Menu

Dark Mode
Elon Musk: Era AI SpaceX Bisa Hasilkan Rp8.911 Triliun Tahun 2028 200 BTS Alami Gangguan Akibat Gempa NTT, Pemulihan Dikebut Hewan yang Dikira Punah 66 Juta Tahun Lalu Ditemukan di Indonesia Belajar dari Spanyol, Bekas Tambang Raksasa Disulap Jadi Danau Karyawan OpenAI Mengeluh Kerjanya Makin Berat Gara-gara AI Teori Baru di Balik Karamnya Kapal Batavia Andalan VOC

Headline

Petani Buah Harus Bergabung di Koperasi

badge-check


					Petani Buah Harus Bergabung di Koperasi Perbesar

image

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Anak Agung Gede Ngurah Puspa Yoga meminta petani bergabung dalam koperasi ( foto deni)

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Anak Agung Gede Ngurah Puspa Yoga meminta agar para petani buah bergabung menjadi anggota koperasi. Menurut dia, banyak negara yang sukses ketika para petaninya bergabung ke koperasi.

“Di Jepang, Thailand, dan Korea semua masuk koperasi. Di Indonedia ini punya koperasi terbanyak di dunia, tapi banyak yang tidak aktif,” kata Puspa Yoga ketika membuka Temu Bisnis Festival Bunga dan Buah 2015, Jumat (27/11/2015).

Menurut dia, sumbangan PDB koperasi kita untuk perekonomian masih kecil dan stagnan selama puluhan tahun. Dia bahkan mencatat, kontribusi koperasi sejak Indonesia merdeka sampai sekarang hanya 1,7 persen.

“Sementara di Denmark sampai 69 persen lebih,” lanjut Puspa Yoga. Dikatakan Puspa Yoga, ada lebih dari 200.000 koperasi yang ada di Indonesia, tetapi 62.000 di antaranya tidak aktif.

Kementriannya pun sudah memberikan nomor induk koperasi kepada koperasi yang masih aktif untuk memudahkan pengecekan koperasi tersebut. Sementara, 62.000 koperasi yang tidak aktif telah dikeluarkan dari data base kementrian.

Saat ini kementrian juga terus melakukan reorientasi agar kita tidak bangga dengan jumlah koperasi yang banyak tetapi tidak berkualitas. “Walau sedikit yang penting kualitasnya, bukan jumlah badan usahanya,” ucapa Puspa Yoga.
Dia pun berharap para petani bisa bergabung dengan koperasi agar lebih mudah berkembang. Diharapkan koperasi itu bisa memfasilitasi pengadaan bibit, pupuk, hingga pemasaran buah hasil para petani. Dia juga menilai berusaha di koperasi jauh lebih berkembang dibandingkan hanya diberikan bantuan sosial. (Deni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tantan Sodorkan Program Creative Hub Hingga 1.000 UKW Gratis

3 August 2026 - 20:49 WIB

Parkir Badan Jalan, Dishub Kota Bogor Soroti Valet Parkir Aroem Resto dan Cafe Bogor

27 July 2026 - 09:36 WIB

Empat Isu Strategis Jadi Bahasan di Rakorkomwil III Apeksi

23 July 2026 - 22:01 WIB

Tingkatkan Keandalan Listrik Lewat Inovasi Digital, PLN UPT Cirebon Kembangkan Ekosistem TRION

15 July 2026 - 16:05 WIB

Lagi, BPJS Ketenagakerjaan Raih Gold Awar

15 July 2026 - 12:27 WIB

Trending on Headline