Menu

Dark Mode
Denny Mulyadi Bahas Perencanaan dan Pengawasan Anggaran Bareng DPRD Lampung Utara Bahaya Polusi Udara Dalam Ruangan: Filter Air Purifier Mesti Rutin Diganti Cerita Dokter dan Perawat Pakai Gadget Apple untuk Rawat Pasien Steam Machine Valve Diburu Penimbun, Harganya tembus Rp 50 Jutaan Pegawai Kecelakaan Kerja, Dinas PUPR Tuturkan Kronologis Pasar Jambu 2 Jadi Pusat Kuliner Terbesar di Kota Bogor

Kabar Lifestyle

 26 Tahun BUMN, PLN Terus Kembangkan Ekosistem Kendaraan Listrik di Jakarta

badge-check


					 26 Tahun BUMN, PLN Terus Kembangkan Ekosistem Kendaraan Listrik di Jakarta Perbesar

Perayaan Hari Ulang Tahun BUMN ke-26 sekaligus mewujudkan ekosistem kendaraan listrik, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya menghadirkan 84 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan 41 unit Stasiun Pengisian Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU). Demikian disampaikan Geberal Manager PLN UID Jakarta Raya Lasiran, kemarin.

“Langkah ini menandai komitmen PLN dalam mendukung pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Dengan jumlah SPKLU yang cukup besar, diharapkan akan memberikan aksesibilitas yang lebih baik bagi pemilik kendaraan listrik untuk mengisi daya,” kata Lasiran.

Kehadiran SPKLU ini juga dibarengi dengan meningkatnya jumlah kendaraan listrik di Jakarta yang ditujukkan adanya 20.734 total transaksi selama Januari hingga April 2024.

“Dibandingkan tahun 2023 periode yang sama hanya tercatat 7.252 transaksi. Sehingga peningkatan ini menandakan jumlah kendaraan listrik di Jakarta meningkat sangat signifikan,” tambah Lasiran.

Lasiran juga menyampaikan total konsumsi energi listrik yang terpakai di SPKLU pada periode Januari hingga April 2024 sebanyak 425.474 kWh, meningkat dari periode tahun sebelumnya yang hanya mencapai 142.774 kWh.

“Hal ini mencerminkan pertumbuhan kesadaran dan adopsi masyarakat terhadap kendaraan listrik serta infrastruktur pengisian listrik yang semakin memadai,” imbuhnya.

Lebih lanjut, dia menyatakan bahwa kehadiran SPKLU dan SPBKLU ini juga diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk beralih ke kendaraan ramah lingkungan, sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengurangi emisi gas rumah kaca.

“Dengan menggunakan kendaraan listrik maka kita sudah menjadi bagian dalam mengurangi emisi karbon lebih dari 50 persen,” tutup Lasiran. pratama/*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bahaya Polusi Udara Dalam Ruangan: Filter Air Purifier Mesti Rutin Diganti

30 June 2026 - 14:34 WIB

Cerita Dokter dan Perawat Pakai Gadget Apple untuk Rawat Pasien

30 June 2026 - 14:31 WIB

Steam Machine Valve Diburu Penimbun, Harganya tembus Rp 50 Jutaan

30 June 2026 - 14:25 WIB

Manohara Bongkar Dampak Lingkungan Rusak ke Masyarakat Adat

28 June 2026 - 16:03 WIB

Pantau Bencana, China dan Negara Asia Tengah Bangun Konstelasi Satelit

28 June 2026 - 16:00 WIB

Trending on Kabar Lifestyle