Menu ✖

Dark Mode
Partai Donald Trump Kalah Telak, Donasi Elon Musk Gagal Total Ilmuwan Temukan Mineral Mirip Kryptonite Superman, Ini Faktanya HP China Sudah Tidak Laku, Ramai-Ramai Beralih ke iPhone Karyawan Terancam Dipenjara Usai Sadap Ucapan Bos Saat Rapat Teleskop Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Hari Ini, Apa Berbahaya? Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

Kabar Politik

Solusi Soal Pendidikan, Prabowo Titip Pesan untuk Cabup Bogor Rudy Susmanto

badge-check


					Bupati Bogor Rudy Susmanto. (foto: DPRD Kab Bogor) Perbesar

Bupati Bogor Rudy Susmanto. (foto: DPRD Kab Bogor)

Jangan ada satu anakpun di Kabupaten Bogor yang tidak bisa mengenyam pendidikan hingga putus sekolah. Itulah pesan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kepada Calon Bupati (Cabup) Bogor nomor urut 1, Rudy Susmanto. Hal tersebut disampaikan Rudy kepada wartawan, Jumat (25/10/2024).

Menurut Rudy, perintah tersebut disampaikan karena Prabowo akan tinggal di Kabupaten Bogor tepatnya di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, selama menjabat sebagai Presiden RI. Dirinya pun memiliki program SPP gratis untuk anak yang kurang mampu dan yatim piatu di sekolah tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTS) swasta yang ada di Kabupaten Bogor.

“Saya mendapat perintah dari Pak Presiden Prabowo agar jangan ada satu anakpun di Kabupaten Bogor yang tidak sekolah atau mendapatkan hak pendidikan. Untuk itu saya sudah punya program SPP gratis di tingkat SMP swasta bagi anak yang tidak mampu dan yatim piatu,” kata Rudy.

Mantan Ajudan Prabowo itu menjelaskan program SPP gratis ini diluncurkan agar anak-anak yang tidak diterima di sekolah negeri akibat kuota yang sudah penuh, tetap dapat bersekolah di sekolah swasta tanpa perlu memikirkan biaya.

Apalagi, kata Rudy Susmanto, pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024, banyak dikeluhkan oleh masyarakat Kabupaten Bogor karena anaknya tidak bisa masuk ke SMP Negeri.

Para orang tua, jelas Rudy, lebih memilih memasukan anaknya ke SMP Negeri, lantaran minim mengeluarkan biaya karena dibiayai oleh negara.

“Jadi, anak tetap dapat bersekolah apabila tidak diterima di sekolah negeri. Tetapi, biaya yang ditanggung oleh hanya biaya non personal atau biaya kebutuhan sekolah. Untuk kebutuhan personal seperti seragam, buku, dan lainnya tidak termasuk,” jelasnya.

Rudy melanjutkan, sekolah swasta yang ada di Kabupaten Bogor ini tidak kalah baik dengan sekolah negeri. Sehingga, masyarakat tidak akan memaksakan anaknya untuk masuk ke sekolah negeri jika tidak diterima saat PPDB.

“Intinya bagi para orang tua murid, jangan panik apabila anak tidak diterima di sekolah negeri karena kami sudah menyiapkan program bayar SPP gratis. Sehingga, anak-anak tetap mendapatkan pendidikan yang baik,” tukasnya. TMR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Hut ke 62, Golkar Kota Bogor Lebih Dekat dengan Warga

20 October 2026 - 20:38 WIB

Pesan Haedar Nashir di Era Prabowo – Gibran : Perbaiki Kebijakan Jangan Bikin Pemerintah Turun Wibawa

14 October 2026 - 10:37 WIB

Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda

10 October 2026 - 13:17 WIB

Hadiri Talkshow Perlindungan Anak, Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045

9 October 2026 - 19:59 WIB

Tok, DPRD dan Pemkot Bogor Sahkan Dua Perda, Pasar Rakyat dan Adminduk

7 October 2026 - 07:52 WIB

Trending on Kabar Politik