Menu

Dark Mode
Lagi, BPJS Ketenagakerjaan Raih Gold Awar Samsung Perkenalkan Flex Titanium, Teknologi Layar Foldable Terbaru Temuan 32 Simbol Gua Purba Diduga Bahasa Tertua Manusia Sah! Komdigi Tetapkan Pemenang Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz Menkomdigi Ungkap Bank-Dompet Digital untuk Transaksi Judol Rusia Ubah Malam Jadi Terang dengan Cermin Raksasa Antariksa

Kabar Bogor

Kelebihan Muatan, 20 Motor Diamankan

badge-check


					Kelebihan Muatan, 20 Motor Diamankan Perbesar

Sedikitnya 20 kendaraan roda dua yang membawa muatan berlebih serta puluhan botol minuman keras (miras) oplosan di wilayah Kecamatan Bogor Tengah diamankan jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Bogor Tengah selama empat hari.
Camat Bogor Tengah, Agustiansyach mengatakan, Muspika Bogor Tengah mengamankan miras oplosan dan motor yang berlebih muatannya.

“Ke depan apabila Muspika Bogor Tengah mendapati masih adanya penjualan miras oplosan serta motor bermuatan lebih, dilakukan tindakan tegas. Sementara ini Polisi telah memanggil pemilik bengkel sepatu yang menjadi biang dari armada motor kelebihan muatan. Hal ini kami lakukan dalam rangka menjaga kondusifitas di wilayah Kota Bogor,” kata Agustiansyah saat ekspose di Mako Polsekta Bogor Tengah pada Kamis (12/7/2018) .
Agus menegaskan, motor yang kelebihan muatan apabila dikendarai di jalan raya membahayakan diri sendiri dan orang lain.
“Miras oplosa yang diamankan jenis ciu. Bogor Tengah adalah areal vital karena ada Istana Kepresidenan Bogor. Tetapi selama ini kinerja kami, Kecamatan Bogor Tengah mendapat kinerja terbaik SeKota Bogor dan itu memacu Muspika untuk bekerja lebih keras, karena kami pelindung juga pelayan masyarakat,” terangnya.
Danramil Bogor Tengah Kapten Inf Suharja mengatakan, miras sangat berbahaya bagi generasi muda, jadi tidak diperbolehkan miras ilegal dijual bebas. “Bogor Tengah tempat tinggal Presiden RI Jokowi dan pasti harus kondusif,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsekta Bogor Tengah Kompol Syaifuddin Gayo mengatakan, akibat kelebihan muatan sudah ada korban dan kejadian yang merugikan pengendara lain ataupun pejalan kaki, karena ada kecelakaan anak sekolah tertabrak karena laju motor yang kelebihan muatannya.
“Saya setelah kejadian itu ada pesan dari masyarakat yang merupakan orang tua korban, untuk menindak motor yang kelebihan muatannya. Kami menilang motor yang kelebihan muatan dan akan mengundang pemilik barang untuk tidak menggunakan motor untuk mengantarkan barang ke pasar, tetapi kami sarankan mereka memakai mobil bak terbuka,” jelasnya.
Gayo juga mengatakan, untuk minuman oplosan dibuat oleh orang yang tak bertanggung jawab, karena minuman itu adalah racun. Kenapa demikian?, karena bahan pembuatannya untuk cat dan cairan untuk membersihkan kamar mandi.
reporter pratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jenal Mutaqin Kenalkan Siswa Sesko TNI pada Sejarah dan Kesenian Bogor

15 July 2026 - 08:20 WIB

Lahan Eks Pasar dan Plaza Bogor Difungsikan Sementara Jadi Area Parkir

14 July 2026 - 22:21 WIB

Proyek Trase Baru Jalan Batutulis Bikin Kotor, DPRD Desak Pemkot Konsisten Awasi Kontraktor

13 July 2026 - 22:12 WIB

Dianggap Candu, Meta Diminta Ubah Desain Instagram dan Facebook

13 July 2026 - 15:23 WIB

Gerak Jalan Sehat Harkopnas Meriah, Ketua DPRD Bogor Apresiasi Peran Koperasi

12 July 2026 - 19:22 WIB

Trending on Kabar Bogor