Menu

Dark Mode
Ngeri! Buaya Raksasa Masuk Dapur Hotel Mewah, Heboh di Medsos Samsung QLED Q5F 43 Inci Rilis di RI, TV Rp 4 Jutaan 7 Tahun Update Wujudkan Dokter Cerdas dan Masyarakat Sehat, IDI Kota Bogor Tampilkan Inovasi Digital May Day 2026, BPJS Ketenagakerjaan se-Jakarta Selatan Sebar Ratusan Sembako TP PKK dan Perumda Tirta Pakuan Sinergi Dukung Pendataan Pelanggan yang Akurat Rapat Paripurna DPRD, Dedie Rachim Sampaikan Penguatan Struktur Perangkat Daerah

Kabar Bogor

PDAM Lanjutkan Penanganan Relokasi Pipa Bojong Koneng

badge-check


					PDAM Lanjutkan Penanganan Relokasi Pipa Bojong Koneng Perbesar

PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor tak mau terburu-buru melaksanakan pekerjaan relokasi pipa HDPE di perbukitan curam Kampung Bojong Koneng, Desa Ciherang Pondok, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Manajemen menginginkan seluruh persiapan teknis telah matang, sehingga dapat meminimalisir gangguan di masyarakat dan pelanggan.

Rabu (11/10/2017) pagi, jajaran direksi dan manajemen membahas persiapan teknis pelaksanaan relokasi pipa di daerah rawan longsor tersebut. Rapat dipimpin langsung Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Deni Surya Senjaya, dan dihadiri Direktur Umum Rino Indira Gusniawan, Direktur Teknik Ade Syaban Maulana, para kepala bagian dan kepala sub bagian dari Direktorat Teknik, Umum dan Sekretariat perusahaan.

Ade Syaban Maulana  mengungkapkan, ada dua pekerjaan relokasi di jalur transmisi sumber mata air Tangkil yang dikerjakan pada bulan ini, yakni di daerah Bojong Koneng Desa Ciherang Pondok dan relokasi tahap II pipa HDPE yang terdampak pembangunan tol Bocimi di Jalan Kol Bustomi Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor.

“Sebaiknya, pengerjaan dua relokasi itu dilaksanakan pada tanggal yang sama. Tujuannya agar gangguan pengaliran di wilayah zona 1 tidak terlalu lama. Saya dengar pihak Bocimi akan melakukan relokasi pada tanggal 17 Oktober, tapi itu belum dapat dipastikan. PDAM masih harus berkordinasi dengan pihak pengembang tol Bocimi,” kata Ade Syaban.

Meski waktu pelaksanaan relokasi belum dapat dipastikan, Syaban mengintruksikan sub Bagian Transmisi dan Distribusi serta Sub Bagian Penanggulangan Kebocoran untuk mempersiapkan segala macam kebutuhan, termasuk assesoris perpipaan pada akhir pekan ini. Sehingga saat pelaksanaannya, tidak banyak kekurangan yang dapat mengganggu proses relokasi.

“Kondisi level Reservoir Rancamaya pun harus benar-benar prima. Beberapa waktu sebelum pelaksanaan, level reservoir harus penuh. Sehingga saat pasokan air dari mata air Tangkil ditutup saat proses relokasi, distribusi air ke pelanggan tidak terlalu terganggu karena reservoir kita sudah siap (menyalurkan air ke pelanggan),” urai Ade Syaban.

Begitu pun Direktur Umum Rino Indira Gusniawan. Rino berpesan agar armada tangki disiapkan di daerah yang lebih dahulu mengalami gangguan, seperti Dekeng, Rancamaya, Kertamaya dan lain-lain. Rino pun meminta bagian terkait untuk menyiapkan Tangki Air Hydrant Umum (TAHU) di daerah-daerah terparah yang mengalami gangguan.

“Pasang di beberapa tempat di zona 1 dari sekarang dan dalam kondisi penuh. Sehingga saat pasokan di jaringan perpipaan mati, masyarakat bisa langsung memanfaatkan TAHU-TAHU kita. Ini langkah antisipasi dini saat terjadi gangguan pelayanan akibat relokasi pipa di Bojong Koneng dan area tol Bocimi,” tutupnya.

sumberpdamkotabogor.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Wujudkan Dokter Cerdas dan Masyarakat Sehat, IDI Kota Bogor Tampilkan Inovasi Digital

2 May 2026 - 12:19 WIB

TP PKK dan Perumda Tirta Pakuan Sinergi Dukung Pendataan Pelanggan yang Akurat

30 April 2026 - 10:09 WIB

Rapat Paripurna DPRD, Dedie Rachim Sampaikan Penguatan Struktur Perangkat Daerah

30 April 2026 - 08:58 WIB

Ikhtiar KONI Kota Bogor Penuhi Target 100 Emas

28 April 2026 - 09:32 WIB

Tirta Pakuan Fokus Ajak Warga dan Sektor Usaha Gunakan Air PDAM

26 April 2026 - 21:00 WIB

Trending on Kabar PDAM