Paska resmi dilantik sebagai Walikota dan Wakil Walikota Bogor periode 2019-2024, Bima Arya-Dedie A Rachim langsung tancap gas menjalankan pemerintahannya. Kali ini Pemkot Bogor meluncurkan program si Badra, di Mall Botani Square, Kota Bogor Minggu (28/4/19).
Menurut Bima Arya, si Badra adalah program yang mengakomodir seluruh keluhan, aduan dan saran masyarakat Kota Bogor, dan akan langsung cepat direspon Pemkot Bogor.

“SiBadra atau Sistem Informasi Berbagi Aduan dan Saran. Jadi kalo ada keluhan,aduan, aspirasi dan saran. Silahkan warga Kota Bogor sampaikan lewat aplikasi si Badra yang bisa didownload,” kata Bima.
Dengan adanya aplikasi ini, lanjut Bima, diharapkan membuat pemerintah lebih cepat merespon keluhan dan meningkatkan pelayanan kepada warga.Meskipun di acara peluncuran aplikasi ini tidak semua dinas datang, namun percayalah mulai sekarang tidak ada lagi dinas yang tidur.
“Saya minta kepada seluruh dinas untuk tidak main-main. Karena bukan hanya saya tapi seluruh warga Kota Bogor akan tahu dinas mana yang merespon dengan cepat dan dinas mana yang tidur. Bagi dinas yang tidur saya minta kontrak kinerja ditaati. Kalau tidak siap, ya mundur. Berikan pada yang siap,” kata Bima disambut riuh tepuk tangan warga.
Yang bisa disampaikan ke si Badra, tambah Bima, apa saja yang terjadi di Kota Bogor. Misal yang bersangkutan dengan hukum seperti pungutan liar (pungli), penganiayaan, pelanggaran, pelayanan kesehatan dan lainnya. Semua aduan atau aspirasi masyarakat akan langsung terkoneksi dengan dinas-dinas terkait.
“Jika dalam jangka waktu beberapa hari tidak direspon, semua aduan akan langsung masuk ke saya dan akan ada penindakan. Jadi dinas jangan tidur,” tegasnya.
Sementara, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostandi), Firdaus menuturkan, sebelum diluncurkan, aplikasi ini sudah dilakukan uji coba secara internal seperti verifikator dan lainnya termasuk uji coba secara eksternal.
[Reporterpratama]













