Menu

Dark Mode
Fakta-fakta dan Spesifikasi Lampung-1, Satelit AI Pertama Indonesia Daftar Inovasi BRIN Dipamerkan ke Prabowo: Genteng Hingga Nuklir Pertama di Dunia: Ilmuwan Ciptakan Virus Pakai AI Ahli Ungkap Penampakan Permukaan Matahari Terbaru, Begini Bentuknya Basmi 96 Ular Piton, Pemburu Ini Bawa Pulang Rp 179 Juta AI Permudah Hacker Cari Celah Keamanan, Begini Cara Melawannya

Kabar Bogor

PDAM Lanjutkan Penanganan Relokasi Pipa Bojong Koneng

badge-check


					PDAM Lanjutkan Penanganan Relokasi Pipa Bojong Koneng Perbesar

PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor tak mau terburu-buru melaksanakan pekerjaan relokasi pipa HDPE di perbukitan curam Kampung Bojong Koneng, Desa Ciherang Pondok, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Manajemen menginginkan seluruh persiapan teknis telah matang, sehingga dapat meminimalisir gangguan di masyarakat dan pelanggan.

Rabu (11/10/2017) pagi, jajaran direksi dan manajemen membahas persiapan teknis pelaksanaan relokasi pipa di daerah rawan longsor tersebut. Rapat dipimpin langsung Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Deni Surya Senjaya, dan dihadiri Direktur Umum Rino Indira Gusniawan, Direktur Teknik Ade Syaban Maulana, para kepala bagian dan kepala sub bagian dari Direktorat Teknik, Umum dan Sekretariat perusahaan.

Ade Syaban Maulana  mengungkapkan, ada dua pekerjaan relokasi di jalur transmisi sumber mata air Tangkil yang dikerjakan pada bulan ini, yakni di daerah Bojong Koneng Desa Ciherang Pondok dan relokasi tahap II pipa HDPE yang terdampak pembangunan tol Bocimi di Jalan Kol Bustomi Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor.

“Sebaiknya, pengerjaan dua relokasi itu dilaksanakan pada tanggal yang sama. Tujuannya agar gangguan pengaliran di wilayah zona 1 tidak terlalu lama. Saya dengar pihak Bocimi akan melakukan relokasi pada tanggal 17 Oktober, tapi itu belum dapat dipastikan. PDAM masih harus berkordinasi dengan pihak pengembang tol Bocimi,” kata Ade Syaban.

Meski waktu pelaksanaan relokasi belum dapat dipastikan, Syaban mengintruksikan sub Bagian Transmisi dan Distribusi serta Sub Bagian Penanggulangan Kebocoran untuk mempersiapkan segala macam kebutuhan, termasuk assesoris perpipaan pada akhir pekan ini. Sehingga saat pelaksanaannya, tidak banyak kekurangan yang dapat mengganggu proses relokasi.

“Kondisi level Reservoir Rancamaya pun harus benar-benar prima. Beberapa waktu sebelum pelaksanaan, level reservoir harus penuh. Sehingga saat pasokan air dari mata air Tangkil ditutup saat proses relokasi, distribusi air ke pelanggan tidak terlalu terganggu karena reservoir kita sudah siap (menyalurkan air ke pelanggan),” urai Ade Syaban.

Begitu pun Direktur Umum Rino Indira Gusniawan. Rino berpesan agar armada tangki disiapkan di daerah yang lebih dahulu mengalami gangguan, seperti Dekeng, Rancamaya, Kertamaya dan lain-lain. Rino pun meminta bagian terkait untuk menyiapkan Tangki Air Hydrant Umum (TAHU) di daerah-daerah terparah yang mengalami gangguan.

“Pasang di beberapa tempat di zona 1 dari sekarang dan dalam kondisi penuh. Sehingga saat pasokan di jaringan perpipaan mati, masyarakat bisa langsung memanfaatkan TAHU-TAHU kita. Ini langkah antisipasi dini saat terjadi gangguan pelayanan akibat relokasi pipa di Bojong Koneng dan area tol Bocimi,” tutupnya.

sumberpdamkotabogor.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bupati Bogor Ajak Jadikan Malasari Titik Awal Kebangkitan Bogor, PPLI Perkuat Komitmen Lestarikan Alam dan Warisan Sejarah

28 July 2026 - 14:02 WIB

Dedie Rachim Apresiasi Wakaf Warga Sukadamai untuk Kepentingan Masyarakat

27 July 2026 - 09:46 WIB

TIngkatkan Efisiensi dan Efektivitas, Kendaraan Operasional Disperumkim Dipasangi GPS dan Fuel Sensor

22 July 2026 - 10:20 WIB

Pemkot Bogor Gencarkan Razia Angkot Tua

21 July 2026 - 22:12 WIB

Dedie-Jenal Perkuat Pelestarian Sejarah, Seni, dan Budaya melalui Berbagai Terobosan

20 July 2026 - 22:08 WIB

Trending on Kabar Bogor