Menu

Dark Mode
Jakarta Dorong UMKM Go Digital, Perputaran Ekonomi Capai Rp67,5 Triliun Total Football VNG Rilis Jelang Piala Dunia 2026, Gandeng Rizky Ridho Perluas Sinyal Internet ke Wilayah Sulit RI, Bukti Pentingnya Peran Telkomsat BPBD dan Kwarcab Kota Bogor Lahirkan Pramuka Tangguh Bencana Ribuan Pegiat Kebudayaan Hadiri Riung Mungpulung Kasundaan di Kebun Raya Bogor Kelurahan Baranangsiang Siap jadi Barometer Tata Kelola Wilayah

Headline

Petani Buah Harus Bergabung di Koperasi

badge-check


					Petani Buah Harus Bergabung di Koperasi Perbesar

image

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Anak Agung Gede Ngurah Puspa Yoga meminta petani bergabung dalam koperasi ( foto deni)

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Anak Agung Gede Ngurah Puspa Yoga meminta agar para petani buah bergabung menjadi anggota koperasi. Menurut dia, banyak negara yang sukses ketika para petaninya bergabung ke koperasi.

“Di Jepang, Thailand, dan Korea semua masuk koperasi. Di Indonedia ini punya koperasi terbanyak di dunia, tapi banyak yang tidak aktif,” kata Puspa Yoga ketika membuka Temu Bisnis Festival Bunga dan Buah 2015, Jumat (27/11/2015).

Menurut dia, sumbangan PDB koperasi kita untuk perekonomian masih kecil dan stagnan selama puluhan tahun. Dia bahkan mencatat, kontribusi koperasi sejak Indonesia merdeka sampai sekarang hanya 1,7 persen.

“Sementara di Denmark sampai 69 persen lebih,” lanjut Puspa Yoga. Dikatakan Puspa Yoga, ada lebih dari 200.000 koperasi yang ada di Indonesia, tetapi 62.000 di antaranya tidak aktif.

Kementriannya pun sudah memberikan nomor induk koperasi kepada koperasi yang masih aktif untuk memudahkan pengecekan koperasi tersebut. Sementara, 62.000 koperasi yang tidak aktif telah dikeluarkan dari data base kementrian.

Saat ini kementrian juga terus melakukan reorientasi agar kita tidak bangga dengan jumlah koperasi yang banyak tetapi tidak berkualitas. “Walau sedikit yang penting kualitasnya, bukan jumlah badan usahanya,” ucapa Puspa Yoga.
Dia pun berharap para petani bisa bergabung dengan koperasi agar lebih mudah berkembang. Diharapkan koperasi itu bisa memfasilitasi pengadaan bibit, pupuk, hingga pemasaran buah hasil para petani. Dia juga menilai berusaha di koperasi jauh lebih berkembang dibandingkan hanya diberikan bantuan sosial. (Deni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Buka Rekrutmen Karyawan, BPJS Ketenagakerjaan Siap Perkuat Layanan dan Perluas Cakupan Kepesertaan

11 April 2026 - 19:22 WIB

Griya Pekerja Batam Curhat ke Direksi BPJS Ketenagakerjaan 

8 April 2026 - 14:34 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Ajak Pekerja Manfaatkan Keringanan Iuran 50 Persen JKK dan JKM

4 April 2026 - 07:09 WIB

Vonis Bebas Amsal Sitepu, Cerminkan Rasa Keadilan

2 April 2026 - 22:13 WIB

Bupati Rudy Susmanto Dites Urine, ASN Pemkab Bogor Tunggu Giliran

2 April 2026 - 20:29 WIB

Trending on Headline