Menu

Dark Mode
Jakarta Dorong UMKM Go Digital, Perputaran Ekonomi Capai Rp67,5 Triliun Total Football VNG Rilis Jelang Piala Dunia 2026, Gandeng Rizky Ridho Perluas Sinyal Internet ke Wilayah Sulit RI, Bukti Pentingnya Peran Telkomsat BPBD dan Kwarcab Kota Bogor Lahirkan Pramuka Tangguh Bencana Ribuan Pegiat Kebudayaan Hadiri Riung Mungpulung Kasundaan di Kebun Raya Bogor Kelurahan Baranangsiang Siap jadi Barometer Tata Kelola Wilayah

Kabar Bogor

Survey Jelang Pilpres, Nama Bima-Zm Muncul

badge-check


					Survey Jelang Pilpres, Nama Bima-Zm Muncul Perbesar

bima-zmHasil survei lembaga survei Indo Barometer terhadap penantang potensial Jokowi di Pilpres 2019 mengejutkan warga Bogor, lantaran munculnya dua nama tokoh Bogor. Yakni Walikota Bogor Bima Arya dan anggota DPRD Kota Bogor Zaenul Mutaqin (ZM).
Survei yang dilakukan pada tanggal 15 hingga 23 November 2017 kepada 1.200 responden di 34 Provinsi dengan metode multistage random sampling tersebut tak menduga jika nama Bima dan ZM muncul diantara 23 orang tokoh yang di survey.
Bima Arya menempati urutan ke-22 dengan perolehan hasil survey sebanyak 0,2 %, sedangkan Zaenul Mutaqin meraih 0,1 persen dan berada di nomor 23.
Perwakilan Tim Pemenangan Zaenul Mutaqin yang juga Ketua GP Ansor Kota Bogor, Rachmat Imron Hidayat mengatakan, munculnya 2 tokoh Kota Bogor dalam survey Indo Barometer, membuktikan 2 tokoh itu sangat merakyat dan dekat dengan masyarakat. 
“Kami sangat bangga, berarti sosok Bima dan Zaenul berkelas dan sudah menasional,” kata Rommy panggilan akrabnya  ini.
 
Keduanya lanjut Rommy, adalah kader terbaik Kota Bogor. Bima Arya (BA) sebagai tokoh yang memenangkan Pilkada Koa Bogor tahun 2013, dan Zaenul Mutaqin (ZM), peraih suara terbanyak pada Pileg 2014. Kalau kedua kader terbaik ini menyatu dalam Pilkada Kota Bogor 2018 mendatang, Insya Allah akan memenangkan pertarungan dan Kota Bogor semakin sejahtera.
Berikut hasil survei Indo Barometer terhadap elektabilitas Capres 2019 berdasarkan pertanyaan terbuka adalah  Jokowi (34,9%),  Prabowo Subianto (12,1%), Anies Baswedan (3,6%), Basuki Tjahaja Purnama/Ahok (3,3%), Gatot Nurmantyo (3,2%), Ridwan Kamil (2,8%), Agus Harimurti Yudhoyono/AHY (2,5%), Megawati Soekarnoputri (2,0%), Tito Karnavian (1,8%), M Sohibul Iman (1,5%), Jusuf Kalla (1,0%), Tri Rismaharini (0,9%), Moeldoko (0,8%), Uu Ruzhanul Ulum (0,6%), Deddy Mizwar (0,6%), Hary Tanoesoedibjo (0,5%), Ahmad Heryawan (0,5%), Sandiaga Uno (0,4%), Setya Novanto (0,3%), Ganjar Pranowo (0,3%), Ahmad Syaikhu (0,3%), Bima Arya Sugiarto (0,2%), Zainul Mutaqin (0,1%), Belum memutuskan 6,1%, Rahasia 4,6%, dan Tidak tahu atau tidak jawab 15,4%.
reporterpratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

BPBD dan Kwarcab Kota Bogor Lahirkan Pramuka Tangguh Bencana

17 April 2026 - 19:59 WIB

Ribuan Pegiat Kebudayaan Hadiri Riung Mungpulung Kasundaan di Kebun Raya Bogor

17 April 2026 - 17:59 WIB

Pemkab Bogor dan Polres Bogor Sepakat Bentuk Timsus Penanganan Pungli

14 April 2026 - 20:34 WIB

Wali Kota Bogor dan Ketua Kadin Jabar Sepakat Sinergi

13 April 2026 - 15:30 WIB

Fokus Kekuatan Internal, Pramuka Kota Bogor Gelar Penyegaran dan Penguatan Andalan

11 April 2026 - 11:30 WIB

Trending on Kabar Bogor