Menu

Dark Mode
Serang Diego Garcia, Rudal Iran Mungkin Lebih Seram dari Perkiraan Ini Rudal Majid Iran yang Rontokkan Jet Siluman Amerika Google Ungkap Cara Sideloading Baru di Android, Harus Tunggu 24 Jam Cara Praktis Bikin Kartu Lebaran AI-Style di Galaxy S26 Series 1 Syawal Tak Seragam, Netizen Sepakat Tak Debatkan Penetapan Idul Fitri Tiba-tiba Ngetweet, Cristiano Ronaldo: Eid Mubarak Semuanya!

Kabar Politik

Solusi Soal Pendidikan, Prabowo Titip Pesan untuk Cabup Bogor Rudy Susmanto

badge-check


					Bupati Bogor Rudy Susmanto. (foto: DPRD Kab Bogor) Perbesar

Bupati Bogor Rudy Susmanto. (foto: DPRD Kab Bogor)

Jangan ada satu anakpun di Kabupaten Bogor yang tidak bisa mengenyam pendidikan hingga putus sekolah. Itulah pesan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kepada Calon Bupati (Cabup) Bogor nomor urut 1, Rudy Susmanto. Hal tersebut disampaikan Rudy kepada wartawan, Jumat (25/10/2024).

Menurut Rudy, perintah tersebut disampaikan karena Prabowo akan tinggal di Kabupaten Bogor tepatnya di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, selama menjabat sebagai Presiden RI. Dirinya pun memiliki program SPP gratis untuk anak yang kurang mampu dan yatim piatu di sekolah tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTS) swasta yang ada di Kabupaten Bogor.

“Saya mendapat perintah dari Pak Presiden Prabowo agar jangan ada satu anakpun di Kabupaten Bogor yang tidak sekolah atau mendapatkan hak pendidikan. Untuk itu saya sudah punya program SPP gratis di tingkat SMP swasta bagi anak yang tidak mampu dan yatim piatu,” kata Rudy.

Mantan Ajudan Prabowo itu menjelaskan program SPP gratis ini diluncurkan agar anak-anak yang tidak diterima di sekolah negeri akibat kuota yang sudah penuh, tetap dapat bersekolah di sekolah swasta tanpa perlu memikirkan biaya.

Apalagi, kata Rudy Susmanto, pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024, banyak dikeluhkan oleh masyarakat Kabupaten Bogor karena anaknya tidak bisa masuk ke SMP Negeri.

Para orang tua, jelas Rudy, lebih memilih memasukan anaknya ke SMP Negeri, lantaran minim mengeluarkan biaya karena dibiayai oleh negara.

“Jadi, anak tetap dapat bersekolah apabila tidak diterima di sekolah negeri. Tetapi, biaya yang ditanggung oleh hanya biaya non personal atau biaya kebutuhan sekolah. Untuk kebutuhan personal seperti seragam, buku, dan lainnya tidak termasuk,” jelasnya.

Rudy melanjutkan, sekolah swasta yang ada di Kabupaten Bogor ini tidak kalah baik dengan sekolah negeri. Sehingga, masyarakat tidak akan memaksakan anaknya untuk masuk ke sekolah negeri jika tidak diterima saat PPDB.

“Intinya bagi para orang tua murid, jangan panik apabila anak tidak diterima di sekolah negeri karena kami sudah menyiapkan program bayar SPP gratis. Sehingga, anak-anak tetap mendapatkan pendidikan yang baik,” tukasnya. TMR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Banu Bagaskara: Kebijakan THR PPPK Paruh Waktu Tidak Adil

14 March 2026 - 11:23 WIB

Ketua DPRD Adityawarman Adil Apresiasi Sinergi TNI dalam Pembangunan Jembatan Garuda

10 March 2026 - 22:47 WIB

Sidak Pasar Gembrong dan Jambu Dua, Komisi II DPRD Kota Bogor Soroti Kenaikan Harga dan Akses Angkot

10 March 2026 - 22:14 WIB

​DPRD Kota Bogor dan Disnaker Bahas Persiapan THR, Siapkan Posko Pengaduan

10 March 2026 - 21:59 WIB

Terima Pemuda Al-Irsyad, Adityawarman: Salut untuk Pemuda yang Beraktualisasi di Bidang Sosial

10 March 2026 - 21:45 WIB

Trending on Kabar Politik