Menu ✖

Dark Mode
Pidato di PBB, Netanyahu Bawa Starlink Sambil Sindir Iran Mau Bikin Data Center di Luar Angkasa, Google Uji Chip AI di Orbit Komdigi Dorong Transfer AI – Cloud dalam Investasi Microsoft di RI ‘Nostradamus’ China Ramal Tragedi Serupa 9/11 Terjadi Lagi Bumi Makin Panas, 12 Triliun Ton Es Meleleh dalam 47 Tahun NASA Pamer ‘Hantu’ 5 Bintang Meledak dalam Satu Foto

Headline

JPO Paledang Harapan dan Kenyataan: Keamanan Konstruksi Prioritasnya

badge-check


					JPO Paledang Harapan dan Kenyataan: Keamanan Konstruksi Prioritasnya Perbesar

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai melakukan langkah pergantian Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Paledang dengan pelican crossing, demi meningkatkan keselamatan dan kenyamanan warga.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan, sejak awal keberadaannya, JPO Paledang memang menyisakan berbagai persoalan, baik dari sisi konstruksi maupun aspek sosial.

“JPO Paledang itu sejak awal selalu menyisakan masalah. Bukan hanya soal keselamatan konstruksi dan elevasi tangga yang terlalu curam, tetapi juga masalah keamanan dan sosial,” kata Dedie Rachim, Minggu (27/4/2025).

Menurut pendapat masyarakat, JPO tersebut bahkan pernah dikenal dengan sebutan “JPO aborsi”, karena beredar kabar banyak ibu hamil mengalami keguguran setelah menaiki tangga yang curam di penyeberangan itu.

Selain itu, JPO Paledang juga sempat menjadi titik rawan aksi pencopetan dan tempat PKL liar berjualan.

Sejak tahun 2023, Pemkot Bogor telah meminta kajian teknis untuk mengganti JPO tersebut dengan pelican crossing. Konsep ini mengadopsi kebijakan di kawasan Sudirman-Thamrin Jakarta, di mana sejumlah JPO dihapus dan digantikan zebra cross dengan lampu lalu lintas yang mengutamakan keselamatan pejalan kaki, sebagaimana diterapkan di berbagai kota modern dunia.

“Langkah rencana bertahap akan dilakukan pembersihan dan penghilangan kekumuhan JPO Paledang sebelum diganti dengan pelican crossing dimulai dengan pemangkasan atap. Tujuannya, agar tidak lagi menjadi tempat mangkal PKL, sambil menunggu kajian penghapusan aset dan pergantian dengan penyeberangan yang lebih aman,” jelas Dedie Rachim.

Saat ini, proses penghapusan aset dan pembangunan pelican crossing masih dalam tahap berjalan. Pemkot Bogor memastikan seluruh tahapan akan dikawal hingga tuntas demi menghadirkan fasilitas penyeberangan yang lebih layak dan humanis bagi warga. KMF

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

MTQ Ke-45 Tingkat Kota Bogor Resmi Ditutup, 58 Pemenang Disiapkan Wakili Kota Bogor di Tingkat Provinsi

25 September 2026 - 14:03 WIB

Perkuat Kolaborasi, TP PKK Kota Makassar Lakukan Studi Tiru ke Kota Bogor

24 September 2026 - 21:46 WIB

Pemkot Bogor dan ICIA Bahas Pengembangan Transportasi Perkotaan

24 September 2026 - 16:12 WIB

Dedie Rachim Pimpin Upacara Hari Perhubungan Nasional Tingkat Kota Bogor

24 September 2026 - 16:01 WIB

DWP Kota Bogor Perkuat Kapasitas Anggota Melalui Pelatihan Public Speaking

24 September 2026 - 15:52 WIB

Trending on Kabar Bogor