Kota Bogor-Hari kedua kunjungan para siswa mancanegara Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI di Kota Bogor diisi dengan mengunjungi Museum Pajajaran, Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Selasa (14/7/2026).
Mereka didampingi langsung oleh Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin. Di awal kedatangan, para siswa dari lima negara sahabat itu disuguhi penampilan kesenian khas Kota Bogor.

Di antaranya pertunjukan Wayang Hihid, Lodong Bogor, Kaulinan Urang Bogor, Bedug Tunggul Kawung, dan alat musik Pewpew yang dikemas oleh Sanggar Edas di bawah naungan Ade Suarsa.
Jenal Mutaqin mengungkapkan bahwa pertunjukan yang diberikan merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memperkenalkan kesenian khas daerah ke tingkat mancanegara.
“Ini tak lepas dari promosi khas Kota Bogor kepada dunia. Bahwa Kota Bogor juga memiliki nilai kesenian nusantara yang kuat,” jelasnya.
Setelah menikmati penampilan kesenian, para siswa perwira menengah mancanegara itu diajak berkeliling Museum Pajajaran. Mereka disuguhi beragam koleksi peninggalan sejarah. Mulai dari berbagai jenis kujang, pisau, hingga replika peninggalan Prabu Siliwangi.
Antusiasme mereka semakin terlihat saat Jenal Mutaqin mengajak mereka mengunjungi Situs Batutulis yang menjadi ikon bersejarah di lokasi tersebut.
“Semoga pengalaman ini bisa mereka bagikan di negaranya masing-masing. Sehingga Kota Bogor bisa mendunia,” ucap Jenal Mutaqin.
Sebagai pengingat, delegasi siswa mancanegara Sesko TNI memilih Kota Bogor sebagai tujuan kunjungan, karena dinilai memiliki kultur yang kaya dan beragam.
Selama empat hari, mereka akan diajak berkeliling Kota Bogor. Delegasi siswa mancanegara Sesko TNI tersebut terdiri atas Kolonel Marinir Benny Leonardo Limbong, Kolonel Moneet Singh dari India, Kolonel Morgan McCarthy dari Australia, Kolonel Huang Ruihang dari Singapura, Letnan Kolonel Mohd Azrul bin Rabudin dari Malaysia, serta Letnan Kolonel Raphael Emolle dari Papua Nugini. kmf















