Menu

Dark Mode
Menaker Pastikan Hak Jaminan Sosial Korban Kecelakaan KA Bekasi Terpenuhi Hut ke-50, Summarecon Gelar Operasi Katarak Gratis di Bogor Ngeri! Buaya Raksasa Masuk Dapur Hotel Mewah, Heboh di Medsos Samsung QLED Q5F 43 Inci Rilis di RI, TV Rp 4 Jutaan 7 Tahun Update Wujudkan Dokter Cerdas dan Masyarakat Sehat, IDI Kota Bogor Tampilkan Inovasi Digital May Day 2026, BPJS Ketenagakerjaan se-Jakarta Selatan Sebar Ratusan Sembako

Kabar Lifestyle

Evakuasi Astronaut Gegara Sakit Misterius, NASA Jawab Nasib Misi ke Bulan

badge-check


					Nasa Foto: AP/Martin Meissner Perbesar

Nasa Foto: AP/Martin Meissner

Jakarta – Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) akan mengevakuasi empat astronaut Crew-11 dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) setelah salah satunya sakit misterius. Kejadian ini membuat misi berawak ke Bulan menjadi pertanyaan.

Jadwal pemulangan empat astronaut, yakni Zena Cardman dan Mike Fincke (NASA), Kimiya Yui (JAXA/Jepang), dan Oleg Platonov (Roscosmos/Rusia) sudah ditentukan pada 14 Januari 2026.

Astronot yang dipulangkan ini semula akan menyelesaikan misi selama enam bulan di ISS setelah diluncurkan pada 1 Agustus 2025 dengan pesawat SpaceX Crew Dragon Endeavour.

Keluarnya Crew-11 lebih awal memicu pertanyaan soal potensi celah personel di ISS, karena biasanya ISS ditempati secara bergilir antara Crew-11 dan Crew-12. NASA sedang mempertimbangkan opsi untuk mengubah jadwal peluncuran Crew-12 supaya tidak ada kekosongan awak di stasiun luar angkasa tersebut.

Terkait misi Artemis 2 yang akan membawa manusia kembali mengunjungi Bulan pada awal Februari 2026, NASA pun memberikan jawaban kepastiannya.

“Saat ini, keduanya adalah dua kampanye yang benar-benar terpisah,” kata Administrator NASA Jared Isaacman dikutip dari Space, Senin (12/1/2026). “Tidak ada indikasi bahwa akan terjadi tumpang tindih yang perlu dikoordinasikan,” ucapnya menambahkan.

Disampaikannya evakuasi empat astronaut tersebut dilakukan karena adanya masalah medis pada salah satu anggota kru ISS, dan bukan dalam kategori darurat, sehingga NASA memutuskan untuk mengembalikan seluruh awak Crew-11 lebih cepat dari jadwal semula.

Jika ada perubahan, misi Artemis 2 dengan target lepas landas tidak lebih cepat dari 5 Februari 2026 menggunakan roket Space Launch System (SLS) dan kapsul Orion.

Artemis 2 menjadi misi bersejarah karena ini akan menjadi misi berawak pertama NASA di sekitar Bulan dalam lebih dari 50 tahun, setelah keberhasilan misi uji tanpa awak Artemis 1 pada November 2022.

Tim Artemis 2 akan terdiri dari empat astronaut, termasuk komandan Reid Wiseman, pilot Victor Glover, spesialis misi Christina Koch, dan astronaut dari Canadian Space Agency, Jeremy Hansen. Misi ini dijadwalkan berlangsung sekitar sepuluh hari untuk mengorbit Bulan dan kembali ke Bumi, sebagai persiapan penting menuju pendaratan manusia di Artemis 3.

Isaacman menekankan bahwa persiapan Artemis 2 sedang berjalan paralel dengan manajemen ISS, termasuk evakuasi medis yang diperlukan demi keselamatan awak.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ngeri! Buaya Raksasa Masuk Dapur Hotel Mewah, Heboh di Medsos

2 May 2026 - 14:08 WIB

Samsung QLED Q5F 43 Inci Rilis di RI, TV Rp 4 Jutaan 7 Tahun Update

2 May 2026 - 13:50 WIB

50+ Ucapan Selamat Hari Kartini 2026 untuk WhatsApp Status & IG Story

21 April 2026 - 11:22 WIB

Johny Srouji Jadi Bos Hardware Apple, Peran Makin Besar

21 April 2026 - 11:19 WIB

Pelihara Puluhan Ribu Ular Mematikan, Gadis Ini Dapat Rp 2,5 Miliar

21 April 2026 - 11:17 WIB

Trending on Kabar Lifestyle