesitas, Jenal Mutaqin Semangati Intan

badge-check


					Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin memastikan Dinkes akan memantau perkembangan Intan, yang mengalami obesitas. (Foto: Kominfo Kota Bogor) Perbesar

Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin memastikan Dinkes akan memantau perkembangan Intan, yang mengalami obesitas. (Foto: Kominfo Kota Bogor)

Intan Permata Sari (15), siswi SMP yang mengalami obesitas, di Kampung Tanah Sewa RT 03/03, Kelurahan Ciparigi, Bogor Utara, dikunjungi Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, Selasa (12/8/2025).

Intan menjadi perhatian, setelah orangtuanya mengadukan kondisi Intan yang memiliki berat badannya 140 kilogram melalui nomor aduan yang telah disiapkan.

Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin mengapresiasi semangat Intan yang tak pernah mengubur cita-citanya menjadi polisi wanita (Polwan). Hal itu ia utarakan langsung di hadapan Jenal Mutaqin.

“Intan menderita obesitas sejak beberapa tahun lalu. Ia menjadi satu dari sekian banyak kasus obesitas di Kota Bogor. Orang tua Intan menyampaikan aspirasi ke nomor aduan yang sudah saya siapkan, tentang kondisi anaknya yang memang obesitas. Alhamdulillah, saya baru hari ini sempat melihat kondisinya,” kata Jenal Mutaqin.

Dari hasil kunjungan Jenal Mutaqin bersama beberapa OPD terkait, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) sudah sejak awal melakukan pemantauan hingga pengobatan.

“Terkait dengan kondisi kesehatannya, memang Intan harus disuntikkan obat Ozempic setiap minggu sekali. Sudah sebulan ini disuntikkan di RSCM dan berat badannya sudah turun tujuh kilogram,” terang Jenal.

Menurut Jenal, adapun alternatif lain dari pihak medis adalah melakukan operasi. Beruntung, biaya operasi tersebut tercover oleh APBD Kota Bogor. Hanya saja, operasi dapat dilakukan jika suntikan rutin yang diberikan tidak memberikan hasil maksimal.

Selain itu, keinginan Intan untuk melanjutkan pendidikan juga tersirat saat pertemuan tersebut. Dinas Pendidikan (Disdik) yang turut diajak menengok Intan akan berupaya menerapkan home schooling untuknya.

“Saya sudah minta untuk dicarikan komunitas belajar atau tenaga pendidik yang siap menjadi donatur pendidikan gratis bagi Intan. Sejauh ini, banyak yang sudah dan akan membantu Intan,” tuturnya.

Di luar itu, bicara soal kasus obesitas di Kota Bogor, jumlahnya masih tergolong banyak. Jenal Mutaqin pun mengimbau kepada orang tua untuk lebih intensif mengontrol pola hidup dan pola makan anak-anaknya. Saefulloh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Hut ke-50, Summarecon Gelar Operasi Katarak Gratis di Bogor

4 May 2026 - 08:34 WIB

Wujudkan Dokter Cerdas dan Masyarakat Sehat, IDI Kota Bogor Tampilkan Inovasi Digital

2 May 2026 - 12:19 WIB

Rapat Paripurna DPRD, Dedie Rachim Sampaikan Penguatan Struktur Perangkat Daerah

30 April 2026 - 08:58 WIB

Kenalkan Pasar Tradisonal Sejak Dini, Pelajar SD High Scope Indonesia Serbu Pasar Gembrong

29 April 2026 - 15:12 WIB

Ikhtiar KONI Kota Bogor Penuhi Target 100 Emas

28 April 2026 - 09:32 WIB

Trending on Kabar Bogor