Menu ✖

Dark Mode
YKI Kota Bogor dan RRI Bogor Perkuat Edukasi Kanker Payudara dan Serviks Pemkot Bogor Tata Nyi Raja Permas, Pedagang Disiapkan Lokasi Usaha yang Lebih Representatif Jelang Pembangunan JPO, Dedie Rachim Minta PKL Jalan MA Salmun Segera Relokasi Tanah Sareal Bakal Ditiru Pakistan Respons Tak Terduga China Setelah Trump Tiba-Tiba Rombak Nama AI Tergerus AI, Deret Jurusan Ini Dihapus dari Kampus-kampus China

Kabar Lifestyle

HoYoverse Gugat Leaker Geshin Impact HomDGCat, Didenda Rp 2,5 Miliar

badge-check


					Foto: HoYoverse Perbesar

Foto: HoYoverse

Jakarta – HoYoverse melalui perusahaan induknya, Cognosphere, telah menggugat leaker Genshin Impact, yang biasa membocorkan informasi terkait game mereka di sebuah situs bernama HomDGCat. Orang yang mengelola situs tersebut ialah Jianuo Zhou dan memakai nama alias sebagai HomDGCat.

“HomDGCat telah terlibat dalam kampanye terkoordinasi dan berkelanjutan untuk mencuri dan menyebarluaskan secara publik konten dan acara Genshin Impact dan Honkai: Star Rail yang belum dirilis,” jelas pengacara HoYoverse, dikutip dari Aftermath, Jumat (13/2/2026).

Lebih lanjut, pengacara menyebutkan kalau HomDGCat juga menyebarkan data-data terkait panduan dan informasi pembaruan game kliennya. Menurut HoYoverse, data yang diberikan kepada para pemainnya melanggar aturan dan merupakan tindakan ilegal.

Tuntutan hukum ini dilayangkan di pengadilan negara bagian Georgia. Mereka mengaku telah mencoba menyelesaikan masalah ini secara informal dengan Zhou, termasuk dengan mengirimkan surat peringatan melalui penasihat hukumnya.

“Namun, Zhou menolak untuk mematuhi semua tuntutan Cognosphere, dan kemudian berupaya untuk melepaskan diri dari tanggung jawab dengan mentransfer konten daringnya kepada pihak lain,” jelasnya.

Cognosphere menyatakan tindakan Zhou telah merugikan perusahaan di Negara Bagian Georgia akibat penyalahgunaan rahasia dagang, pelanggaran hak cipta, pengabaian langkah-langkah teknologi, pelanggaran kontrak, dan campur tangan yang merugikan hubungan kontraktual. Sementara terdakwa dituduh telah menerima keuntungan dari pelanggaran yang dilakukannya. Perusahaan juga meminta pengadilan untuk menutup situs web dan akun media sosial HomDGCat.

“Sebagai alternatif, Cognosphere berhak untuk memilih ganti rugi menurut undang-undang hingga USD 150.000 untuk pelanggaran yang disengaja oleh Zhou atas setiap karya berhak ciptanya,” bunyi tuntutan tersebut.

HoYoverse telah berusaha mati-matian untuk menghentikan masalah besar mereka terkait kebocoran informasi. Mereka telah mengajukan beberapa gugatan berbeda dan mencari para pembocor melalui surat panggilan pengadilan, termasuk satu yang diajukan pada Juni 2025 terkait penayangan konten yang belum dirilis.

Pembocor tersebut tidak hadir di pengadilan, dan HoYoverse memenangkan putusan tanpa kehadiran tergugat dengan denda sebesar USD 15.000. Mereka juga menuntut seorang pembuat cheat Genshin Impact di pengadilan Kanada pada tahun 2024 dan memenangkan ganti rugi sebesar USD 1,5 juta.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

YKI Kota Bogor dan RRI Bogor Perkuat Edukasi Kanker Payudara dan Serviks

28 September 2026 - 18:29 WIB

Respons Tak Terduga China Setelah Trump Tiba-Tiba Rombak Nama AI

28 September 2026 - 13:34 WIB

Tergerus AI, Deret Jurusan Ini Dihapus dari Kampus-kampus China

28 September 2026 - 13:29 WIB

Astronom Temukan Bukti Matahari Pernah Makan Planet di Awal Tata Surya

28 September 2026 - 13:25 WIB

Manta Impact Bond Disiapkan untuk Lindungi Pari Manta Raja Ampat

28 September 2026 - 12:54 WIB

Trending on Kabar Lifestyle