Menu

Dark Mode
Serang Diego Garcia, Rudal Iran Mungkin Lebih Seram dari Perkiraan Ini Rudal Majid Iran yang Rontokkan Jet Siluman Amerika Google Ungkap Cara Sideloading Baru di Android, Harus Tunggu 24 Jam Cara Praktis Bikin Kartu Lebaran AI-Style di Galaxy S26 Series 1 Syawal Tak Seragam, Netizen Sepakat Tak Debatkan Penetapan Idul Fitri Tiba-tiba Ngetweet, Cristiano Ronaldo: Eid Mubarak Semuanya!

Headline

Museum Ini Hanya Ada di Kota Bogor

badge-check


					Museum Ini Hanya Ada di Kota Bogor Perbesar

Pengembangan Museum Nasional Sejarah Alam dan Kehidupan Manusia yang awalnya Museum Etnobotani Bogor mendapat dukungan Walikota Bogor. Pasalnya Museum Nasional Sejarah Alam dan Kehidupan Manusia ini akan menjadi yang pertama dan satu-satunya di Indonesia. Tak ayal, Pemerintah Kota Bogor memberi dukungan penuh demi terwujudnya pengembangan museum yang sudah berdiri sejak 1841 ini.

FOTO_4(3)Walikota Bogor Bima Arya mengaku sangat antusias dengan rencana pengembangan museum yang bisa menghidupkan wisata museum dan edukasi di Kota Bogor. Pemkot, lanjutnya, akan berkontribusi dan bersinergi melalui pembangunan infrastruktur seperti penyeberangan jalan, promosi ke sekolah-sekolah, dan membuat paket wisata mengunjungi berbagai museum di Kota Bogor. Seperti Museum Perjuangan, Museum Peta, Museum Tanah, Museum Balai Kirti, Museum Zoologi, dan Gereja Zebaoth Bogor. “Nantinya dari satu museum bisa dilanjutkan ke museum lainnya (terintegrasi) dengan cukup satu tiket saja,” ujar Bima seusai audiensi, Kamis (11/08/2016).

Bima menuturkan pengembangan museum memang baru akan dilakukan tahun depan, namun Rabu, 31 Agustus 2016 mendatang akan digelar soft launching untuk memperkenalkan storyline dari museum kepada masyarakat luas. “Pada soft launching akan diundang 200 siswa SMA,” jelas Bima.

Debuti Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Enny Sudarmonowati mengatakan, pengembangan Museum Etnobotani menjadi Museum Nasional Sejarah Alam dan Kehidupan Manusia karena Indonesia merupakan negara ke-2 terkaya dalam hal keberagaman hayati. Di museum terdapat banyak koleksi yang perlu diketahui masyarakat. Jangan sampai koleksi langka tersebut malah hilang dan tidak diketahui generasi muda. “Konsep yang dibawa museum akan lebih edukatif, atraktif, dan komunikatif. Di setiap lantainya memiliki tema masing-masing. Kami juga menyediakan ruang publik yang bisa dipakai untuk rapat,  ada cafe dan toko souvenirnya,” terang Enny.

Dalam pengembangan museum yang berada di Jalan Ir. H. Juanda Nomor 22 ini, lanjut Enny, dibutuhkan dana yang cukup besar. Hal ini tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah saja tetapi Enny juga mengajak perusahaan untuk ikut berpartisipasi dalam pengembangan museum berlantai lima tersebut. “Kami akan membuat dewan pengawas, bisa perorangan ataupun swasta, yang membantu pengembangan museum agar lebih merasa memiliki,” pungkas Enny.

#pratama | kotabogor.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tim PDKB PLN UPT Cirebon Tuntaskan Perbaikan Hot Spot di GI Kamojang

17 March 2026 - 13:39 WIB

Hanif Faisol: Stasiun dan Terminal Harus Miliki Dokumen Persetujuan Lingkungan

15 March 2026 - 18:46 WIB

Mudik Tenang! BPJS Kesehatan Siagakan Layanan JKN Selama Libur Lebaran 2026

15 March 2026 - 15:16 WIB

Banu Bagaskara: Kebijakan THR PPPK Paruh Waktu Tidak Adil

14 March 2026 - 11:23 WIB

Danantara Tunjuk Investor Tiongkok untuk Proyek PSEL Bogor Raya

14 March 2026 - 10:15 WIB

Trending on Bogoh Ka Bogor