Menu ✖

Dark Mode
Sumpah Pemuda, Polresta Bogor Kota dan Aliansi Mahasiswa Cipayung Plus Gelar Apel Solidaritas Kemanusian Pemkot Datangi Pedagang Es Jeruk Malioboro yang Nuthuk, Sekda DIY : Yang Wajar – Wajar Aja! Ini Pesan Sri Sultan Hamengkubuwono X Saat Bertemu Pangdam XXVI Mataram Prof Uceng Ikut Aksi Sumpah Pemuda Titik Nol Yogyakarta Cerita Keluarga Wisatawan Asal Tulungagung Terjebak di Tengah Kericuhan di Malioboro  Demo Peringati Sumpah Pemuda di Jogja Pecah, Warga dan Aparat Terluka

Kabar Bogor

Pengelolaan Pasar Induk Kemang Segera Diambil Alih

badge-check


					Pengelolaan Pasar Induk Kemang Segera Diambil Alih Perbesar

suhaeriPengelolaan Pasar Induk Kemang sejak selesai dibangun dan dioperasionalkan tahun 2001, dikelola oleh PT Galvindo. Setelah selesai dibangun enam tahun lalu, sesuai peerjanjian Pasar Induk Kemang harus diserahkan kepada Pemkot Bogor.

Selama ini, pendapatan Pasar Induk Kemang tidak jelas karena belum dikelola PD Pasar Pakuan Jaya. Padahal pasar dengan luas sekitar 3 hektar ini memiliki potensi pendapatan yang bisa menambah pendapatan asli daerah (PAD) Kota Bogor.

Menurut Direktur Operasional PDPPJ, Suhaeri, aset Pasar Induk Kemang belum diserahkan pengelolaannya, padahal Pemkot Bogor sudah menyerahkan agar pengelolaan dilakukan oleh PD PPJ.

“Sesuai dengan SK Wali Kota bernomor : 591.45-14/2012, yang dikeluarkan tanggal 20 Desember 2012, penyerahan pengelolaan Pasar Induk Kemang ke PD Pasar Pakuan Jaya. Sejak 2001 dibangun dan 2007 diserahkan kepada Pemkot Bogor, sampai saat ini memang belum dikelola oleh PDPPJ. Ada kendala kendala di lapangan, sehingga PDPPJ belum mampu mengelolanya,” kata Suhaeri.

Untuk itu, lanjut Suhaeri, PDPPJ akan segera mengelola Pasar Induk Kemang tersebut. Dan diawali dengan membentuk tim pengambilalihan pengelolaan yang selama ini dikelola oleh PT Galvindo.

“Kami akan melakukan pengelolaan secara menyeluruh, karena apabila didiamkan terus, maka akan semakin hilang pendapatan di sana. Nanti juga kita akan komunikasikan dengan stake holder setempat, termasuk melibatkan jajaran terkait,” jelasnya.

Suhaeri menambahkan, PT Galvindo beralasan belum menyerahkan pengelolan karena masih ada kios yang belum terjual.

“Kalau nunggu laku, kapan diserahkannya. Dengan melihat situasi kondisi itulah, PDPPJ akan segera melakukan pengambil alihan. Tidak ada alasan bagi mereka untuk tidak menyerahkan pengelolaannya,” tegasnya.

reporterpratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sumpah Pemuda, Polresta Bogor Kota dan Aliansi Mahasiswa Cipayung Plus Gelar Apel Solidaritas Kemanusian

29 October 2026 - 07:38 WIB

Ini Pesan Sri Sultan Hamengkubuwono X Saat Bertemu Pangdam XXVI Mataram

28 October 2026 - 23:27 WIB

Jadi Venue Porprov, Kelurahan Cilendek Timur Berbenah

28 October 2026 - 16:55 WIB

Sumpah Pemuda ke-98, Fajar Muhammad Nur Dorong Solusi 4 Persoalan Pemuda

28 October 2026 - 13:15 WIB

Bocah Ajaib Kuliah Umur 9 Tahun, Calon Doktor Fisika di Usia 18 Tahun

28 October 2026 - 12:35 WIB

Trending on Kabar Bogor